• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Agustus 7, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pegiat Lingkungan Tegaskan KHDPK Adalah Program Pemberdayaan, Bukan Politik Transaksional

Basuki by Basuki
28 Oktober 2025
in News
76 2
Pegiat lingkungan Syukur Shondhey menegaskan bahwa program KHDPK bukan alat politik, melainkan program pemberdayaan masyarakat hutan untuk meningkatkan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pelaksanaan Program Kemitraan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Hutan (KHDPK). (Istimewa/Harianmuria.com)

598
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SALATIGA, Harianmuria.com – Isu yang menyebut Program Kemitraan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Hutan (KHDPK) sebagai alat politik kembali mencuat. Namun, pegiat lingkungan Syukur F. atau Shondhey, Ketua Yayasan Lumbung Madani Indonesia, menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan justru menyesatkan.

Menurutnya, KHDPK adalah program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa hutan yang nyata hasilnya, bukan sekadar proyek politis atau alat bagi-bagi kepentingan tertentu.

KHDPK Wujud Pemberdayaan Ekonomi

Shondhey menjelaskan, KHDPK dirancang secara sistematis dan transparan untuk mewujudkan keadilan sosial dan ekonomi berbasis kelestarian lingkungan.

“Narasi yang menyebut KHDPK hanya alat politik adalah keliru. Program ini membuktikan bahwa masyarakat desa hutan mampu mandiri dan produktif ketika diberi akses serta pendampingan,” ujar Shondhey di Salatiga, Selasa, 28 Oktober 2025.

Ia menegaskan, masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) telah merasakan manfaat langsung. Mereka mendapatkan akses untuk mengelola lahan dan mengembangkan usaha produktif, mulai dari budidaya tanaman pangan, hortikultura, hingga peternakan.

“Pendapatan keluarga meningkat signifikan. Uang yang mereka terima bukan ‘bagian’, tapi hasil keringat dari usaha mereka sendiri,” tegasnya.

Masyarakat Desa Hutan Jadi Penjaga Ekosistem

Program KHDPK, lanjut Shondhey, tidak hanya meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga memperkuat kelembagaan masyarakat desa hutan melalui pelatihan dan pendampingan.

Dengan kapasitas kelembagaan yang meningkat, Kelompok Tani Hutan kini menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan.

“Paradigma yang dibangun adalah Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera. Masyarakat yang makmur justru lebih peduli menjaga hutannya dari ancaman kebakaran dan penebangan liar,” tambahnya.

Fokus pada Dampak Nyata, Bukan Narasi Politis

Shondhey mengajak semua pihak untuk melihat fakta lapangan dan mendengar langsung testimoni masyarakat penerima manfaat KHDPK.

“Banyak keluarga petani hutan yang kini hidupnya lebih baik, lahan kritis kembali hijau, dan desa tumbuh secara ekonomi. Itulah bukti nyata KHDPK,” ujarnya.

Ia menilai, menuduh KHDPK sebagai program berisiko politik justru mengabaikan risiko nyata yang berhasil diatasi program ini, seperti kemiskinan, kerusakan hutan, dan keterpinggiran masyarakat desa.

Ajakan untuk Lihat Fakta Lapangan

Shondhey mengimbau media dan publik untuk meninjau langsung ke lapangan dan mendengarkan pengalaman para petani, ibu-ibu Kelompok Wanita Tani, serta pemuda desa.

“Mereduksi KHDPK menjadi sekadar narasi ‘bagi-bagi’ adalah tindakan yang tidak adil bagi para pejuang lingkungan dan petani hutan. Program ini adalah wujud pembangunan inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Ia berharap, pemberitaan ke depan lebih fokus pada substansi dan dampak nyata, bukan pada narasi politis yang justru mengaburkan manfaat besar bagi rakyat.

Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: ekonomi desa hutanhutan lestariKemitraan HutanKHDPKLumbung Madani Indonesiapemberdayaan masyarakatpemberdayaan rakyatpetani hutanSyukur F Shondhey
SummarizeShare43SendShare
Previous Post

Viral Perusakan Properti Masjid Bandungan, Kapolres Semarang Tegaskan Bukan Isu Agama

Next Post

Aset Pasar Ngawen Blora Siap Dilelang KPKNL dalam Dua Bulan

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Pemkab Blora mengajukan program pemberdayaan masyarakat ke Kemensos untuk mengentaskan sekitar 100 ribu KK miskin pada desil 1–4, dengan fokus peningkatan kesejahteraan melalui usaha produktif.

Blora Ajukan Program Pemberdayaan ke Kemensos untuk Entaskan 100 Ribu KK Miskin

by Basuki
25 November 2025
541

Pemkab Blora mengajukan program pemberdayaan masyarakat ke Kemensos untuk mengentaskan sekitar 100 ribu KK miskin pada desil 1–4, dengan fokus peningkatan kesejahteraan melalui usaha produktif.

Wakil Ketua DPRD Jepara, Junarso, menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi keluarga prasejahtera, difabel, petani, dan pelaku UMKM untuk memperkuat ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Waka DPRD Jepara Junarso Dorong Peningkatan SDM untuk Keluarga Prasejahtera dan Difabel

by Basuki
12 Oktober 2025
524

Wakil Ketua DPRD Jepara, Junarso, menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi keluarga prasejahtera, difabel, petani, dan pelaku UMKM untuk memperkuat ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Pekalongan menggelar program padat karya bersihkan Sungai Meduri, melibatkan warga setempat dan memberikan tambahan penghasilan serta perlindungan BPJS.

Pemkot Pekalongan Gelar Padat Karya Bersihkan Sungai, Warga Dapat Tambahan Penghasilan

by Basuki
17 September 2025
533

Pemkot Pekalongan gelar padat karya bersihkan Sungai Meduri selama 10 hari. Libatkan warga dan beri manfaat ekonomi serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Pemkot Pekalongan sukses menata kawasan kumuh di Bugisan dan Clumprit, lalu mengusulkan replikasi program ke KSP agar berkelanjutan dan menjangkau wilayah lain.

Berhasil Tata Kawasan Kumuh, Pemkot Pekalongan Usulkan Replikasi Program ke KSP

by Basuki
20 Agustus 2025
523

Pemkot Pekalongan usulkan replikasi program penataan kawasan kumuh ke KSP. Program di Kampung Bugisan dan Clumprit sukses, siap diperluas ke wilayah lain.

Load More

BERITA UTAMA

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
508
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
528
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
518
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
535

TRENDING HARI INI

  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    156 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • 16 Jembatan Garuda Selesai Dibangun di Blora, Jadi Akses Penghubung Antar Wilayah

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ekonomi Menggeliat, Kendal Dipilih Jadi Lokasi Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional II

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

MENERANGKAN: Ilustrasi orang yang sedang mengalami gejala flu. (Unspalsh/Harianmuria.com)

Waspada Musim Pancaroba, Lakukan Beberapa Langkah Ini Agar Tubuh Terhindar dari Pilek dan Flu

30 Agustus 2022
568
Peserta JKN Aktif Baru 68 Persen, Blora Belum Capai Target UHC

Peserta JKN Aktif Baru 68 Persen, Blora Belum Capai Target UHC

18 Februari 2026
547

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya