SALATIGA, Harianmuria.com – Angka kemiskinan di Kota Salatiga mengalami penurunan sebesar 0,37 persen. Capaian itu menempatkan Salatiga sebagai kota dengan tingkat kemiskinan terendah kedua di Jawa Tengah, setelah Kota Semarang.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Salatiga, Agus Kadaryanto, menyampaikan bahwa hasil sensus ekonomi Februari 2025 menunjukkan capaian positif.
“Penurunan ini cukup baik dan membuktikan bahwa program-program pengentasan kemiskinan di Kota Salatiga berjalan efektif,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 September 2025.
Data Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan
Agus menambahkan, data hasil sensus ekonomi akan menjadi acuan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah ke depan.
“Kami berharap data ini bisa memberikan gambaran kondisi perekonomian di Salatiga dan menjadi dasar penyusunan program pengentasan kemiskinan selanjutnya,” jelasnya.
BPS juga mulai menyiapkan Sensus Ekonomi 2026 dan meminta dukungan dari Pemkot Salatiga agar partisipasi masyarakat semakin tinggi.
Pemkot Salatiga Dukung Sensus Ekonomi 2026
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyambut baik capaian tersebut sekaligus mendukung penuh pelaksanaan sensus tahun depan.
“Informasi sensus akan kami sampaikan hingga ke pengampu wilayah, bhabinsa, dan bhabinkamtibmas, agar petugas sensus bisa bekerja lebih mudah,” katanya.
Robby menilai, pertumbuhan UMKM di Salatiga yang terus berkembang menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka kemiskinan.
“Semoga tren positif ini berlanjut dan hasil sensus ekonomi mendatang bisa makin baik,” pungkasnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki









