• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Skema Ganti Untung Ditolak, Pakuwon Pastikan Rumah Warga Gombel Diperbaiki

utia by utia
12 Agustus 2026
in Semarang, News
68 1
Salah seorang warga saat ditemui pihak Pakuwon untuk dilakukan pendataan bagi rumah yang mengalami kerusakan, Rabu (12/8). (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

Salah seorang warga saat ditemui pihak Pakuwon untuk dilakukan pendataan bagi rumah yang mengalami kerusakan, Rabu (12/8). (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

534
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Pakuwon Group menolak usulan warga yang meminta skema ganti untung bagi rumah yang mengalami kerusakan akibat aktivitas proyek pematangan lahan di kawasan Gombel, RT 04/ RW 09, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Perusahaan memastikan penanganan dampak yang dilakukan berupa perbaikan rumah warga selama proyek berlangsung. Komitmen itu disebut telah menjadi kebijakan Pakuwon dalam setiap proyek pembangunan.

Head of Human Resources (HR) Pakuwon Group, Iful Novianto, mengatakan warga yang rumahnya mengalami kerusakan dipersilakan mengajukan laporan untuk kemudian ditindaklanjuti melalui proses perbaikan.

“Konsep kami dari awal adalah memperbaiki. Itu yang sampai saat ini menjadi acuan kami ketika melakukan project di mana pun. Karena project ini panjang, kalau rusak ajukan, kami perbaiki. Kalau ada kerusakan lagi, diajukan lagi, kami akan perbaiki,” kata Iful saat ditemui di kawasan Gombel, Rabu, 12 Agustus 2026.

Ia menegaskan kompensasi dalam bentuk ganti untung tidak masuk dalam skema yang diterapkan perusahaan. Namun demikian, Pakuwon tetap membuka ruang komunikasi dengan warga untuk menangani setiap kerusakan yang muncul.

“Secara skema yang disiapkan Pakuwon adalah perbaikan rumah, dan hal ini sudah disetujui warga secara umum hanya sebagian kecil warga yang menolak adalah hak warga, namun saat ini kami belum bisa mengakomodir untuk ganti untung,” tuturnya.

Menurut Iful, kehadiran proyek pusat perbelanjaan tersebut membawa dampak positif maupun negatif bagi lingkungan sekitar. Di sisi lain, proyek ini dinilai berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Nanti bisa dibayangkan di sini hadir mal terbesar nomor dua se-Indonesia. Kawasan Gombel yang dulu seperti ini kemudian hadir mal yang besar. Salah satu dampaknya ada serapan tenaga kerja,” ujarnya.

Ia menyebut selama tahap pematangan lahan dan pembangunan fisik, proyek telah menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja. Saat pusat perbelanjaan mulai beroperasi, jumlah tenaga kerja yang terserap diperkirakan mencapai 10.000 orang.

Terkait kerusakan rumah warga, Iful menjelaskan tidak seluruhnya menjadi tanggung jawab Pakuwon. Dari total 19 rumah yang terdampak, sebanyak lima rumah menjadi tanggung jawab Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), sementara 14 rumah lainnya ditangani oleh Pakuwon.

Perbaikan yang dilakukan, lanjutnya, tidak sekadar menutup retakan dinding, tetapi menggunakan metode teknis agar struktur bangunan kembali kuat.

“Kalau ada retakan, tidak kami popok begitu saja. Ada metodenya. Kalau bahasa orang awam, kami akan jahit dulu. Kami lubangi, kemudian kami jahit dan cor untuk merekatkan dinding ke dinding,” terangnya.

Sejak Juli 2026, Pakuwon telah melakukan dua kali survei terhadap 14 rumah warga yang menjadi tanggung jawab perusahaan. Survei pertama dilakukan tim internal, sedangkan survei kedua melibatkan vendor yang akan menangani pekerjaan perbaikan.

Terdampak Proyek Mal Pakuwon, Warga Semarang Tolak Perbaikan Rumah Lewat Tambal Sulam

Sedangkan salah satu warga Akwan, mengaku menolak perbaikan karena merasa dirinya masih sanggup untuk melakukan perbaikan secara mandiri, terlebih ia merasa terganggu dengan adanya proyek tersebut.

“Kalau hanya perbaikan saja saya masih bisa melakukan sendiri, harapan saya bisa diberi ganti untung, dibeli saja rumahnya nanti saya siap pindah dari sini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, memastikan pemerintah kota akan mengawal proses perbaikan rumah warga agar sesuai standar teknis bangunan.

“Pakuwon dari dulu memiliki komitmen untuk melakukan perbaikan yang terjadi di area pekerjaan Pakuwon. Perbaikannya juga nggak cuman satu kali, tetapi selama project itu berjalan dan tidak asal menempel tetapi sesuai standar teknis,” ungkap Ferry.

Distaru menyebut proses perbaikan rumah warga dijadwalkan dimulai setelah 17 Agustus 2026. Perbaikan juga disertai garansi sehingga dapat dilakukan kembali apabila kerusakan muncul selama proyek masih berjalan.

Ferry menambahkan, hingga saat ini izin yang dimiliki Pakuwon baru sebatas penataan lahan. Pemerintah Kota Semarang juga belum menerbitkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk pembangunan fisik pusat perbelanjaan tersebut.

“Pakuwon ini izinnya yang sudah kami keluarkan itu baru untuk penataan lahan. Jadi belum melakukan pembangunan, kami juga belum mengeluarkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Saat ini masih perbaikan kondisi fisik di lapangan,” tuturnya. 

Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Semarang Hari IniBerita Semarang TerkiniProyek Mal Pakuwon
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Produktivitas Garam Meningkat, Harganya Justru Anjlok Hingga Rp550 Per Kilogram

Next Post

Cegah Radikalisme, BNPT dan Pemkab Jepara Perkuat Pembinaan di Pesantren

utia

utia

Berita Terkait

Cegah Pungli, Dishub Semarang Perkuat Penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu

Cegah Pungli, Dishub Semarang Perkuat Penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu

by utia
16 Oktober 2026
511

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pehubungan (Dishub) mulai memperkuat pengawasan pengelolaan parkir melalui penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu.  Penguatan itu dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan...

Tampilkan 64 Koleksi Sejarah, Walkot Semarang Ajak Warga Pahami Pertempuran Lima Hari

Tampilkan 64 Koleksi Sejarah, Walkot Semarang Ajak Warga Pahami Pertempuran Lima Hari

by utia
16 Oktober 2026
510

SEMARANG, Harianmuria.com - Sebanyak 64 koleksi sejarah kini dipamerkan di Gedung Lawang Sewu, Semarang, untuk mengajak masyarakat membaca kembali perlawanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan. Pameran bertajuk “Dari Semarang...

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

by utia
15 Oktober 2026
545

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai mengeruk 33 sungai dan membenahi saluran drainase di sejumlah titik. Langkah ini sebagai antisipasi banjir menjelang...

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

by utia
15 Oktober 2026
518

SEMARANG, Harianmuira.com - Ratusan guru SMP di wilayah Kota Semarang turut serta dalam lomba literasi dan numerasi yang digelar Dinas Pendidikan setempat. Lokasi perlombaan berbasis City Map ini...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
532
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Puskesmas Sidorejo Lor Salatiga aktif menekan kasus DBD lewat Program Cendana Emas dengan Grebeg Jentik dan edukasi 3M Plus.

Cendana Emas: Strategi Puskesmas Sidorejo Lor Salatiga Tekan Kasus DBD

26 Juli 2025
655
Dok. Harianmuria.com

Mengenal Sang Sastrawan Asal Blora, Pramoedya Ananta Toer

31 Januari 2025
720

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya