• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

300 Hektare Tambak Ikan Air Payau di Mangunharjo Semarang Terdampak Rob

Rosyid by Rosyid
24 April 2026
in Semarang, News
79 1
Kawasan tambak budidaya ikan air payau yang terdampak rob di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Kamis, 23 April 2026. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

Kawasan tambak budidaya ikan air payau yang terdampak rob di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Kamis, 23 April 2026. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

619
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Tambak budidaya ikan air payau di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, terdampak banjir rob yang kian meluas. Dampaknya, hasil produksi perikanan mengalami penurunan signifikan.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Soenarto, mengungkapkan bahwa sekitar 300 hektare lahan tambak terdampak abrasi dan kondisi alam pesisir.

“Saya cukup sedih untuk melihat pengendara itu. Kemarin hasil diskusi kita dengan teman-teman di sana itu hampir 300 hektare. Terdampak atas kondisi alam gitu,” ujarnya, Kamis, 23 April 2026.

Ia menjelaskan, kerusakan tambak semakin terlihat saat air laut pasang. Struktur galengan yang sebelumnya masih tampak ketika air surut, hilang saat rob datang.

“Kalau sudah terkena rob, galengan itu hilang. Kondisi lahan jadi tidak potensial lagi untuk budidaya ikan air payau,” ujarnya.

Kondisi tersebut memaksa sebagian petambak meninggalkan metode budidaya tradisional. Sebagian memilih berpindah lokasi, sementara lainnya mengalihfungsikan tambak menjadi lokasi pemancingan yang dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif.

Menurut Soenarto, fenomena ini tidak hanya terjadi di Semarang, tetapi juga melanda wilayah pesisir utara Jawa lainnya seperti Demak, Kendal, dan Pekalongan.

“Ini bukan hanya persoalan Semarang, tapi hampir seluruh Pantura terdampak. Jadi perlu solusi yang sifatnya nasional,” tegasnya.

Pemerintah Kota Semarang, lanjut dia, telah berkoordinasi dengan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) untuk mencari solusi penanganan yang lebih komprehensif.

“Kemarin kita coba koordinasi dengan Badan Otorita Pantura Jawa, kebetulan senior kita ada di sana, itu menjadi titipan kita untuk disolusikan oleh nasional gitu,” katanya.

Ia menilai penanganan di tingkat daerah saja tidak cukup untuk mengatasi dampak rob dan penurunan muka tanah yang terus berlangsung, sehingga diperlukan dukungan pemerintah pusat.

“Sehingga kami berharap mendapat dukungan dari pemerintah pusat,” katanya.

Terkait pengembangan tambak modern seperti keramba, peluang investasi dinilai tetap terbuka, meski masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kebutuhan modal besar dan kepastian status lahan.

“Kalau untuk tambak modern, itu lebih ke investor. Karena butuh belanja modal yang besar dan banyak variabel yang harus dihitung, termasuk status kepemilikan lahan,” jelasnya.

Untuk saat ini, pemerintah memprioritaskan upaya penanganan bagi petambak kecil yang masih mengandalkan sistem budidaya tradisional.

“Jadi kami lebih ke petambak atau petani kita yang kecil gitu ya, yang mereka masih tradisional dan sebagainya,” katanya.

Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Semarangrobsemarang hari ini
SummarizeShare44SendShare
Previous Post

Tradisi Guyang Cekathak Kudus Diakui Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Next Post

Jauh dari HET, Harga MinyaKita di Blora Tembus Rp21 Ribu

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
580

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
707

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
983

SEMARANG, Harianmuria.com - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkantor di Gedung Pandanaran, di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang belum melakukan persiapan pindahan. Sejumlah kepala OPD mengaku masih...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi bisnis startup. (Freepik/Harianmuria.com)

Ingin Mulai Bisnis? Inilah Kiat Bangun Startup bagi Generasi Milenial

21 Mei 2023
578
Program PMT Anak Stunting di Rembang Bakal Dialihkan ke SPPG

Program PMT Anak Stunting di Rembang Bakal Dialihkan ke SPPG

3 Maret 2026
583

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya