• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

Basuki by Basuki
7 Januari 2026
in Semarang, News
74 2
Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.

Warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis di Aula Dinas Sosial Jawa Tengah, Kota Semarang pada 13 Juni 2025. (FB Dinsos Jateng/Harianmuria.com)

584
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menargetkan sebanyak 1,5 juta warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang tahun 2026.

Target tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Kesehatan RI yang menetapkan cakupan CKG mencapai 80 persen dari total penduduk Kota Semarang pada tahun 2026.

Pada 2025 lalu, cakupan CKG di Kota Semarang baru mencapai 42 persen atau sekitar 740 ribu warga, sehingga masih diperlukan percepatan agar target 2026 dapat tercapai.

Lansia hingga Ibu Hamil Jadi Fokus Perbaikan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, mengatakan capaian tahun lalu masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR), terutama pada kelompok sasaran tertentu.

“Di tahun 2025 kemarin kita masih punya PR. Lansia baru sekitar 20 persen, bayi sekitar 50 persen, termasuk calon pengantin dan ibu hamil juga belum sesuai target,” ujarnya, Rabu, 7 Januari 2026.

Dari tujuh kelompok sasaran CKG, hanya dua kelompok yang mampu melampaui target minimal 30 persen, yakni anak sekolah dan kelompok usia dewasa. Kelompok lainnya memerlukan pendekatan dan strategi khusus.

Puskesmas Diminta Susun Strategi Percepatan

Untuk mengejar target 80 persen pada 2026, Dinkes Kota Semarang telah menginstruksikan seluruh puskesmas agar menyusun strategi percepatan pelaksanaan CKG.

Sosialisasi kepada masyarakat juga mulai digencarkan sejak Januari 2026, mengingat setiap warga hanya dapat mengikuti Cek Kesehatan Gratis satu kali dalam setahun.

“Karena sudah berganti tahun, masyarakat yang sudah melakukan skrining di 2025 wajib mengikuti cek kesehatan gratis lagi di 2026,” jelas Hakam.

Baca juga: 24.900 Siswa Semarang Sudah Cek Kesehatan Gratis, 74 Persen Alami Overweight

Keterbatasan Alat Masih Jadi Kendala Lapangan

Hakam mengungkapkan, dengan jumlah penduduk Kota Semarang sekitar 1,7 juta jiwa, target 80 persen berarti sekitar 1,5 juta warga diharapkan dapat terlayani.

Namun, ia mengakui target tersebut tidak mudah dicapai. Pada 2025, program CKG baru berjalan optimal mulai Februari dan masih terkendala keterbatasan alat serta bahan pemeriksaan.

“Kalau masyarakat merasa seharusnya ada 30 jenis pemeriksaan tapi yang dilakukan jauh lebih sedikit, tentu kepercayaan bisa menurun,” ungkapnya.

Untuk itu, Dinkes mendorong dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga APBD Kota Semarang agar kebutuhan alat dan bahan pemeriksaan dapat terpenuhi.

Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Hasil CKG 2025: Obesitas Hampir 30 Persen

Berdasarkan hasil CKG selama 2025, masalah obesitas menjadi perhatian serius. Angkanya mencapai hampir 30 persen, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

“Obesitas ini menjadi PR besar. Jika tidak diintervensi, dalam lima tahun bisa menjadi prediabetes, lalu berkembang menjadi diabetes. Sepuluh tahun ke depan risikonya bisa stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal,” jelas Hakam.

Warga dengan Hasil Abnormal Dipantau Rutin

Dinkes memastikan program CKG tidak berhenti pada tahap skrining. Warga yang memiliki hasil pemeriksaan abnormal, seperti tekanan darah tinggi atau gula darah tinggi, akan mendapatkan tindak lanjut pemeriksaan rutin.

Puskesmas melakukan pemantauan lanjutan setiap bulan guna mencegah risiko penyakit kronis.

“Yang hasilnya abnormal akan terus kami kejar untuk pemeriksaan lanjutan,” tegasnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita SemarangCek kesehatan gratisCKG Semarangkota semarangsemarang
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Gudang Mebel PT Pijar Sukma Jepara Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Miliar

Next Post

501 ASN dan 18 Pejabat BUMD Blora Wajib Lapor Harta Kekayaan, Batas Akhir 31 Maret 2026

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Ekonomi Lesu Bikin PAD Semarang Macet, Pemkot Genjot Sejumlah Sektor Pajak

Ekonomi Lesu Bikin PAD Semarang Macet, Pemkot Genjot Sejumlah Sektor Pajak

by Sekar Sari
18 Agustus 2026
513

SEMARANG, Harianmuria.com - Kondisi ekonomi yang lesu menjadi salah satu penyebab Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang macet. Alhasil Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan rasionalisasi anggaran yang mengakibatkan beberapa...

Pendapatan Daerah Seret, Disperkim Semarang Tunda 19 Persen Program Kerja

Pendapatan Daerah Seret, Disperkim Semarang Tunda 19 Persen Program Kerja

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
513

SEMARANG, Harianmuria.com — Rasionalisasi anggaran Pemerintah Kota Semarang berimbas penundaan pelaksanaan program Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).  Sekitar 19 persen program kerja Disperkim kini harus ditunda, termasuk sejumlah...

HUT ke-81 RI, Wali Kota Semarang Minta Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Seremoni

HUT ke-81 RI, Wali Kota Semarang Minta Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Seremoni

by Rosyid
17 Agustus 2026
520

SEMARANG, Harianmuria.com - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menekankan pentingnya menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal itu ia sampaikan usai upacara HUT ke-81 Kemerdekaan...

Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
957

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memangkas pos belanja daerah hingga Rp300 miliar untuk menutup potensi defisit pos pendapatan. Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengungkapkan rasionalisasi...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
581
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
531
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Aplikasi Pusaka milik Kemenag yang sudah tersedia di Play Store. (Playstore/Harianmuria.com)

Kenalan Yuk sama Aplikasi Pusaka, Pusat Layanan Keagamaan Milik Kemenag

4 Januari 2023
928
Bullying di Lingkungan Sekolah

Bullying di Lingkungan Sekolah

6 November 2023
605

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya