• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 9, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Usulan Gelar Pahlawan Nasional KH Sholeh Darat Sedang Diverifikasi Kemensos

ulfa puspa by ulfa puspa
15 Juli 2026
in Semarang, News
67 1
POTRET: Suasana masjid Kyai Sholeh Darat di Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

POTRET: Suasana masjid Kyai Sholeh Darat di Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

522
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Proses pengusulan gelar pahlawan nasional kepada KH Sholeh Darat memasuki tahapan verifikasi.

Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial RI memverifikasi lapangan di Kota Semarang guna mencocokkan naskah akademik dengan bukti-bukti sejarah yang masih tersimpan.

Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anasom, mengatakan verifikasi oleh Kemensos menjadi salah satu tahapan penentu dalam proses penetapan gelar Pahlawan Nasional.

“Tim dari Kementerian Sosial datang ke Semarang untuk melakukan verifikasi terhadap naskah akademik yang sebelumnya telah dibahas di Jakarta. Mereka ingin melihat langsung bukti-bukti sejarah yang menjadi dasar pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi KH Sholeh Darat,” katanya, Selasa, 14 Juli 2026.

Tim verifikasi juga mengunjungi sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perjalanan hidup KH Sholeh Darat, mulai dari makam di Bergota. Kemudian kawasan Kampung Darat yang dahulu menjadi pusat dakwah dan pesantren, hingga Walisongo Center UIN Walisongo Semarang yang menyimpan manuskrip peninggalannya.

Menurut Anasom, tim mencocokkan berbagai informasi dalam naskah akademik dengan kondisi di lapangan, termasuk keberadaan situs sejarah, manuskrip, dan peninggalan lain yang menjadi bukti kiprah KH Sholeh Darat.

“Mereka melihat langsung situs-situs sejarah, manuskrip, serta peninggalan yang masih ada. Semua itu menjadi bagian dari pembuktian bahwa jasa KH Sholeh Darat memiliki dasar sejarah yang kuat,” ujarnya.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian TP2GP adalah besarnya pengaruh pemikiran KH Sholeh Darat terhadap tumbuhnya kesadaran kebangsaan pada masa penjajahan.

Anasom mencontohkan isi Kitab Majmu’at al-Syari’ah al-Kafiyah lil ‘Awam yang mengingatkan masyarakat agar tidak meniru budaya penjajah.

“Beliau mengingatkan masyarakat agar tidak meniru cara berpakaian kolonial, seperti mengenakan jas, dasi, maupun pakaian ala Belanda. Substansi ajaran itu bukan soal busana, tetapi membangun sikap agar rakyat tidak kehilangan jati diri di hadapan penjajah,” jelasnya.

Menurutnya, pemikiran tersebut menjadi bagian dari semangat antikolonial yang kemudian memengaruhi generasi berikutnya.

“Beliau menanamkan kesadaran bahwa penjajahan harus dilawan. Semangat itu kemudian berkembang melalui murid-murid beliau hingga menjadi bagian dari gerakan kebangsaan. Karena itu kami memandang KH Sholeh Darat sebagai salah satu perintis nasionalisme Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, pengaruh KH Sholeh Darat terlihat dari kiprah para muridnya, seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan, dan KH Asnawi Kudus yang kemudian menjadi tokoh besar dalam perkembangan Islam dan perjuangan bangsa.

“Pengaruh beliau tidak hanya dirasakan di Semarang. Pemikiran dan pendidikan yang beliau bangun diteruskan oleh para murid yang kemudian menjadi tokoh nasional. Itulah yang sedang kami kuatkan dalam proses pengusulan ini,” terangnya.

Meski telah memasuki tahap verifikasi pusat, Anasom menyebut masih ada sejumlah masukan yang perlu dilengkapi, di antaranya memperkuat referensi mengenai pengaruh KH Sholeh Darat dalam literatur nasional serta dokumentasi sejarah yang autentik.

“Ada beberapa masukan dari TP2GP yang sedang kami lengkapi. Kami juga masih mencari dokumentasi sejarah, termasuk foto-foto autentik dan referensi lain yang menunjukkan besarnya pengaruh beliau terhadap perkembangan pemikiran Islam dan nasionalisme di Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar hingga pemerintah menetapkan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar proses ini berjalan lancar. Jika masih ada masyarakat yang memiliki manuskrip, dokumen, atau informasi sejarah tentang KH Sholeh Darat, kami sangat berharap dapat ikut melengkapinya,” tuturnya.

Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita SemarangKH Sholeh Daratsemarang
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Kampanye Antikorupsi, ASN Pati Diminta Berintegritas Layani Masyarakat

Next Post

Ditanya Polemik Penyaluran TPP Dindikpora Rembang, Pihak Bank Jateng Enggan Komentar

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

Kemenkes Temukan Bakteri E. Coli di Kasus Keracunan MBG SMKN 6 Semarang

by Rosyid
6 Agustus 2026
517

SEMARANG, Harianmuria.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi adanya bakteri Escherichia Coli (E. coli) pada sejumlah sampel makanan dalam kasus keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di...

Pastikan Bus Layak Beroperasi, Trans Semarang Perketat Ram Check Armada

Pastikan Bus Layak Beroperasi, Trans Semarang Perketat Ram Check Armada

by Rosyid
5 Agustus 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com - BLUD Trans Semarang memperketat pengawasan terhadap kondisi armada bus melalui inspeksi keselamatan atau ram check bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang. Kepala BLUD Trans Semarang, Haris...

TKD Dipangkas, Taj Yasin Pastikan Gaji ASN Pemprov Jateng Masih Aman

TKD Dipangkas, Taj Yasin Pastikan Gaji ASN Pemprov Jateng Masih Aman

by ulfa puspa
5 Agustus 2026
517

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan masih mampu menggaji aparatur sipil negara (ASN) meskipun dana transfer ke daerah (TKD) pada APBN 2026 dipangkas. Wakil Gubernur Jateng, Taj...

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

by ulfa puspa
4 Agustus 2026
519

SEMARANG, Harianmuria.com – Ratusan karyawan pabrik garmen PT Victoria Apparel di kawasan industri Lamicitra, Kota Semarang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) hanya menerima pesangon 0,5 kali. Jumlah...

Load More

BERITA UTAMA

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

8 Agustus 2026
536
Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

7 Agustus 2026
546
Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
619
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Lomba Tarik Tambang hingga Egrang Meriahkan HUT ke-81 RI di Jepara

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Hari Jadi ke-703 Pati, Ketua DPRD Harapkan Pembangunan Berkelanjutan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi anak yang tengah demam salah satu gejala DBD karena nyamuk aedes aegepty. (Freepik/Harianmuria.com)

Waspada Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti, Kenali Gejala DBD pada Anak di Musim Hujan

15 Oktober 2022
570
Museum Kretek, salah satu wisata sejarah yang ada di Kudus. (Google Map/Harianmuria.com)

5 Museum di Kudus Ini Layak Dijadikan Wisata Sejarah Kala Habiskan Waktu Berlibur

7 Oktober 2022
1.1k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya