• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 2, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pameran TATAH Angkat Jejak RA Kartini di Seni Ukir Jepara

Rosyid by Rosyid
21 April 2026
in Jepara, News
68 2
Pelatihan seni ukir di Jepara. (Rumah Kartini Jepara/Harianmuria.com)

Pelatihan seni ukir di Jepara. (Rumah Kartini Jepara/Harianmuria.com)

537
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – Menjelang gelaran Pameran TATAH 2026 bertajuk Suluk Sulur Jepara di Museum Nasional Indonesia pada 29 April hingga 5 Juli 2026, riset historis menjadi fondasi utama untuk menghidupkan kembali ruh ukiran khas Jepara. Salah satunya mengenai kiprah RA Kartini dala perjalanan seni ukir Jepara.

Susi Ernawati Susindra dari Rumah Kartini Jepara, yang tergabung dalam tim riset, menegaskan bahwa, pendekatan historis menjadi kunci utama dalam membangun narasi pameran.

“Riset itu bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi menggali jiwa dari pameran. Dari situlah kredibilitas dibangun, karena pengunjung tidak hanya melihat karya, tapi juga memahami konteks sejarahnya,” katanya, Selasa, 21 April 2026.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan penelusuran ratusan surat keluarga Kartini, kiprah Kartini dalam pengembangan ekonomi kreatif telah dimulai sejak usia muda, bahkan sebelum ia dikenal luas di Eropa.

“Selama ini publik mengenal Kartini dari korespondensinya dengan tokoh-tokoh Eropa. Padahal jauh sebelumnya, beliau sudah mempersiapkan pameran kriya perempuan sebagai bentuk pemberdayaan,” ungkap Susi.

Pada usia 19 tahun, lanjut Susi, Kartini menginisiasi proyek di Desa Blakang Goenoeng (kini Mulyoharjo), bekerja sama dengan pengrajin lokal untuk mengikuti De Nationale Tentoonstelling van Vrouwenarbeid di Den Haag tahun 1898. Menurut Susi, langkah Kartini saat itu bukan hal biasa.

“Beliau tidak hanya mengirim karya, tetapi melakukan strategi rebranding. Ukiran Jepara dijadikan bingkai karya perempuan, sehingga memiliki nilai artistik sekaligus identitas budaya yang kuat,” ujarnya.

Susi menambahkan, keberanian Kartini juga terlihat saat mendorong inovasi penggunaan motif wayang dalam ukiran, yang saat itu dianggap melanggar pakem. Dukungan Bupati Sosroningrat, kata Susi, menjadi faktor penting dalam meyakinkan para pengrajin untuk berkarya tanpa rasa khawatir.

“Langkah ini membuka jalan bagi ukiran Jepara untuk tampil di panggung internasional, mulai dari Belanda, Paris, hingga Osaka, Jepang,” tuturnya.

Dalam perspektif sosial, Susi menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam ekosistem ukir Jepara sejak dahulu. Menurutnya, perempuan tidak hanya terlibat di bagian akhir produksi, tetapi juga sebagai desainer dan pelaku usaha.

“Ada pengukir yang awalnya belajar secara otodidak hanya karena ingin seperti Kartini, ingin punya karya. Sekarang dia justru menjadi salah satu seniman ukir perempuan yang diperhitungkan,” tuturnya.

Untuk memperkuat narasi sejarah, tim riset juga menyiapkan buku yang akan diluncurkan bersamaan dengan pameran.

“Kita masih kekurangan buku babon tentang ukir Jepara dari perspektif lokal. Karena itu, riset ini tidak berhenti di pameran, tetapi juga didokumentasikan agar bisa menjadi rujukan ke depan,” kata Susi.

Di bawah arahan Veronica Rompies, TATAH 2026 diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus apresiasi terhadap kriya Nusantara.

“Melalui pameran ini, kami ingin menunjukkan bahwa ukir Jepara bukan hanya warisan masa lalu, tetapi identitas yang terus hidup dan berkembang,” pungkasnya.

Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JeparaJepara Hari IniRA KartiniUkir Jepara
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Ketua TP PKK Kendal Ajak Perempuan Teladani RA Kartini

Next Post

Selvi Ananda Istri Wapres Gibran Hadiri Peringatan Hari Kartini di Rembang

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Diresmikan Bupati Jepara, Kartu Guru Sejahtera Jangkau Guru PAUD hingga TPQ

Diresmikan Bupati Jepara, Kartu Guru Sejahtera Jangkau Guru PAUD hingga TPQ

by Sekar Sari
31 Juli 2026
547

JEPARA, Harianmuria.com - Bupati Jepara Witiarso Utomo resmi meluncurkan  Program Kartu Guru Sejahtera (KGS) di Alun-alun Jepara, pada Jumat, 31 Juli 2026. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp21,168...

Diminati Masyarakat, Bupati Jepara Dorong Wisata CFD Kates di Tigajuru Dikembangkan

Diminati Masyarakat, Bupati Jepara Dorong Wisata CFD Kates di Tigajuru Dikembangkan

by Rosyid
30 Juli 2026
908

JEPARA, Harianmuria.com - Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mendorong pengembangan kawasan wisata CFD Kates (Kuliner Tengah Sawah) di Desa Tigajuru, Kecamatan Mayong, yang dinilai memiliki daya tarik tinggi dan...

Pemkab Jepara Sidak Tiga Lokasi Tambang Aduan Masyarakat

Pemkab Jepara Sidak Tiga Lokasi Tambang Aduan Masyarakat

by Rosyid
29 Juli 2026
1.1k

JEPARA, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Tim Terpadu Penataan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga lokasi tambang yang menjadi...

Juru Parkir di Jepara Diberi Bimbingan Teknis Penerapan Parkir Nontunai

Juru Parkir di Jepara Diberi Bimbingan Teknis Penerapan Parkir Nontunai

by ulfa puspa
28 Juli 2026
516

JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memberikan bimbingan teknis kepada para juru parkir terkait penerapan parkir nontunai atau e-parkir pada Selasa, 28 Juli 2026. Peserta bimbingan teknis...

Load More

BERITA UTAMA

Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

1 Agustus 2026
518
DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

31 Juli 2026
522
Petani Sukolilo Desak Pemkab Pati Segera Normalisasi Sungai Silugonggo

Petani Sukolilo Desak Pemkab Pati Segera Normalisasi Sungai Silugonggo

30 Juli 2026
520
Bupati Pemalang Kena OTT, Ahmad Luthfi Minta Kepala Daerah Fokus Jalankan Amanah

Bupati Pemalang Kena OTT, Ahmad Luthfi Minta Kepala Daerah Fokus Jalankan Amanah

29 Juli 2026
540

TRENDING HARI INI

  • Launching Agustus, Koperasi Merah Putih di Grobogan akan Jadi Pusat Distribusi Barang Subsidi

    Launching Agustus, Koperasi Merah Putih di Grobogan akan Jadi Pusat Distribusi Barang Subsidi

    191 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Diminati Masyarakat, Bupati Jepara Dorong Wisata CFD Kates di Tigajuru Dikembangkan

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Mendikdasmen Lepas Pengiriman 5,5 Juta Buku untuk SD-SMP se-Indonesia dari Kudus

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Barantin Gagalkan 75.992 Bibit Sawit Ilegal di Lampung

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Tim Bareskrim Polri Datangi Sumur Minyak Rakyat Plantungan Blora

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Rusak Parah, Warga Jaten Pati Inisiatif Swadaya Tambal Jalan

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Desa Wisata Loram Kulon di Kudus menawarkan wisata sejarah Masjid Wali At-Taqwa dan Gapura Padurekso peninggalan Sultan Hadirin, serta wisata edukasi pengolahan bandeng khas Loram Kulon yang bisa dijadikan oleh-oleh.

Mengenal Sejarah Islam dan Belajar Olahan Bandeng di Desa Wisata Loram Kulon Kudus

3 November 2025
630
Ilustrasi seorang anak yang dirawat karena mengidap gagal ginjal akut anak. (Freepik/Harianmuria.com)

Kenali Gejala Gagal Ginjal Akut Anak, Jarang Kencing Hingga Mual dan Muntah

21 Oktober 2022
550

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya