BLORA, Harianmuria.com – Griya Kramik Balong yang berada di Desa Balong, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan gerabah. Lebih dari itu, lokasi ini juga berkembang menjadi destinasi wisata edukasi.
Sejumlah pengunjung datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Bahkan, Griya Kramik Balong juga kerap dijadikan lokasi penelitian oleh mahasiswa.
Pengelola Griya Kramik Balong, Susanto mengatakan biasanya para peserta diajak belajar langsung, proses pembuatan karya seni tangan.
Pelajaran dimulai membentuk celengan, cobek, hingga mewarnai hasil karya mereka sendiri.
“Anak-anak kami ajari membuat celengan, cobek, sampai mewarnainya. Kalau mereka ingin belajar lebih jauh, kami dampingi sampai proses finishing,” ujar Susanto, Senin, 29 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia mengaku saat ini mulai mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan baku tanah liat. Meskipun demikian, kebutuhan tanah liat untuk pembuatan gerabah relatif tidak terlalu besar, sehingga pasokan bahan baku tersebut masih dapat terpenuhi dan proses produksi tetap berjalan.
“Sebagian besar tanah liat diperoleh dari area persawahan di Desa Balong, sesekali juga harus membeli dari luar (desa),” katanya.
Susanto menjelaskan, rombongan yang ingin berkunjung diminta melakukan reservasi melalui WhatsApp minimal satu minggu sebelumnya. Tujuannya agar pihak pengelola dapat mempersiapkan seluruh bahan serta perlengkapan praktik dengan optimal, sehingga kegiatan kunjungan dapat berjalan dengan lancar.
“Untuk paket edukasi sebanyak 50 peserta, biaya dipatok Rp20 ribu per anak. Seluruh hasilnya dapat dibawa pulang,”
Ia pun mengungkapkan bahwa Griya Kramik Balong mulai dirintis sejak 2013. Sementara bangunan yang kini digunakan sebagai pusat edukasi dan produksi berdiri pada 2017.
“Untuk kunjungan biasanya meningkat saat jeda pembelajaran atau pertengahan semester,” sambungnya.
Sedangkan terkait pemasaran produk, ia menyebut Griya Kramik Balong juga memasarkan berbagai produk secara online.
“Beragam pesanan dibuat sesuai permintaan konsumen, mulai asbak, vas bunga, hingga berbagai model dan karakter Animasi,” tambahnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Sekar











