BLORA, Harianmuria.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora mendukung peningkatan kualitas kegiatan legislatif, salah satunya kunjungan kerja bertema isu-isu daerah.
Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, mengatakan salah satu catatan penting untuk meningkatkan kualitas kinerja dewan di antaranya kunjungan kerja maupun rapat dengan mengedepankan tema-tema yang jelas dan relavan dengan kondisi Kabupaten Blora.
Siswanto menyebutkan ada beberapa isu strategis yang perlu menjadi fokus pemerintah dan dewan.
“Isu strategis yang dinilai perlu menjadi fokus di Kabupaten Blora, yaitu legalitas sumur rakyat, pengelolaan sumur tua dan sumur idle. Peningkatan pendapatan asli daerah, serta pengembangan wilayah kuasa pertambangan seperti WKP Blok Cepu juga penting,” terangnya, Minggu, 25 April 2026.
Selain itu, kata Siswanto, tema lain seperti ketahanan pangan dan energi perlu diangkat dalam setiap kegiatan anggota DPRD agar lebih berdampak bagi masyarakat.
Ia menegaskan, setiap kegiatan DPRD tidak hanya memuat jadwal. Namun, harus dilengkapi dengan tema, tujuan, serta hasil yang jelas dalam kunjungan tersebut.
Untuk itu, Sekretariat DPRD diminta menyusun kerangka kegiatan yang lebih komprehensif.
“Setiap kegiatan harus berbasis kebutuhan masyarakat dan memiliki output serta outcome yang jelas,” katanya.
Siswanto juga menilai hasil kegiatan perlu dipublikasikan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar tidak berjalan parsial.
“Dengan demikian, seluruh kegiatan DPRD dan pemerintah daerah diharapkan lebih terintegrasi, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, publikasi hasil kinerja hendaknya juga dilakukan pimpinan daerah hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Publikasi itu nantinya juga akan diwajibkan kepada pimpinan daerah, perangkat daerah (OPD), hingga kinerja BUMD,” sambungnya.
Siswanto yang juga sebagai Ketua Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi), mengatakan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), juga diminta ikut memperjuangkan berbagai potensi daerah, agar dapat dikembangkan secara optimal.
“Kita juga berharap DPD bisa membaca potensi lokal yang memilki nilai jual, jadi dari bawah hingga pusat ada kesinambungan,” katanya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa











