PATI, Harianmuria.com – Memasuki bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pati mengajak umat muslim untuk menunaikan kewajiban zakat.
Ketua Baznas Kabupaten Pati, Imam Zarkasi ketika ditemui di kantornya pada Kamis (30/3) menyebutkan jika pemasukan Baznas Kabupaten Pati sendiri memang difokuskan selama bulan Ramadan dengan hitungan pemasukan non neraca. Artinya, pihak Baznas hanya akan menerima pencatatan yang akan dilakukan oleh panitia zakat di setiap desa Kabupaten Pati.
“Untuk zakat, infaq, dan shadaqoh di bulan Ramadan ini kita adakan pencatatan. Yang masuk di kami sebagai dana non-neraca. Data kami biasanya yang non-neraca melebihi target,”ujarnya.
Selain itu, Baznas Kabupaten Pati juga kerap menerima pemasukan neraca dari zakat ASN yang dihimpun oleh BPD. Sementara pemasukan neraca itu diberikan setiap bulannya.
“Kalau neraca, biasanya nilainya sama dengan tahun kemarin. Untuk tahun kemarin kami bisa mencapai 8 miliar 700 juta sekian. Harapan kami semoga bisa meningkat,” imbuhnya.
Pihaknya pun mengingatkan bahwa kewajiban zakat tidak hanya dibebankan kepada ASN saja. Sehingga masyarakat Pati diimbau untuk menunaikan zakat, terutama bagi umat muslim yang mampu.
“Kami memohonkan, karena cipta zakat dan sosialisasi tentang zakat sangat dibutuhkan agar zakat tidak hanya ASN, tapi orang kaya yang sudah wajib keluar zakat bisa berkenan untuk menunaikan zakatnya. Karena zakat seperti salat, meninggalkan zakat sama dengan meninggalkan salat,” pungkasnya.
(Lingkar Network | Khairul Mishbah – Harianmuria.com)











