GROBOGAN, Harianmuria.com – Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, meninjau kegiatan pelacakan atau tracing penyakit tuberculosis (TBC) di Puskesmas Godong 1, Kabupaten Grobogan, Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanggulangan TBC melalui skrining X-Ray serta pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak serumah dan erat pasien. Program tersebut juga terintegrasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes memastikan pelaksanaan tracing berjalan optimal, mulai dari proses skrining hingga distribusi obat kepada pasien. Pihaknya juga menekankan pentingnya deteksi dini sebagai kunci memutus rantai penularan TBC di masyarakat.
Sementara itu Wakil Bupati Grobogan, Sugeng Prasetya, menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan tersebut melalui penanganan intensif, termasuk pemeriksaan terhadap kontak serumah pasien.
“Ada 2.488 orang, keluarga besar yang masih satu rumah ikut kita periksa,” ujarnya.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Grobogan menargetkan pemeriksaan lebih luas terhadap 9.000 hingga 14.000 orang yang berisiko terpapar TBC.
Ia berharap kunjungan dari pemerintah pusat mampu mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga program penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto, yang turut mendampingi Wamnekes berharap upaya terpadu penanganan TBC ini mampu menekan angka kasus secara signifikan.
“Harapannya nanti kasus TBC di Grobogan nol,” ujarnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











