• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Menelusuri Jejak Sejarah Tionghoa di Kudus Lewat Walking Tour

ulfa puspa by ulfa puspa
29 Juni 2026
in Kudus, News
69 1
Peserta walking tour kawasan pecinan wetan di Kabupaten Kudus pada Minggu, 28 Juni 2026. (dok for Harianmuria.com)

Peserta walking tour kawasan pecinan wetan di Kabupaten Kudus pada Minggu, 28 Juni 2026. (dok for Harianmuria.com)

539
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KUDUS, Harianmuria.com – Banyak tempat bersejarah di Kabupaten Kudus untuk ditelusuri, salah satunya di permukiman masyarakat Tionghoa. Masyarakat dapat mengikuti walking tour untuk mengetahui jejak perdagangan, industri, hingga tokoh Tionghoa yang berperan besar dalam perkembangan peradaban di Kota Kretek.

Permukiman masyarakat Tionghoa itu biasa disebut pecinan. Kawasan tersebut berada di Kudus timur.

Pemandu walking tour, Rohmat Hidayatullah atau yang akrab disapa Dayat, mengatakan kegiatan kali ini merupakan peluncuran rute baru yang mengangkat narasi sejarah Pecinan Wetan. Selama perjalanan, peserta diajak mengunjungi berbagai titik bersejarah yang menjadi saksi perkembangan ekonomi masyarakat Tionghoa di Kudus.

“Pagi ini kita walking tour untuk rute baru, tentang Pecinan Wetan. Kita mengenalkan permukiman Tionghoa di Kudus Timur, termasuk tokoh-tokoh Tionghoa yang aktif dalam perniagaan. Ada sejarah perusahaan besar seperti Djarum dan Nojorono, juga bagaimana perdagangan orang-orang Tionghoa dulu berkembang di Kudus,” ujar Dayat, Minggu, 28 Juni 2026.

Rute Pecinan Wetan dimulai dari Tugu Identitas Kudus, kemudian menuju kawasan Nojorono di Perempatan Bitingan yang menyimpan kisah NV Moeria dan NV Trio. Perjalanan dilanjutkan ke Jenang Muntjul, Brak Djarum Bitingan Lama, hingga PR Sidodadi yang berkaitan dengan tokoh Djohar Manik.

Di sela perjalanan, peserta diajak menikmati jajanan khas seperti bolang-baling dan cakue sebelum melanjutkan kunjungan ke Griya Rahardja, Ruko Hans, dan RS Miriam yang memiliki keterkaitan dengan organisasi CHTH (Cung Hua Cung Hwi).

Perjalanan berlanjut ke Teater Djarum, bekas Melkerij Ong In Biauw yang kini menjadi Polytron, pabrik Kecap Njah Biek, Djarum Pusat, dan berakhir di Klenteng Hok Hien Bio.

Dayat menjelaskan, kegiatan walking tour rutin digelar setiap dua pekan sekali dengan total 12 rute reguler yang telah disusun. Selain itu, penyelenggara juga menghadirkan special tour yang mengangkat tema-tema tertentu.

“Walking tour ini kami adakan dua pekan sekali. Total ada 12 rute reguler, tapi ada juga special tour yang menyesuaikan tema. Jadi peserta bisa mendapatkan pengalaman sejarah yang berbeda-beda,” katanya.

Menurutnya, konsep berjalan kaki sambil mendengarkan cerita sejarah dipilih agar masyarakat, khususnya generasi muda, lebih mudah mengenal sejarah Kota Kudus dengan cara yang lebih menarik, rekreatif, sekaligus edukatif.

“Kita ingin mengenalkan sejarah dan narasi kota dengan cara berbeda. Tidak seperti di ruang kuliah, tapi lebih rekreatif dan edukatif. Kudus punya potensi cerita sejarah yang luar biasa, mulai dari keislaman, wali, pabrik rokok, jalur kereta, sampai kawasan pecinan,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut juga terus meningkat. Jika biasanya setiap pelaksanaan diikuti sekitar 25 peserta, pada walking tour Pecinan Wetan kali ini jumlah peserta mencapai 31 orang.

Dayat menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal sejarah daerahnya melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Kami melihat semakin banyak anak muda yang tertarik mengikuti walking tour. Ini menjadi tanda bahwa sejarah lokal bisa dipelajari dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan,” pungkasnya.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Jatengkabupaten kuduskuduswisata jatengwisata Kudus
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Tak Sekadar Jual Gerabah, Griya Kramik Balong Blora Jadi Wisata Edukasi

Next Post

Eksepsi Sudewo Ditolak, Sidang Korupsi DJKA dan Pengisian Perades Pati Dilanjut Pekan Depan

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
940

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memangkas pos belanja daerah hingga Rp300 miliar untuk menutup potensi defisit pos pendapatan. Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengungkapkan rasionalisasi...

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
528

KUDUS, Harianmuria.com – Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2027 telah disepakati dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus...

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

by ulfa puspa
13 Agustus 2026
528

KUDUS, Harianmuria.com – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proses pembangunan Puskesmas Jekulo pada Rabu, 12 Agustus 2026. Sidak dilakukan...

Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

by Basuki
12 Agustus 2026
541

Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Load More

BERITA UTAMA

Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
527
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
528
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
528
Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

13 Agustus 2026
538

TRENDING HARI INI

  • Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    646 shares
    Share 258 Tweet 162
  • Stok Beras Bulog di Blora Capai 12.700 Ton, Cukup untuk 1 Tahun ke Depan

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Pajak Air Tanah Naik 400 Persen, DPRD Semarang Dorong Industri Beralih ke PDAM

    153 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Grobogan Gelar Pilkades Serentak di 223 Desa Tahun Ini, Ini Bocoran Jadwalnya

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • NgAllah Suluk Maleman: Refleksi Kemerdekaan untuk Kedaulatan

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Perbaikan Jalan Semarang–Purwodadi Dijatah Rp2,4 M, Ruas Bringin Grobogan Jadi Prioritas

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

24 Mei 2025
623
Monumen menara Kudus yang menyimpan banyak oleh-oleh khas mulai dari jenang sampai sirup parijoto. (Google Map/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Kudus, Mulai Jenang Sampai Sirup Parijoto

20 September 2022
1.1k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya