KUDUS, Harianmuria.com – Proses seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus masih berlangsung. Namun, hingga menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar yang mendaftar tercatat masih minim.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus, Tulus, mengungkapkan bahwa sampai Jumat, 20 Februari 2026, baru dua orang yang tercatat mengakses dan mengisi pendaftaran melalui sistem daring.
“Sudah ada dua orang yang melamar. Satu dari Kudus dan satu lagi dari luar Kudus,” ujar Tulus.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa keduanya belum dapat dikategorikan sebagai pendaftar resmi. Hal itu karena berkas persyaratan administrasi belum diunggah secara lengkap dalam sistem.
“Yang bersangkutan belum mengunggah berkas-berkas persyaratan. Jadi belum submit, sehingga belum bisa dikatakan pendaftar sebenarnya,” jelasnya.
Tulus mengatakan pihaknya masih membuka peluang bagi calon pelamar lain untuk mendaftar hingga batas waktu yang ditentukan.
Sesuai ketentuan, seleksi dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya apabila terdapat sedikitnya empat pendaftar yang telah melengkapi berkas administrasi.
Tulus menekankan pentingnya partisipasi luas dalam seleksi tersebut untuk menjaring figur Sekda yang memiliki kapasitas, integritas, serta pengalaman dalam mendukung tata kelola pemerintahan daerah.
“Pengumuman nanti besok malam pukul 23.59 sesuai waktu server BKN. Kalau belum memenuhi minimal empat pendaftar, akan kami laporkan dulu ke BKN, apakah diperkenankan dilakukan perpanjangan atau ada kebijakan lain,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Kudus membuka seleksi terbuka Sekda sejak 6 hingga 20 Februari 2026. Proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui sistem yang terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pengumuman seleksi telah dipublikasikan melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Kudus pada 6 Februari 2026. Seleksi ini digelar menyusul akan berakhirnya masa tugas Sekda Kudus saat ini, Revlisianto Subekti, pada April 2026.
Setelah penutupan pendaftaran, panitia seleksi dijadwalkan melakukan verifikasi dan penilaian administrasi pada 21–22 Februari 2026. Hasil tahapan ini akan menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke proses seleksi berikutnya dalam pengisian jabatan strategis tersebut.
Jurnalis: Mohammad Fahtur Rohman
Editor: Rosyid











