KENDAL, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Kendal menunjukkan komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI).
Insentif 3 Bulan untuk 1.400 Guru PAUD
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengumumkan pemberian insentif selama tiga bulan kepada sekitar 1.400 guru PAUD di Kabupaten Kendal sebagai bentuk penghargaan dan perhatian khusus dari pemerintah daerah.
“Untuk guru PAUD akan kami berikan kesejahteraan selama tiga bulan, kurang lebih untuk 1.400 orang,” ujar Bupati Tika.
391 Smartboard untuk Pendidikan Anak Usia Dini
Selain insentif, Pemkab Kendal juga menyediakan 391 unit smartboard. Sebanyak 40 unit diperuntukkan bagi Kelompok Bermain (KB), sedangkan sisanya akan disalurkan ke Taman Kanak-Kanak (TK) di seluruh Kendal.
“Smartboard ini diharapkan bisa membantu Bunda PAUD dalam menyampaikan materi pembelajaran sesuai perkembangan teknologi,” tutur Bupati.
HUT HIMPAUDI Momentum Refleksi dan Apresiasi
Tema peringatan HUT HIMPAUDI ke-20 tahun ini adalah “Dua Dekade HIMPAUDI Membersamai PTK PAUD Wujudkan Kesetaraan dan Kesejahteraan”. Bupati menyampaikan bahwa tema tersebut menjadi momentum refleksi dan penghargaan atas dedikasi para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD.
“Kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan bagi para guru pendidik di Kabupaten Kendal, termasuk guru yang tergabung dalam HIMPAUDI Kendal,” kata Tika.
Bupati menggambarkan PAUD sebagai ‘rumah kedua’ bagi anak-anak Kendal, tempat mereka belajar dan tumbuh dengan penuh kasih sayang. Ia mengajak seluruh guru PAUD untuk terus berinovasi demi kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kendal.
“Mari kita selalu Satu Hati, Satu Aksi, dan Satu Dedikasi untuk kesuksesan anak-anak Kendal tercinta,” pungkasnya.
Harapan Ketua Panitia HUT HIMPAUDI
Ketua Panitia HUT ke-20 HIMPAUDI, Ribut Rumanah, menyampaikan apresiasinya atas semangat para guru PAUD yang hadir dan aktif dalam kegiatan ini. Ia berharap, peringatan ini bisa menjadi pemicu peningkatan kualitas pendidikan non-formal di Kendal.
“Kami berharap bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan non formal di Kabupaten Kendal. Kami ikhlas memberikan pembelajaran, meskipun masih sebagai relawan dan belum ada kebijakan yang secara penuh berpihak kepada kami,” ujar Ribut.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki











