KUDUS, Harianmuria.com – Bangunan lama Stasiun Kudus bakal dikembangkan menjadi pusat olahraga, ruang UMKM hingga layanan pendukung transportasi kereta api.
Rencana tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kudus dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
General Manager PT Wisan Tri Jaya, Sandung Hidayat mengatakan progres pembangunan terus dikebut mengingat sistem kerja sama yang menggunakan skema sewa. Pihak pengelola menargetkan seluruh fasilitas di kawasan eks Stasiun Kudus dapat diluncurkan pada awal tahun 2027.
“Launching segera di awal tahun 2027,” ujarnya, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurut Sandung, kawasan eks Stasiun Kudus tidak hanya akan dijadikan pusat aktivitas olahraga. Pemanfaatan bangunan akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang bagi masyarakat. Sejumlah sarana olahraga yang disiapkan di antaranya arena biliar dan lapangan padel.
Selain itu, akan tersedia layanan pembelian tiket kereta api untuk mempermudah masyarakat Kudus yang hendak bepergian menggunakan moda transportasi kereta.
“Nanti masyarakat bisa beli tiket di KAI Wergu, kemudian akan ada shuttle yang mengantar hingga Stasiun Tawang maupun Poncol di Semarang,” katanya.
Pihaknya berharap layanan tersebut dapat mempermudah akses masyarakat Kudus menuju stasiun aktif terdekat, mengingat hingga saat ini jalur kereta di Kudus belum kembali beroperasi.
Kawasan eks Stasiun Kudus juga diproyeksikan menjadi pusat pengembangan UMKM. Pihak pengelola mengaku telah menerima banyak komunikasi dari pelaku usaha yang tertarik membuka usaha di lokasi tersebut.
“Sudah banyak UMKM kelas menengah ke atas yang sudah berkomunikasi dengan kami,” ungkapnya.
Dengan revitalisasi ini, bangunan bersejarah yang lama terbengkalai diharapkan dapat kembali hidup dan menjadi pusat aktivitas ekonomi maupun rekreasi masyarakat Kudus.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











