• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 6, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sulit Cari Kerja, Ratusan Warga Blora Adu Nasib Jadi TKI di Luar Negeri

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
8 April 2025
in News, Blora
68 4
Ilustrasi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan. (Antaranews/Harianmuria.com)

Ilustrasi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan. (Antaranews/Harianmuria.com)

553
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Sulitnya mencari pekerjaan membuat ratusan warga Blora memilih mengadu nasib untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Data Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Dinperinaker) Blora menunjukkan, hingga akhir tahun 2024 tercatat 150 orang warga Blora yang menjadi pekerja migran.

Menurut Kepala Dinperinaker Blora Endro Budi Darmawan, faktor ekonomi dan gaji yang besar di luar negeri dibanding di negara sendiri menjadi alasan warga untuk menjadi TKI.

“Tren jumlah TKI dari Blora meningkat. Warga yang menjadi TKI tahun lalu berasal dari 16 kecamatan,” katanya, Senin (7/4/2025).

Endro menjelaskan, TKI terbanyak dari Kecamatan Todanan yakni 61 orang, disusul Kecamatan Cepu 14 orang dan Kecamatan Blora 11 orang. Tujuan mereka di negara Malaysia, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan (Korsel), Yordania, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Kroasia, Singapura, Polandia.

“Kebanyakan pekerja migran ini menjadi asisten rumah tangga, pekerja perkapalan, dan pekerja pabrik,” ungkapnya.

Salah seorang warga di Kecamatan Randublatung, Santi, mengungkapkan keinginannya untuk berangkat ke negara Taiwan untuk mengadu nasib. Ia menyebut sulitnya mencari pekerjaan dan ingin meningkatkan ekonomi keluarga menjadi alasan dirinya ingin menjadi TKI.

Saat ini Santi tengah belajar dan kursus bahasa agar nantinya bisa lebih lancar berkomunikasi di negara tujuan.

“Di sini juga susah mencari kerja, pengin sekalian merantau ke luar negeri. Hasilnya nanti untuk bangun rumah,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan oleh salah satu warga Cepu yang enggan disebut namanya. Ia ingin menjadi TKI di Korsel untuk memperbaiki ekonomi keluarga, karena saat ini sulit mencari pekerjaan.

“Saya sudah ikut pelatihan bahasa Korea, dan kemungkinan tahun ini berangkat,” tutur pria 23 tahun itu.

Pria tamatan SMA tersebut mengaku kesehariannya bekerja membantu orang tuanya berjualan bahan dapur dan sayuran. Setiap pagi ia belanja di pasar kemudian berjualan di halaman rumah. Beberapa kali, dirinya berjualan sambil menggunakan rengkek.

‘Beberapa kali saya jualan keliling menggunakan rengkek, menyediakan jasa pembelian bahan masakan ibu-ibu ketika ada hajatan,” tuturnya.

Dinperinaker Blora menghimbau agar para calon pekerja migran yang ingin berangkat melalui agensi resmi. Sebab jika melalui jalur ilegal, pemerintah akan sulit memberikan bantuan jika terjadi masalah saat bekerja.

“Pastikan PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) resmi, dan sebelum berangkat mendaftar dulu di Disperinaker,” kata Endro.

Ia juga mewanti-wanti warga jangan sampai tertipu calo yang menjanjikan gaji besar, tapi dengan cara menjadi TKI ilegal. “Untuk kasus ini biasanya di desa-desa, tapi untuk saat ini di Blora tidak ada laporan terkait itu,” tutup Endro.

(HANAFI – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: bloraInfo Blorapekerja migranPekerja Migran IndonesiaTKI
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

89 Persen Jemaah Haji Kudus Sudah Lunasi BPIH, Pelunasan Ditutup 17 April

Next Post

Selama Libur Lebaran, 20.167 Orang Kunjungi Destinasi Wisata Milik Pemkab Kudus

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Konferensi Pers KP2MI soal SMK Go Global

SMK Go Global Dibuka 12 Agustus, Simak Syarat dan Peluang Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
5 Agustus 2026
512

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membuka pendaftaran Program SMK Go Global mulai 12 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi talenta muda Indonesia yang...

Konferensi PErs KP2MI

KP2MI Jamin Pemulangan PMI Korban TPPO, Bisa Kembali Berkumpul dengan Keluarga

by Redaksi
5 Agustus 2026
510

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menjamin pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dapat kembali ke rumah masing-masing dengan...

KP2MI Percepat MoU dengan Portugal, Peluang PMI Terampil Bekerja di Eropa Makin Terbuka

KP2MI Percepat MoU dengan Portugal, Peluang PMI Terampil Bekerja di Eropa Makin Terbuka

by Basuki
5 Agustus 2026
516

JAKARTA, Harianmuria.com – Pemerintah Indonesia terus memperluas peluang kerja internasional bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terampil. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan penempatan...

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

by ulfa puspa
5 Agustus 2026
526

BLORA, Harianmuria.com – Sempat didemo dengan aksi penanaman pisang pada 27 November 2025, ruas jalan Sambong–Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora akhirnya dapat anggaran perbaikan Rp500 juta. Diketahui, Desa...

Load More

BERITA UTAMA

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
506
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
526
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
516
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 16 Jembatan Garuda Selesai Dibangun di Blora, Jadi Akses Penghubung Antar Wilayah

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ekonomi Menggeliat, Kendal Dipilih Jadi Lokasi Visitasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional II

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Lentog Tanjung, salah satu kuliner khas Kudus. (Instagram @naha_hanif7/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Kuliner Khas Kudus Kota Kretek yang Wajib Dicoba

22 September 2022
971
Kasus HIV di Blora Capai 62 Orang, Mayoritas Usia Produktif

Kasus HIV di Blora Capai 62 Orang, Mayoritas Usia Produktif

3 Juni 2026
572

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya