• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Longsor di Bantaran Sungai Glugu Grobogan, 3 Rumah Terancam Ambruk

ulfa puspa by ulfa puspa
27 Maret 2026
in Grobogan, News
70 1
Warga di sekitar bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan gotong royong membongkar rumah terdampak longsoran, Kamis, 26 Maret 2026. (Dok for Harianmuria.com)

Warga di sekitar bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan gotong royong membongkar rumah terdampak longsoran, Kamis, 26 Maret 2026. (Dok for Harianmuria.com)

543
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GROBOGAN, Harianmuria.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan pada Rabu, 25 Maret 2026 malam memicu longsor di bantaran Sungai Glugu, Dusun Majenang, Desa Bandungharjo.

Bantaran yang terkikis akhirnya ambrol, memicu retakan tanah yang perlahan merambat hingga ke area permukiman. Para warga yang tinggal didekat bantaran Sungai Glugu menjadi cemas akibat peristiwa tersebut.

Situasi itu pertama kali disadari warga saat kondisi rumah mulai menunjukkan tanda-tanda tidak wajar.

Warga juga telah melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah desa pada Kamis, 26 Maret 2026 dini hari karena beberapa bangunan terlihat miring.

Kepala Desa Bandungharjo, Suwadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut retakan tanah muncul setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur selama berjam-jam.

“Tanah retak terjadi setelah hujan deras. Akibatnya beberapa rumah warga mengalami kerusakan, bahkan ada yang kondisinya sudah ndoyong atau miring,” ujarnya, Jumat, 27 Maret 2026.

Sedikitnya tiga rumah warga terdampak dalam kejadian ini, masing-masing milik Suladi, Agus Sapardi, dan Pariyem. Dari ketiganya, rumah Suladi menjadi yang paling parah karena posisinya berada paling dekat dengan titik longsor.

Kondisi bangunan yang dinilai tidak lagi aman membuat rumah tersebut harus segera dibongkar. Keputusan itu diambil demi menghindari risiko roboh yang bisa membahayakan penghuni.

“Rumah Pak Suladi sudah dibongkar karena dikhawatirkan roboh. Penghuninya juga sudah tidak berani menempati rumah itu lagi,” jelas Suwadi.

Proses pembongkaran dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar. Selain membongkar bagian yang rawan runtuh, warga juga membantu memindahkan barang-barang milik korban agar tidak tertimbun jika longsor susulan terjadi.

Sementara itu, dua rumah lainnya milik Agus Sapardi dan Pariyem mengalami retakan di sejumlah bagian bangunan. Meski belum dibongkar, kondisi tanah di sekitar rumah masih labil dan berpotensi membahayakan.

Warga setempat menyebut longsor terjadi secara bertahap. Retakan kecil awalnya muncul seiring hujan yang semakin deras, kemudian melebar hingga akhirnya bantaran sungai ambrol dan menyebabkan bagian belakang rumah ikut turun.

“Awalnya tanah retak sedikit, lama-lama melebar. Karena hujan deras terus, akhirnya pinggir sungai ambrol,” ungkap salah satu warga.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat kerusakan bangunan dan pembongkaran rumah yang terpaksa dilakukan.

Hingga kini, warga bersama pemerintah desa masih terus memantau kondisi bantaran Sungai Glugu. Potensi longsor susulan masih menjadi ancaman, terutama jika hujan deras kembali turun.

Pemerintah desa juga telah melaporkan kejadian ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan agar segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami berharap ada langkah cepat dari pihak terkait supaya tidak terjadi longsor susulan yang lebih besar,” ucapnya.

Suwadi mengimbau warga, khususnya yang dekat bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia juga diminta segera melapor apabila muncul retakan baru atau tanda-tanda pergerakan tanah.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita GroboganGroboganKabupaten GroboganLongsor
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Bupati Rembang Ungkap Izin Nelayan Tersendat Bikin PAD Terhambat

Next Post

Perbaikan Jalan di Pati Belum Dilanjut, Plt Bupati Tunggu Asistensi KPK

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

DPRD Grobogan Setujui Propemperda Penyesuaian Kelembagaan BPBD

DPRD Grobogan Setujui Propemperda Penyesuaian Kelembagaan BPBD

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
504

GROBOGAN, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Grobogan menyetujui perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 terkait penyesuaian kelembagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah...

Kukuhkan Pengurus FTBM, Bupati Grobogan Dorong Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

Kukuhkan Pengurus FTBM, Bupati Grobogan Dorong Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
528

GROBOGAN, Harianmuria.com – Bupati Grobogan Setyo Hadi mengukuhkan pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Literasi Kabupaten Grobogan dalam rangkaian pembukaan Festival Literasi di JIG Laksana Mall pada Selasa,...

Serikat Buruh Usul UMK Grobogan 2025 Dinaikkan 13 Persen, Jadi Segini

Naskah UU Ketenagakerjaan Belum Dipublikasikan, Buruh Grobogan Pertimbangkan Judicial Review

by Sekar Sari
12 Oktober 2026
527

GROBOGAN, Harianmuria.com - Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan oleh DPR RI mendapat respons positif dari buruh Kabupaten Grobogan. Namun, para buruh masih dibayangi ketidakpastian lantaran naskah undang-undang maupun naskah...

Hewan Ternak Turut Dibawa saat Shalat Istisqa di Grobogan, Ini Maknanya

Hewan Ternak Turut Dibawa saat Shalat Istisqa di Grobogan, Ini Maknanya

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
517

GROBOGAN, Harianmuria.com – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Grobogan, selama lebih dari lima bulan membuat warga Desa Tanggungharjo kesulitan mendapatkan air bersih, Sabtu, 10 Oktober 2026.  Berharap hujan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
541
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Seribu Batu Semliro Kudus: Wisata Kuliner dan Spot Instagramable di Lereng Muria

Seribu Batu Semliro Kudus: Wisata Kuliner dan Spot Instagramable di Lereng Muria

21 Juni 2025
776
Desa Karangmulyo Kendal Difogging Usai 5 Anak Dilaporkan Demam Dengue

Desa Karangmulyo Kendal Difogging Usai 5 Anak Dilaporkan Demam Dengue

8 Mei 2026
585

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya