KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menargetkan pembangunan fisik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sunan Muria di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, mulai dilaksanakan pada 2027.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kudus, Amad Mochamad, mengungkapkan pihaknya tengah mengurus penyelesaian dokumen teknis dan persyaratan lingkungan sebagai prasyarat pelaksanaan konstruksi.
Menurutnya, tahapan persiapan proyek tersebut terus berjalan sesuai rencana. Sejumlah dokumen utama yang menjadi dasar pembangunan bahkan telah diselesaikan pada tahun sebelumnya sebagai bagian dari kesiapan proyek strategis di sektor kesehatan tersebut.
Amad mengatakan dokumen Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) telah rampung pada 2025 dan akan menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan RSUD Sunan Muria.
“Saat ini prosesnya masih berjalan. Pada tahun 2025, kami telah menyelesaikan dokumen Feasibility Study (FS) serta Masterplan DED (Detail Engineering Design),” ujar Amad, Kamis 6 Agustus 2026.
Pada tahun ini, pihaknya memprioritaskan penyelesaian dokumen lingkungan dan berbagai perizinan teknis. Salah satu tahapan yang telah dituntaskan ialah penyusunan Analisis Dampak Lalu Lintas (AMDALalin), yang menjadi salah satu persyaratan sebelum pembangunan fisik dimulai.
Sementara itu, penyusunan dokumen Persetujuan Teknis dan Rincian Teknis (Pertek Rintek) masih berlangsung dan ditargetkan rampung sesuai masa kontrak pada Agustus 2026. Adapun dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.
Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Inaproc, penyusunan dokumen AMDAL telah melalui proses tender. Paket pekerjaan tersebut memiliki Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp613 juta dan dikerjakan oleh PT Tumbuh Jaya Desain dengan nilai hasil negosiasi Rp605 juta.
Jika seluruh dokumen teknis dan persyaratan lingkungan selesai sesuai jadwal, pembangunan tahap awal RSUD Sunan Muria akan dimulai pada 2027.
Amad mengatakan Pemkab Kudus telah mengusulkan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk memulai pekerjaan konstruksi.
“Kehadiran rumah sakit baru ini diharapkan mampu memperluas jangkauan dan meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Gebog dan sekitarnya,” ujarnya.
Jurnalis: Nisa Hafizhotus S.
Editor: Rosyid











