KUDUS, Harianmuria.com – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudusmenggunakan sepeda atau moda transportasi non-bahan bakar fosil setiap hari Selasa sebagai bagian dari upaya efisiensi energi dan anggaran.
“Kebijakan ini ditujukan bagi ASN yang memiliki jarak tempat tinggal dengan kantor kurang dari 5 kilometer. Selain sepeda, ASN juga dianjurkan menggunakan transportasi ramah lingkungan lainnya,” ujarnya usai kegiatan orientasi PPPK hasil kerja sama Pemkab Kudus dengan BPSDM Jawa Tengah di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida Kudus, Rabu, 8 April 2026.
Selain mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan, Pemkab Kudus juga membatasi penggunaan kendaraan dinas jabatan hingga maksimal 50 persen. ASN diarahkan untuk beralih ke kendaraan listrik, transportasi umum, atau alternatif lain yang lebih hemat energi.
Menurut Sam’ani, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi dalam rangka efisiensi penggunaan anggaran dan energi.
“Ini dalam rangka kebijakan pemerintah pusat lewat Pak Gubernur untuk efisiensi. Kita mulai Selasa nanti pakai sepeda,” ujarnya.
Ia berharap kebijakan ini dapat memberikan dampak nyata, khususnya dalam menekan pengeluaran operasional seperti biaya perjalanan dinas, bahan bakar minyak, dan penggunaan listrik.
“Kita ingin ada penghematan, minimal 20 sampai 25 persen. Nanti kita lihat dari Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), BBM, dan listrik harus turun,” ujarnya.
Di sisi lain, Sam’ani juga mengingatkan ASN agar tetap menjaga kinerja dan disiplin dalam menjalankan tugas.
“Jangan sampai loyo, datang absen, pergi, lalu pulang hanya untuk absen lagi. Harus tetap terkoordinasi dengan baik dan jangan sampai ada komplain dari masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
“Layani masyarakat dengan penuh hati. Mumpung diberi kesempatan, lakukan yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Jurnalis: Ant
Editor: Rosyid











