GROBOGAN, Harianmuria.com – Bupati Grobogan Setyo Hadi mengukuhkan pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Literasi Kabupaten Grobogan dalam rangkaian pembukaan Festival Literasi di JIG Laksana Mall pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Bupati Grobogan berpesan agar pengukuhan FTBM tidak berhenti pada seremoni. Kepengurusan baru harus mampu menghadirkan gerakan literasi yang nyata, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap pengukuhan ini bukan hanya sekadar penanda dimulainya kepengurusan, melainkan menjadi awal dari gerakan menghidupkan budaya literasi di Kabupaten Grobogan,” tuturnya.
Pengurus FTBM didorong berani menghadirkan inovasi untuk menarik minat baca masyarakat, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
“Jangan takut untuk berinovasi. Manfaatkan teknologi digital, buat kegiatan yang menarik, rangkul anak-anak muda, dan hadirkan kegiatan yang dekat dengan kebutuhan warga. Jangan hanya bergerak ketika ada acara, tetapi teruslah hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Selain itu, Bupati Grobogan berharap peningkatan literasi masyarakat bisa menjadi bekal untuk berpikir kritis, memahami informasi, serta membedakan informasi yang benar dan keliru.
“Di zaman sekarang, informasi datang begitu cepat melalui berbagai media. Di sinilah peran penting literasi, jangan sampai kita cepat menerima informasi, tetapi lambat memahami kebenarannya. Kita ingin masyarakat Grobogan tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berwawasan luas dan kreatif,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua FTBM Grobogan, Maftuhan, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan budaya literasi. Ia menyadari bahwa tantangan dalam mengembangkan minat baca semakin besar seiring dengan perubahan pola konsumsi informasi di era digital.
Menurutnya, perkembangan zaman menuntut adanya pendekatan baru agar kegiatan membaca dan literasi tetap menarik bagi masyarakat. Karena itu, FTBM Grobogan akan berupaya menyesuaikan program dan kegiatan dengan kebutuhan serta kebiasaan masyarakat saat ini.
“Kita akan melakukan pendekatan yang menyesuaikan perkembangan zaman,” katanya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











