• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 6, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

DPRD Semarang Desak Pemkot Serius Tangani Sampah, Bukan Sekadar Seremonial

Basuki by Basuki
9 Oktober 2025
in News, Semarang
66 2
DPRD Kota Semarang meminta Pemkot tangani persoalan sampah secara serius, dengan menekankan pentingnya sanksi sosial, edukasi publik, serta koordinasi antarinstansi.

Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

520
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Persoalan sampah masih menjadi keluhan warga di sejumlah wilayah Kota Semarang. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman meminta Pemerintah Kota (Pemkot) bertindak lebih serius dalam menuntaskan masalah sampah yang kian menumpuk.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak boleh hanya bersifat sementara atau sekadar seremonial, melainkan harus menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kesadaran Masyarakat Jadi Tantangan Utama

Kadarlusman, yang akrab disapa Pilus, menilai rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi hambatan terbesar dalam mengatasi persoalan sampah.

“Sosialisasi memang sudah berjalan, tapi faktanya masih banyak tumpukan sampah di pinggir jalan dan sungai. Kondisi ini mengganggu saluran air dan memperparah genangan,” ujarnya, Kamis, 9 Oktober 2025.

Menurutnya, banyak warga yang masih membuang sampah sembarangan karena tidak ada sanksi sosial yang tegas. Ia juga menyoroti warga yang tidak ikut membayar iuran kebersihan di tingkat RT, namun tetap membuang sampah rumah tangganya.

“Kalau mereka tidak ikut urunan, lalu sampahnya dibuang ke mana? Ini harus ada sanksi sosial agar tumbuh rasa tanggung jawab,” tegasnya.

Dinas Diminta Tak Lempar Tanggung Jawab

Selain masalah kesadaran, Pilus juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi. Ia menilai, masih sering terjadi tumpang tindih atau saling lempar tanggung jawab antara dinas ketika ada keluhan warga.

“Harus ada koordinator khusus yang responsif terhadap laporan masyarakat. Bisa dari Dinas PU atau DLH, yang penting terkoordinasi dengan baik,” katanya.

Baca juga: DPRD Kota Semarang Soroti Pengelolaan Sampah: Usul Sanksi Sosial dan Edukasi sejak Dini

DPU Tekankan Kolaborasi dan Edukasi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menegaskan bahwa pihaknya turut bertanggung jawab dalam penanganan sampah, terutama di area sungai dan saluran air.

“Kami berkolaborasi dengan komunitas dan mahasiswa untuk mengedukasi warga agar peduli kebersihan. Kesadaran masyarakat tidak bisa dibentuk hanya oleh dinas, butuh kerja sama semua pihak,” ungkapnya.

Menurutnya, musim hujan menjadi tantangan tersendiri karena sampah sering menyumbat aliran air. DPU rutin melakukan pembersihan di wilayah Semarang Barat, Kalibanteng, hingga Semarang Indah, serta memastikan pompa air di Tawang Mas dan Kali Semarang berfungsi optimal.

Sampah Bisa Diolah, Bukan Dibuang

Pakar lingkungan dari Universitas Diponegoro (Undip), Badrus Zaman, menilai bahwa edukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah berkelanjutan harus terus diperkuat, terutama di titik-titik rawan seperti Kali Semarang dan Tawang Mas.

“Warga perlu terus diingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan. Saat hujan, sampah di TPS liar bisa memicu banjir,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian besar sampah di Semarang sebenarnya bisa dimanfaatkan kembali. “Sampah organik seperti feses ternak bisa diolah jadi biogas, kayu bekas bisa jadi kerajinan, bahkan kulit kopi bisa jadi pakan ternak. Jadi bukan dibuang, tapi dimanfaatkan,” jelasnya.

Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita SemarangDLH SemarangDPRD SemarangDPU SemarangKadarlusmanPemkot Semarangpengelolaan sampahsampah Semarangsemarang hari ini
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Bupati Kendal Sidak SPPG, Tekankan Higiene dan Kreativitas Menu MBG

Next Post

Kasus BMT Mitra Umat Berlarut, DPRD Kota Pekalongan Minta Gubernur Jateng Turun Tangan

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Pastikan Bus Layak Beroperasi, Trans Semarang Perketat Ram Check Armada

Pastikan Bus Layak Beroperasi, Trans Semarang Perketat Ram Check Armada

by Rosyid
5 Agustus 2026
523

SEMARANG, Harianmuria.com - BLUD Trans Semarang memperketat pengawasan terhadap kondisi armada bus melalui inspeksi keselamatan atau ram check bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang. Kepala BLUD Trans Semarang, Haris...

TKD Dipangkas, Taj Yasin Pastikan Gaji ASN Pemprov Jateng Masih Aman

TKD Dipangkas, Taj Yasin Pastikan Gaji ASN Pemprov Jateng Masih Aman

by ulfa puspa
5 Agustus 2026
514

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan masih mampu menggaji aparatur sipil negara (ASN) meskipun dana transfer ke daerah (TKD) pada APBN 2026 dipangkas. Wakil Gubernur Jateng, Taj...

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

by ulfa puspa
4 Agustus 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Ratusan karyawan pabrik garmen PT Victoria Apparel di kawasan industri Lamicitra, Kota Semarang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) hanya menerima pesangon 0,5 kali. Jumlah...

Kasus Keracunan Massal, Dinkes Temukan SPPG Penyalur MBG di SMKN 6 Semarang Tak Penuhi 16 SOP

Kasus Keracunan Massal, Dinkes Temukan SPPG Penyalur MBG di SMKN 6 Semarang Tak Penuhi 16 SOP

by Rosyid
3 Agustus 2026
517

SEMARANG, Harianmuria.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menemukan adanya pelanggaran terhadap 16 dari 19 standar operasional prosedur (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan program...

Load More

BERITA UTAMA

Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

6 Agustus 2026
516
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
526
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
516
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • 16 Jembatan Garuda Selesai Dibangun di Blora, Jadi Akses Penghubung Antar Wilayah

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ekonomi Menggeliat, Kendal Dipilih Jadi Lokasi Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional II

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    248 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Dinkes Selidiki Puluhan Siswa dan Guru SMPN 5 Rembang Diare yang Dikaitkan Karena MBG

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Desa Wisata Loram Kulon di Kudus menawarkan wisata sejarah Masjid Wali At-Taqwa dan Gapura Padurekso peninggalan Sultan Hadirin, serta wisata edukasi pengolahan bandeng khas Loram Kulon yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Mengenal Sejarah Islam dan Belajar Olahan Bandeng di Desa Wisata Loram Kulon Kudus

3 November 2025
632
Intip Pembuatan Peci Blangkon yang ‘Nge-trend’, Laris Terjual Hingga ke Paris

Intip Pembuatan Peci Blangkon yang ‘Nge-trend’, Laris Terjual Hingga ke Paris

7 Maret 2025
604

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya