BLORA, Harianmuria.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Blora berencana melakukan studi tiru ke Kabupaten Pati tentang pelaksanaan penggabungan atau regrouping sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, melalui sekretarisnya, Nuril Huda, mengungkapkan agenda kunjungan dijadwalkan dalam pekan ini.
“Mungkin besok atau lusa kita berkunjung ke sana, mau studi tiru prosesnya (regrouping) serta formulanya,” ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.
Nuril Huda menjelaskan bahwa saat ini jumlah sekolah dasar negeri di Blora yang akan diregrouping mulai mengerucut. Jumlahnya tidak lebih dari 20 sekolah.
“Kalau jumlah sekolahnya diantara 15 sampai 20 sekolah,” ucapnya.
Disdik Blora Belum Bisa Pastikan Aset Sekolah Terdampak Regrouping
Sebelum final, Dinas Pendidikan juga akan melaporkan kepada Bupati Blora, Arief Rohman. Selain memberi laporan juga meminta masukan dan pertimbangan.
“Mestinya hari ini rapat bersama Pak Bupati. Namun ditunda karena Pak Bupati masih agenda di luar kota,” terang Nuril.
Pihaknya juga meminta kepada sekolah yang berpotensi akan diregrouping agar tidak gagap dan khawatir karena dinas telah menyiapkan segala sesuatunya.
Nantinya, kepala sekolah posisinya juga akan tetap menjadi kepala sekolah, hanya saja beda sekolah. Untuk sertifikasi guru juga tetap aman. Guru-guru yang ada juga dicarikan tempat yang sesuai.
“Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tidak ada istilah nanti diguwak (dipindah) jauh. Yang ada diakomodir yang sesuai dengan kondisi dilapangan,” pungkasnya.
Jurnalis: Hanafi
Editor: Ulfa










