• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 6, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Longsor di Bantaran Sungai Glugu Grobogan, 3 Rumah Terancam Ambruk

ulfa puspa by ulfa puspa
27 Maret 2026
in Grobogan, News
68 1
Warga di sekitar bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan gotong royong membongkar rumah terdampak longsoran, Kamis, 26 Maret 2026. (Dok for Harianmuria.com)

Warga di sekitar bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan gotong royong membongkar rumah terdampak longsoran, Kamis, 26 Maret 2026. (Dok for Harianmuria.com)

532
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GROBOGAN, Harianmuria.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan pada Rabu, 25 Maret 2026 malam memicu longsor di bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo.

Bantaran yang terkikis akhirnya ambrol, memicu retakan tanah yang perlahan merambat hingga ke area permukiman. Para warga yang tinggal didekat bantaran Sungai Glugu menjadi cemas akibat peristiwa tersebut.

Situasi itu pertama kali disadari warga saat kondisi rumah mulai menunjukkan tanda-tanda tidak wajar.

Warga juga telah melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah desa pada Kamis, 26 Maret 2026 dini hari karena beberapa bangunan terlihat miring.

Kepala Desa Bandungharjo, Suwadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut retakan tanah muncul setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur selama berjam-jam.

“Tanah retak terjadi setelah hujan deras. Akibatnya beberapa rumah warga mengalami kerusakan, bahkan ada yang kondisinya sudah ndoyong atau miring,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.

Sedikitnya tiga rumah warga terdampak dalam kejadian ini, masing-masing milik Suladi, Agus Sapardi, dan Pariyem. Dari ketiganya, rumah Suladi menjadi yang paling parah karena posisinya berada paling dekat dengan titik longsor.

Kondisi bangunan yang dinilai tidak lagi aman membuat rumah tersebut harus segera dibongkar. Keputusan itu diambil demi menghindari risiko roboh yang bisa membahayakan penghuni.

“Rumah Pak Suladi sudah dibongkar karena dikhawatirkan roboh. Penghuninya juga sudah tidak berani menempati rumah itu lagi,” jelas Suwadi.

Proses pembongkaran dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar. Selain membongkar bagian yang rawan runtuh, warga juga membantu memindahkan barang-barang milik korban agar tidak tertimbun jika longsor susulan terjadi.

Sementara itu, dua rumah lainnya milik Agus Sapardi dan Pariyem mengalami retakan di sejumlah bagian bangunan. Meski belum dibongkar, kondisi tanah di sekitar rumah masih labil dan berpotensi membahayakan.

Warga setempat menyebut longsor terjadi secara bertahap. Retakan kecil awalnya muncul seiring hujan yang semakin deras, kemudian melebar hingga akhirnya bantaran sungai ambrol dan menyebabkan bagian belakang rumah ikut turun.

“Awalnya tanah retak sedikit, lama-lama melebar. Karena hujan deras terus, akhirnya pinggir sungai ambrol,” ungkap salah satu warga.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat kerusakan bangunan dan pembongkaran rumah yang terpaksa dilakukan.

Hingga kini, warga bersama pemerintah desa masih terus memantau kondisi bantaran Sungai Glugu. Potensi longsor susulan masih menjadi ancaman, terutama jika hujan deras kembali turun.

Pemerintah desa juga telah melaporkan kejadian ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan agar segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami berharap ada langkah cepat dari pihak terkait supaya tidak terjadi longsor susulan yang lebih besar,” ucapnya.

Suwadi mengimbau warga, khususnya yang dekat bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia juga diminta segera melapor apabila muncul retakan baru atau tanda-tanda pergerakan tanah.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita GroboganGroboganKabupaten GroboganLongsor
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Bupati Rembang Ungkap Izin Nelayan Tersendat Bikin PAD Terhambat

Next Post

Perbaikan Jalan di Pati Belum Dilanjut, Plt Bupati Tunggu Asistensi KPK

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
513

GROBOGAN, Harianmuria.com – Suasana penuh tawa dan semangat mewarnai kegiatan Lomba Gendong Istri yang digelar Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) Grobogan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun...

DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

by ulfa puspa
5 Agustus 2026
565

GROBOGAN, Harianmuria.com – Sejumlah fraksi di DPRD Grobogan menyoroti rencana penyertaan modal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun 2027 dalam rapat paripurna Rabu,...

Masuk Puncak Kemarau 2026, 18 Kecamatan di Grobogan Rawan Karhutla

Masuk Puncak Kemarau 2026, 18 Kecamatan di Grobogan Rawan Karhutla

by ulfa puspa
5 Agustus 2026
516

GROBOGAN, Harianmuria.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan mengungkap 18 kecamatan masuk dalam kategori rawan kebakaran pada musim kemarau 2026. Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri...

Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Grobogan Belum Siap, Pemkab Bidik Tanah di Kalongan

Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Grobogan Belum Siap, Pemkab Bidik Tanah di Kalongan

by ulfa puspa
4 Agustus 2026
514

GROBOGAN, Harianmuria.com – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Grobogan belum terealisasi hingga Agustus 2026. Pemerintah terkendala penentuan lahan pembangunan. Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan, Anang Armunanto, mengatakan...

Load More

BERITA UTAMA

Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

6 Agustus 2026
513
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
525
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
516
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • 16 Jembatan Garuda Selesai Dibangun di Blora, Jadi Akses Penghubung Antar Wilayah

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Dinkes Selidiki Puluhan Siswa dan Guru SMPN 5 Rembang Diare yang Dikaitkan Karena MBG

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Ekonomi Menggeliat, Kendal Dipilih Jadi Lokasi Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional II

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Dinkesda Blora menyebut kenaikan 145 kasus HIV hingga Agustus 2025 sebagai hasil dari screening masif yang kini lebih gencar dilakukan.

HIV di Blora Naik 145 Kasus, Dinkesda: Efek Screening Masif

29 September 2025
561
LELANG: Pengelola makam Syekh Ahmad Mutamakkin saat membentangkan kain kelambu. (Istimewa/Harianmuria.com)

Mengulik Tradisi Lelang Kelambu Makam Waliyullah di Pati

9 September 2022
927

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya