JEPARA, Harianmuria.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Jepara berlangsung berbeda. Alih-alih turun ke jalan untuk demonstrasi, ribuan buruh dari berbagai perusahaan memilih menggelar kegiatan sosial yang dipusatkan di Lapangan Pantai Bandengan, Jumat, 1 Mei 2026.
Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar (Gus Hajar), mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit). Momentum tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pekerja dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis.
Dalam sambutannya, Gus Hajar menekankan pentingnya kolaborasi tripartit di tengah tantangan ekonomi global. Ia menyebut kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja sebagai fondasi utama dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat dan berkelanjutan.
“Kita dorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan produktif di Jepara,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan capaian investasi daerah yang mencapai Rp1,995 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 36.550 orang.
“Sepanjang tahun 2025, tercatat 32.898 lowongan kerja tersedia serta pelatihan kompetensi yang diikuti 452 pencari kerja,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan May Day tahun ini berlangsung aman dan penuh semangat kebersamaan. Ia berharap hubungan industrial di Jepara tetap kondusif dan saling menguatkan.
“Kita ingin hubungan industrial di Jepara terus guyub dan solid,” ujarnya.
Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, aksi bersih pantai, donor darah, serta penyaluran santunan kepada Yayasan Bina Insani Jepara dan Yayasan Putri Aisyiyah Jepara.
Peringatan May Day 2026 secara nasional mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja,” yang tercermin dalam kegiatan sosial yang digelar para buruh di Jepara.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid











