• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Hewan Ternak Turut Dibawa saat Shalat Istisqa di Grobogan, Ini Maknanya

Sekar Sari by Sekar Sari
11 Oktober 2026
in Grobogan
65 2
Warga Desa Tanggungharjo, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan menggelar shalat istisqa dengan membawa serta hewan ternak, Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan dilakukan untuk meminta hujan kepada Allah SWT karena kekeringan berdampak ke seluruh makhluk hidup. (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

Warga Desa Tanggungharjo, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan menggelar shalat istisqa dengan membawa serta hewan ternak, Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan dilakukan untuk meminta hujan kepada Allah SWT karena kekeringan berdampak ke seluruh makhluk hidup. (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

517
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GROBOGAN, Harianmuria.com – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Grobogan, selama lebih dari lima bulan membuat warga Desa Tanggungharjo kesulitan mendapatkan air bersih, Sabtu, 10 Oktober 2026. 

Berharap hujan segera turun, ratusan warga menggelar shalat Istisqa dengan turut membawa hewan peliharaan dan ternak ke lokasi pelaksanaan shalat.

Hewan yang dibawa warga beragam, mulai dari unggas, burung peliharaan hingga kambing. Kehadiran hewan-hewan tersebut bukan tanpa alasan. Selain mengikuti kesunahan dalam pelaksanaan shalat Istisqa, warga ingin menunjukkan bahwa kebutuhan air tidak hanya penting bagi manusia, tetapi juga bagi seluruh makhluk hidup.

Kemarau yang berlangsung sejak Mei hingga awal Oktober 2026 itu pun membuat warga pun terpaksa mengandalkan bantuan air dari berbagai pihak.

Saefudin Zuhri, salah seorang warga Desa Tanggungharjo, mengatakan kondisi sumber air di wilayahnya terus menyusut drastis. Bahkan, sejumlah hewan ternak miliknya mulai mengalami kondisi kritis akibat keterbatasan air.

“Shalat Istisqa minta hujan, kambing ini untuk kesunahan, kesempurnaan shalat. Ini tadi bawa kambing tiga, di rumah masih tujuh. Ini sudah kritis, sumber air sudah sangat berkurang drastis,” kata Saefudin.

Ia menuturkan selama sekitar lima bulan terakhir pasokan air terkadang dibantu oleh kepolisian sektor setempat maupun pemerintah desa.

“Untuk kebutuhan air kadang ada yang membantu, kadang dari polsek, kadang dari desa. Kebanyakan mengandalkan bantuan,” ujarnya.

Selain kesulitan air bersih, kemarau panjang juga berdampak pada sektor pertanian. Lahan pertanian warga terpaksa dibiarkan terbengkalai karena kondisi tanah yang kering dan cuaca panas ekstrem.

Imam shalat Istisqa sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Bustanul Arifin, Gus Millah Azka, menjelaskan pelaksanaan shalat Istisqa dilakukan sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan.

“Kekeringan sudah hampir lima bulan atau lima bulan lebih, tidak ada hujan sama sekali. Jadi, dari pondok pesantren mengadakan shalat Istisqa, minta kepada Allah semoga segera hujan, karena masyarakat sudah sangat-sangat kekurangan air,” jelas Gus Millah Azka.

Ia menambahkan, hewan-hewan yang dibawa warga menjadi simbol bahwa dampak kekeringan dirasakan bukan hanya oleh manusia.

“Shalat Istisqa itu memang sunah untuk hewan-hewan itu dibawa, dikumpulkan bersama-sama meminta kepada Allah, sebagai simbol bahwa yang butuh air itu tidak hanya manusia. Semua makhluk hidup itu butuh air,” katanya.

Gus Millah Azka menyatakan, shalat Istisqa akan kembali dilaksanakan apabila hujan belum turun. Warga berencana menggelar shalat serupa setiap tiga hari sekali hingga hujan turun.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Sekar

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita GroboganKEKERINGANKrisis AirShalat Istisqa
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Kukuhkan Pengurus Baru, PKB Rembang Bidik 12 Kursi Legislatif

Next Post

Diduga Hendak Dipakai Balap Liar, Sejumlah Motor di Kudus Diamankan Polisi

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Kukuhkan Pengurus FTBM, Bupati Grobogan Dorong Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

Kukuhkan Pengurus FTBM, Bupati Grobogan Dorong Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
526

GROBOGAN, Harianmuria.com – Bupati Grobogan Setyo Hadi mengukuhkan pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Literasi Kabupaten Grobogan dalam rangkaian pembukaan Festival Literasi di JIG Laksana Mall pada Selasa,...

Serikat Buruh Usul UMK Grobogan 2025 Dinaikkan 13 Persen, Jadi Segini

Naskah UU Ketenagakerjaan Belum Dipublikasikan, Buruh Grobogan Pertimbangkan Judicial Review

by Sekar Sari
12 Oktober 2026
526

GROBOGAN, Harianmuria.com - Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan oleh DPR RI mendapat respons positif dari buruh Kabupaten Grobogan. Namun, para buruh masih dibayangi ketidakpastian lantaran naskah undang-undang maupun naskah...

Jalan Purwodadi–Solo Ditutup Malam Hari, Ada Perbaikan Perlintasan Kereta Api di Ngrombo Grobogan

Jalan Purwodadi–Solo Ditutup Malam Hari, Ada Perbaikan Perlintasan Kereta Api di Ngrombo Grobogan

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
545

GROBOGAN, Harianmuria.com – Jalan Purwodadi–Solo ditutup pada malam hari menyusul perbaikan geometri perlintasan kereta api Ngrombo. Perbaikan perlintasan kereta api dijadwalkan berlangsung 5 hingga 11 Oktober 2026. Selama...

Salat Istisqa dan Distribusi Air Bersih Jadi Ikhtiar Pemkab Banjarnegara Hadapi Kekeringan

Salat Istisqa dan Distribusi Air Bersih Jadi Ikhtiar Pemkab Banjarnegara Hadapi Kekeringan

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
531

BANJARNEGARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mencatat 200 titik terdampak kekeringan pada musim kemarau 2026. Untuk penanganan dampak kekeringan tersebut, Pemkab Banjarnegara telah menyalurkan bantuan air bersih secara...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
517
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    207 shares
    Share 83 Tweet 52
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Hari Rabies Sedunia, Pemkot Pekalongan Gelar Layanan Kesehatan Hewan Gratis dan Vaksinasi

Hari Rabies Sedunia, Pemkot Pekalongan Gelar Layanan Kesehatan Hewan Gratis dan Vaksinasi

30 September 2026
528
14 Inovasi Puskesmas Tunjungan Blora Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer

14 Inovasi Puskesmas Tunjungan Blora Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer

2 Juli 2025
645

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya