• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 12, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Longsor di Bantaran Sungai Glugu Grobogan, 3 Rumah Terancam Ambruk

ulfa puspa by ulfa puspa
27 Maret 2026
in Grobogan, News
68 1
Warga di sekitar bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan gotong royong membongkar rumah terdampak longsoran, Kamis, 26 Maret 2026. (Dok for Harianmuria.com)

Warga di sekitar bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan gotong royong membongkar rumah terdampak longsoran, Kamis, 26 Maret 2026. (Dok for Harianmuria.com)

532
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GROBOGAN, Harianmuria.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan pada Rabu, 25 Maret 2026 malam memicu longsor di bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo.

Bantaran yang terkikis akhirnya ambrol, memicu retakan tanah yang perlahan merambat hingga ke area permukiman. Para warga yang tinggal didekat bantaran Sungai Glugu menjadi cemas akibat peristiwa tersebut.

Situasi itu pertama kali disadari warga saat kondisi rumah mulai menunjukkan tanda-tanda tidak wajar.

Warga juga telah melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah desa pada Kamis, 26 Maret 2026 dini hari karena beberapa bangunan terlihat miring.

Kepala Desa Bandungharjo, Suwadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut retakan tanah muncul setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur selama berjam-jam.

“Tanah retak terjadi setelah hujan deras. Akibatnya beberapa rumah warga mengalami kerusakan, bahkan ada yang kondisinya sudah ndoyong atau miring,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.

Sedikitnya tiga rumah warga terdampak dalam kejadian ini, masing-masing milik Suladi, Agus Sapardi, dan Pariyem. Dari ketiganya, rumah Suladi menjadi yang paling parah karena posisinya berada paling dekat dengan titik longsor.

Kondisi bangunan yang dinilai tidak lagi aman membuat rumah tersebut harus segera dibongkar. Keputusan itu diambil demi menghindari risiko roboh yang bisa membahayakan penghuni.

“Rumah Pak Suladi sudah dibongkar karena dikhawatirkan roboh. Penghuninya juga sudah tidak berani menempati rumah itu lagi,” jelas Suwadi.

Proses pembongkaran dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar. Selain membongkar bagian yang rawan runtuh, warga juga membantu memindahkan barang-barang milik korban agar tidak tertimbun jika longsor susulan terjadi.

Sementara itu, dua rumah lainnya milik Agus Sapardi dan Pariyem mengalami retakan di sejumlah bagian bangunan. Meski belum dibongkar, kondisi tanah di sekitar rumah masih labil dan berpotensi membahayakan.

Warga setempat menyebut longsor terjadi secara bertahap. Retakan kecil awalnya muncul seiring hujan yang semakin deras, kemudian melebar hingga akhirnya bantaran sungai ambrol dan menyebabkan bagian belakang rumah ikut turun.

“Awalnya tanah retak sedikit, lama-lama melebar. Karena hujan deras terus, akhirnya pinggir sungai ambrol,” ungkap salah satu warga.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat kerusakan bangunan dan pembongkaran rumah yang terpaksa dilakukan.

Hingga kini, warga bersama pemerintah desa masih terus memantau kondisi bantaran Sungai Glugu. Potensi longsor susulan masih menjadi ancaman, terutama jika hujan deras kembali turun.

Pemerintah desa juga telah melaporkan kejadian ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan agar segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami berharap ada langkah cepat dari pihak terkait supaya tidak terjadi longsor susulan yang lebih besar,” ucapnya.

Suwadi mengimbau warga, khususnya yang dekat bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia juga diminta segera melapor apabila muncul retakan baru atau tanda-tanda pergerakan tanah.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita GroboganGroboganKabupaten GroboganLongsor
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Bupati Rembang Ungkap Izin Nelayan Tersendat Bikin PAD Terhambat

Next Post

Perbaikan Jalan di Pati Belum Dilanjut, Plt Bupati Tunggu Asistensi KPK

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Anti Mainstream, Warga Grobogan Beri Mahar Pernikahan Ekskavator hingga GWM Tank 300

Anti Mainstream, Warga Grobogan Beri Mahar Pernikahan Ekskavator hingga GWM Tank 300

by ulfa puspa
12 Agustus 2026
514

GROBOGAN, Harianmuria.com — Pernikahan warga Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan mencuri perhatian masyarakat karena jenis dan nilai mahar anti mainstream Bukan emas maupun uang tunai, Rico Putra...

Kejari Grobogan Buka Lelang 39 Barang Rampasan Negara, Ada Motor dan Puluhan HP

Kejari Grobogan Buka Lelang 39 Barang Rampasan Negara, Ada Motor dan Puluhan HP

by Sekar Sari
11 Agustus 2026
515

GROBOGAN, Harianmuria.com – Sebanyak 39 barang rampasan negara milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Grobogan segera dilelang. Sebelum lelang berlangsung, masyarakat diberi kesempatan mengecek langsung kondisi fisik barang melalui kegiatan...

Bupati Grobogan Siapkan Pertemuan Lintas Pihak untuk Selesaikan Persoalan Peternak Ayam

Bupati Grobogan Siapkan Pertemuan Lintas Pihak untuk Selesaikan Persoalan Peternak Ayam

by Sekar Sari
10 Agustus 2026
528

GROBOGAN, Harianmuria.com – Bupati Grobogan Setyo Hadi menerima langsung audiensi para peternak ayam petelur yang menggelar aksi pada Senin, 10 Agustus 2026.  Dalam audiensi tersebut, para peternak menyampaikan...

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

by ulfa puspa
10 Agustus 2026
520

GROBOGAN, Harianmuria.com – Peternak ayam petelur se-Kabupaten Grobogan menggelar aksi damai di Alun-Alun Purwodadi pada Senin, 10 Agustus 2026. Aksi damai menyuarakan bahwa kondisi usaha peternakan semakin tertekan...

Load More

BERITA UTAMA

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

12 Agustus 2026
516
Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

12 Agustus 2026
528
Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

11 Agustus 2026
543
Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

10 Agustus 2026
520

TRENDING HARI INI

  • 80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Baru Masuk China, Ekspor Durian Sulteng Langsung Tembus 7.344 Ton

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Dugaan Keracunan MBG Terulang, DPRD Rembang Beri Peringatan Keras ke SPPG

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Snow World, salah satu destinasi wisata salju yang ada di Jawa Tengah. (GMaps Siska DC/Harianmuria.com)

Wajib Dicoba! Inilah Destinasi Wisata Salju yang Ada di Jawa Tengah

13 Desember 2022
891
Situs Makam Jati Kembar, Jejak Dakwah Ki Ageng Darmoyono di Kayen Pati

Situs Makam Jati Kembar, Jejak Dakwah Ki Ageng Darmoyono di Kayen Pati

28 September 2022
1.4k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya