KUDUS, Harianmuria.com – Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok remaja diduga membawa senjata tajam (sajam) di kawasan perumahan di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, viral di media sosial dan menimbulkan keresahan warga.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku.
Kapolsek Bae, Iptu Madiyono, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan sekelompok remaja yang meresahkan warga di sebuah perumahan di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, pada Minggu dini hari, 10 Mei 2026.
“Benar, anggota Polsek Bae menerima aduan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang meresahkan warga. Setelah menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” kata Iptu Madiyono, Selasa, 12 Mei 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kejadian bermula saat sejumlah remaja sedang berkumpul di kawasan perumahan tersebut. Tidak lama kemudian datang kelompok lain yang diduga melakukan provokasi sehingga memicu ketegangan.
Namun sebelum terjadi bentrokan, kelompok tersebut membubarkan diri setelah warga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk identifikasi melalui CCTV dan keterangan para saksi. Kami juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kudus untuk memburu kelompok yang membawa senjata tajam tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Kudus, Kompol Eko Pujiyono, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing dengan video yang beredar di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi video yang beredar. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” ujar Kompol Eko Pujiyono.
Menurutnya, Polres Kudus bersama jajaran Polsek telah meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.
“Kami meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya konvoi remaja maupun indikasi tawuran agar bisa segera ditindaklanjuti,” ucapnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid











