• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Luruskan Mitos Gunung Kemukus, Pemkab Sragen Perkuat Narasi Sejarah dan Budaya

ulfa puspa by ulfa puspa
17 Juni 2026
in Semarang, News
74 3
Pemerintah Kabupaten Sragen memperkenalkan tradisi baru Bancakan Ageng Kemukus bertepatan pada pergantian tahun baru Islam di Galeri Kemukus pada Selasa, 16 Juni 2026. (fok Diskominfo Sragen/Harianmuria.com)

Pemerintah Kabupaten Sragen memperkenalkan tradisi baru Bancakan Ageng Kemukus bertepatan pada pergantian tahun baru Islam di Galeri Kemukus pada Selasa, 16 Juni 2026. (fok Diskominfo Sragen/Harianmuria.com)

590
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SRAGEN, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Sragen memperkenalkan tradisi baru berupa Bancakan Ageng Kemukus 2026 dalam memperingati tahun baru Islam 1447 Hijriah dan 1 Suro.

Agenda yang diselenggarakan di kawasan wisata Gunung Kemukus dirangkai dengan kegiatan Kemukus Never Sleep dengan mengusung tema “Tradisi Baru, Harapan Baru” pada Selasa, 16 Juni 2026.

Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan tradisi Larap Slambu atau pencucian selambu makam Pangeran Samudro. Prosesi dimulai dengan pelepasan kelambu oleh juru kunci, kemudian diarak menuju Palataran Pasucen Tirto Kencono untuk disucikan.

Tradisi tersebut tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya yang dihormati masyarakat. Namun, pelaksanaannya kini dimaknai sebagai simbol penyucian diri dan refleksi spiritual.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, mengatakan bahwa Pemkab Sragen mulai tahun ini memperkenalkan tradisi Bancakan Ageng Kemukus sebagai sarana mengenalkan kembali nilai-nilai budaya luhur warisan leluhur.

“Bancakan adalah bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ini juga mengajarkan gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Bupati Sigit menyorot penggunaan encek sebagai alas atau piring makanan yang terbuat dari anyaman bambu.

“Kalau orang-orang dulu pasti mengenal bancakan dan encek. Namun generasi sekarang banyak yang belum mengetahuinya. Karena itu, tradisi ini kami hadirkan kembali agar budaya Jawa tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sigit juga meresmikan Galeri Kemukus sebagai pusat informasi sejarah dan budaya Gunung Kemukus.

Galeri tersebut akan menjadi ruang edukasi yang memuat berbagai narasi, foto, lukisan, dan benda bersejarah terkait Gunung Kemukus, Pangeran Samudro, dan Nyai Ontrowulan.

Keberadaan galeri ini, menurut Bupati menjadi bagian dari upaya meluruskan sejarah dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat maupun wisatawan, sehingga dapat menghindari berbagai mitos yang selama ini berkembang.

“Galeri ini akan terus diisi dengan berbagai informasi positif tentang Gunung Kemukus. Harapannya, masyarakat dan pengunjung memperoleh pemahaman yang benar mengenai sejarah kawasan ini,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sragen, I Yusep Wahyudi, menjelaskan bahwa tema Suran tahun ini sengaja mengusung semangat pembaruan melalui slogan Kemukus Never Sleep.

“Kami ingin membangun cara pandang baru terhadap Gunung Kemukus. Baik petugas, juru kunci, masyarakat, maupun para pendatang diharapkan memiliki mindset yang lebih positif tentang Gunung Kemukus,” jelas Yusep.

Menurut Yusep, mengubah citra yang selama ini melekat di Gunung Kemukus bukanlah hal mudah. Karena itu diperlukan berbagai langkah nyata, salah satunya melalui penciptaan tradisi baru yang tetap berakar pada nilai budaya lokal.

“Hari ini kita membuat acara yang namanya Bancaan Ageng Kemukus. Bancaan adalah wujud rasa syukur atas semua nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Tradisi ini juga menghidupkan kembali istilah-istilah budaya Jawa yang mulai jarang digunakan,” katanya.

Ia menambahkan, tradisi Larap Slambu juga diberi pemaknaan baru sebagai simbol membersihkan diri.

“Bukan mensakralkan sesuatu, tetapi sebagai pengingat bahwa kita perlu menyucikan diri. Dengan bersuci, kita lebih mudah mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” imbuhnya.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita SragenBupati SragenSragenwisata jateng
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Bupati Kendal Lepas Karnaval Budaya Islam Sambut Tahun Baru Hijriah di Kaliwungu

Next Post

Bagi Hasil Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat di Soko Blora, Begini Kesepakatannya

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
514

DEMAK, Harianmuria.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengusulkan Jawa Tengah sebagai model percontohan penanganan tuberkulosis untuk seluruh Indonesia. Rencana tersebut disampaikan saat meninjau Layanan Active Case...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

DPRD Jateng menerima audiensi Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten Brebes (APPKB) di Ruang Rapat Pimpinan Lantai I Gedung Berlian, Kota Semarang, Senin (12/10/2026). (Rizky Syahrul/Harianmuria.com)

Warga Menanti Sejak 1997, DPRD Jateng Kawal Pemekaran Brebes Selatan

by Redaksi
12 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) berkomitmen mengawal aspirasi pemekaran Brebes Selatan agar usulan pembentukan calon daerah otonom baru (CDOB) tidak kehilangan momentum di tengah penyusunan...

Percepat Pemekaran Brebes Selatan, DPRD Jateng Akan Temui DPR dan Mendagri

Percepat Pemekaran Brebes Selatan, DPRD Jateng Akan Temui DPR dan Mendagri

by Rosyid
12 Oktober 2026
555

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Jawa Tengah berencana menemui Komisi II DPR RI serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengawal percepatan pemekaran Brebes Selatan menjadi Calon Daerah Otonom Baru...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
536
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Dinkes Kota Pekalongan Optimalkan Pencegahan DBD Melalui PSN dan Fogging Fokus

Dinkes Kota Pekalongan Optimalkan Pencegahan DBD Melalui PSN dan Fogging Fokus

8 Oktober 2026
524
Buah Nanas. (Freepik/Harianmuria.com)

Baik untuk Tubuh, Kenali 7 Manfaat Hebat Buah Nanas

11 Juni 2023
636

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya