PATI, Harianmuria.com – Kasi pelaksanaan haji dan umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pati, Abdul Hamid bahwa persiapan ibadah haji di wikayahnya tengah memasuki tahap pengurusan paspor.
Pihaknya menyebut, sebanyak 600 lebih calon Jemaah haji (calhaj) telah melakukan pembuatan paspor di kantor Imigrasi Kabupaten Pati. Jumlah tersebut sewaktu-waktu berubah mengingat belum ditutupnya pembayaran biaya ibadah haji, sehingga masih ada kemungkinan calhaj melakukan pengunduran diri.
“Untuk jamaah haji kan ada 2 kategori, yaitu jamaah tunda tahun 2020 dan jamaah haji tahun 2023 ini. Kemarin sudah kita lakukan verifikasi dokumen paspor untuk memastikan apakah masih berlaku atau expired. Yang expired kami lakukan perpanjangan,” ucapnya.
Disamping mempersiapkan paspor, calhaj juga telah melakukan tes kesehatan tahap I di masing-masing puskesmas kecamatan. Hamid menambahkan, ini sangat penting guna mendeteksi penyakit yang mungkin kambuh saat pelaksanaan ibadah haji nantinya.
“Selain itu juga sudah dilaksanakan pemeriksaan Kesehatan tahap I di masing-masing puskesmas. Kami telah sampaikan ke pusat. Kemudian nanti menjelang keberangkatan akan dilakukan lagi pemeriksaan Kesehatan untuk memastikan apakah benar-benar istithoah,” tambahnya.
Namun manasik haji yang direncaakan dalam waktu dekat ini pun harus ditunda lantaran mepet dengan bulan suci Ramadhan.
“Baru nanti setelah hari raya idul fitri, baru akan dilaksanakan manasik haji oleh Kemenag Pati,” lanjutnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)











