PATI, Harianmuria.com – Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati melakukan survei menyeluruh dan mendata sekolah rusak di wilayah Pati.
Instruksi tersebut setelah Chandra menerima laporan bangunan sekolah rusak di SDN Mencon, Kecamatan Pucakwangi rusak hingga 90 persen.
Terdapat empat ruang kelas yang rusak parah yakni kelas 1 hingga kelas 4. Ruang kelas 1 dilaporkan roboh. Kemudian, untuk ruang kelas 2, 3, dan 4 juga mengalami kerusakan berat. Plafon bangunan dilaporkan bolong-bolong, sementara dinding mengalami retak hingga tembus pandang.
Akibat kerusakan tersebut, sejumlah siswa terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar di rumah warga dan balai desa. Khusus untuk kelas 1 aktivitas belajar siswa dialihkan ke rumah kepala desa setempat.
“Hari Minggu itu saya baru dapat laporan, hari Minggu juga saya instruksikan Dinas Pendidikan untuk mensurvei semua sekolah yang ada di Kabupaten Pati. Jangan sampai itu terjadi lagi,” ujar Plt Bupati Chandra saat diwawancara pada Sabtu, 18 April 2026.
Peristiwa robohnya atap di SDN Mencon terjadi saat aktivitas belajar tengah libur, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Plt Bupati Pati berharap kejadian serupa tidak terulang, agar para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman tanpa rasa khawatir.
“Jadi mitigasi awal sudah kita laksanakan, atapnya saya minta cek semua, supaya nanti kita bisa deteksi dini dan kita perbaiki lebih awal,” ucapnya.
Di sisi lain, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendorong pemerintah agar perbaikan di SDN Mencon menjadi prioritas. Menurutnya, perbaikan infrastruktur pendidikan ini juga sangat mendesak karena menyangkut generasi muda.
“Peningkatan sarana prasarana pendidikan adalah investasi krusial untuk masa depan daerah. Kami dari Komisi D mendorong agar perbaikan sekolah untuk peningkatan kualitas pendidikan di Pati,” imbuhnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











