• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

Basuki by Basuki
7 Januari 2026
in Semarang, News
76 2
Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.

Warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis di Aula Dinas Sosial Jawa Tengah, Kota Semarang pada 13 Juni 2025. (FB Dinsos Jateng/Harianmuria.com)

601
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menargetkan sebanyak 1,5 juta warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang tahun 2026.

Target tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Kesehatan RI yang menetapkan cakupan CKG mencapai 80 persen dari total penduduk Kota Semarang pada tahun 2026.

Pada 2025 lalu, cakupan CKG di Kota Semarang baru mencapai 42 persen atau sekitar 740 ribu warga, sehingga masih diperlukan percepatan agar target 2026 dapat tercapai.

Lansia hingga Ibu Hamil Jadi Fokus Perbaikan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, mengatakan capaian tahun lalu masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR), terutama pada kelompok sasaran tertentu.

“Di tahun 2025 kemarin kita masih punya PR. Lansia baru sekitar 20 persen, bayi sekitar 50 persen, termasuk calon pengantin dan ibu hamil juga belum sesuai target,” ujarnya, Rabu, 7 Januari 2026.

Dari tujuh kelompok sasaran CKG, hanya dua kelompok yang mampu melampaui target minimal 30 persen, yakni anak sekolah dan kelompok usia dewasa. Kelompok lainnya memerlukan pendekatan dan strategi khusus.

Puskesmas Diminta Susun Strategi Percepatan

Untuk mengejar target 80 persen pada 2026, Dinkes Kota Semarang telah menginstruksikan seluruh puskesmas agar menyusun strategi percepatan pelaksanaan CKG.

Sosialisasi kepada masyarakat juga mulai digencarkan sejak Januari 2026, mengingat setiap warga hanya dapat mengikuti Cek Kesehatan Gratis satu kali dalam setahun.

“Karena sudah berganti tahun, masyarakat yang sudah melakukan skrining di 2025 wajib mengikuti cek kesehatan gratis lagi di 2026,” jelas Hakam.

Baca juga: 24.900 Siswa Semarang Sudah Cek Kesehatan Gratis, 74 Persen Alami Overweight

Keterbatasan Alat Masih Jadi Kendala Lapangan

Hakam mengungkapkan, dengan jumlah penduduk Kota Semarang sekitar 1,7 juta jiwa, target 80 persen berarti sekitar 1,5 juta warga diharapkan dapat terlayani.

Namun, ia mengakui target tersebut tidak mudah dicapai. Pada 2025, program CKG baru berjalan optimal mulai Februari dan masih terkendala keterbatasan alat serta bahan pemeriksaan.

“Kalau masyarakat merasa seharusnya ada 30 jenis pemeriksaan tapi yang dilakukan jauh lebih sedikit, tentu kepercayaan bisa menurun,” ungkapnya.

Untuk itu, Dinkes mendorong dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga APBD Kota Semarang agar kebutuhan alat dan bahan pemeriksaan dapat terpenuhi.

Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Hasil CKG 2025: Obesitas Hampir 30 Persen

Berdasarkan hasil CKG selama 2025, masalah obesitas menjadi perhatian serius. Angkanya mencapai hampir 30 persen, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

“Obesitas ini menjadi PR besar. Jika tidak diintervensi, dalam lima tahun bisa menjadi prediabetes, lalu berkembang menjadi diabetes. Sepuluh tahun ke depan risikonya bisa stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal,” jelas Hakam.

Warga dengan Hasil Abnormal Dipantau Rutin

Dinkes memastikan program CKG tidak berhenti pada tahap skrining. Warga yang memiliki hasil pemeriksaan abnormal, seperti tekanan darah tinggi atau gula darah tinggi, akan mendapatkan tindak lanjut pemeriksaan rutin.

Puskesmas melakukan pemantauan lanjutan setiap bulan guna mencegah risiko penyakit kronis.

“Yang hasilnya abnormal akan terus kami kejar untuk pemeriksaan lanjutan,” tegasnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita SemarangCek kesehatan gratisCKG Semarangkota semarangsemarang
SummarizeShare43SendShare
Previous Post

Gudang Mebel PT Pijar Sukma Jepara Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Miliar

Next Post

501 ASN dan 18 Pejabat BUMD Blora Wajib Lapor Harta Kekayaan, Batas Akhir 31 Maret 2026

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
580

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
707

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Kulit Cerah dan Sehat dengan Minuman Kolagen Strawberry

Kulit Cerah dan Sehat dengan Minuman Kolagen Strawberry

10 Mei 2024
716
Program PMT Anak Stunting di Rembang Bakal Dialihkan ke SPPG

Program PMT Anak Stunting di Rembang Bakal Dialihkan ke SPPG

3 Maret 2026
583

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya