PATI, Harianmuria.com – Komisi C DPRD Kabupaten Pati bersama lintas komisi dan instansi memberikan atensi terhadap tingginya kasus campak.
Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menilai Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial telah kecolongan dengan adanya temuan 20 kasus positif campak yang tercatat tertinggi ketiga se-Jawa Tengah.
“Kita akan komunikasi dengan dinas sosial dan dinas kesehata, bersama lintas komisi akan kita komunikasikan. Tapi kita harus bicara berbasis data, berapa oragnya, di mana orangnya. Setelah ada data baru kita tindak, jangan hanya dari cerita,” terangnya, Senin, 6 April 2026.
Pihaknya juga akan memanggil Dinkes dan Dinsos untuk penyelesaian masalah kesehatan tersebut. Ia menegaskan bahwa dewan siap membantu apabila butuh anggaran dalam menangani kasus campak.
“Ini menjadi catatan bagi kami bahwa dinas sosial dan dinas kesehatan kecolongan, kita di DPRD akan kawal terus. Bagaimana kok bisa jadi seperti ini dimana hambatannya,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











