JAKARTA, Harianmuria.com – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan KPK telah melakukan OTT terhadap Bupati Pemalang pada Rabu, 29 Juli 2026.
“Benar,” ujarnya kepada para jurnalis di Jakarta.
Dalam rangkaian OTT di Pemalang, KPK turut membawa istri Bupati Pemalang Noor Faizah Maenofie pada Rabu dini hari.
Selain itu, dari informasi yang dihimpun, KPK juga menyegel ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemalang serta dua unit rumah di Perumahan Mutiara Residence, Kelurahan Mulyoharjo pada Selasa, 28 Juli 2026 malam.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Sebelumnya KPK sempat melakukan rapat koordinasi pencegahan korupsi dengan Bupati Pemalang dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang di Gedung Merah Putih KPK pada 16 Juni 2025.
KPK menyoroti tiga titik rawan korupsi di Pemkab Pemalang, seperti penganggaran, pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan sumber daya manusia.
Pada kesempatan itu, Bupati Pemalang menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan demi kesejahteraan masyarakat. Dia juga mengatakan pihaknya belajar dari peristiwa OTT terhadap Bupati Pemalang periode 2021-2025 Mukti Agung Wibowo.
“Kejadian terdahulu membuat kami bersama-sama untuk serius melakukan perbaikan sehingga dorongan KPK dapat membuat kami lebih percaya diri agar dapat senafas dan seirama,” kata dia pada pertemuan 16 Juni 2025 tersebut.
Diketahui, Anom Widyantoro bersama Nurkholes baru terpilih pada Pilkada 2024. Mereka dilantik bersama kepala daerah lainnya pada 20 Februari 2025. Pasangan ini didukung oleh koalisi Partai Golkar, Perindo, PSI, Gelora, dan Partai Buruh.
Adapun pada semester awal 2026, KPK telah melakukan OTT lima bupati di wilayah Jawa Tengah, yakni Bupati Pati Sudewo pada Januari; Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Maret; Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada Juli disusul Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.
Jurnalis: Anta











