• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sulit Cari Kerja, Ratusan Warga Blora Adu Nasib Jadi TKI di Luar Negeri

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
8 April 2025
in News, Blora
69 4
Ilustrasi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan. (Antaranews/Harianmuria.com)

Ilustrasi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan. (Antaranews/Harianmuria.com)

562
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Sulitnya mencari pekerjaan membuat ratusan warga Blora memilih mengadu nasib untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Data Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Dinperinaker) Blora menunjukkan, hingga akhir tahun 2024 tercatat 150 orang warga Blora yang menjadi pekerja migran.

Menurut Kepala Dinperinaker Blora Endro Budi Darmawan, faktor ekonomi dan gaji yang besar di luar negeri dibanding di negara sendiri menjadi alasan warga untuk menjadi TKI.

“Tren jumlah TKI dari Blora meningkat. Warga yang menjadi TKI tahun lalu berasal dari 16 kecamatan,” katanya, Senin (7/4/2025).

Endro menjelaskan, TKI terbanyak dari Kecamatan Todanan yakni 61 orang, disusul Kecamatan Cepu 14 orang dan Kecamatan Blora 11 orang. Tujuan mereka di negara Malaysia, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan (Korsel), Yordania, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Kroasia, Singapura, Polandia.

“Kebanyakan pekerja migran ini menjadi asisten rumah tangga, pekerja perkapalan, dan pekerja pabrik,” ungkapnya.

Salah seorang warga di Kecamatan Randublatung, Santi, mengungkapkan keinginannya untuk berangkat ke negara Taiwan untuk mengadu nasib. Ia menyebut sulitnya mencari pekerjaan dan ingin meningkatkan ekonomi keluarga menjadi alasan dirinya ingin menjadi TKI.

Saat ini Santi tengah belajar dan kursus bahasa agar nantinya bisa lebih lancar berkomunikasi di negara tujuan.

“Di sini juga susah mencari kerja, pengin sekalian merantau ke luar negeri. Hasilnya nanti untuk bangun rumah,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan oleh salah satu warga Cepu yang enggan disebut namanya. Ia ingin menjadi TKI di Korsel untuk memperbaiki ekonomi keluarga, karena saat ini sulit mencari pekerjaan.

“Saya sudah ikut pelatihan bahasa Korea, dan kemungkinan tahun ini berangkat,” tutur pria 23 tahun itu.

Pria tamatan SMA tersebut mengaku kesehariannya bekerja membantu orang tuanya berjualan bahan dapur dan sayuran. Setiap pagi ia belanja di pasar kemudian berjualan di halaman rumah. Beberapa kali, dirinya berjualan sambil menggunakan rengkek.

‘Beberapa kali saya jualan keliling menggunakan rengkek, menyediakan jasa pembelian bahan masakan ibu-ibu ketika ada hajatan,” tuturnya.

Dinperinaker Blora menghimbau agar para calon pekerja migran yang ingin berangkat melalui agensi resmi. Sebab jika melalui jalur ilegal, pemerintah akan sulit memberikan bantuan jika terjadi masalah saat bekerja.

“Pastikan PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia) resmi, dan sebelum berangkat mendaftar dulu di Disperinaker,” kata Endro.

Ia juga mewanti-wanti warga jangan sampai tertipu calo yang menjanjikan gaji besar, tapi dengan cara menjadi TKI ilegal. “Untuk kasus ini biasanya di desa-desa, tapi untuk saat ini di Blora tidak ada laporan terkait itu,” tutup Endro.

(HANAFI – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: bloraInfo Blorapekerja migranPekerja Migran IndonesiaTKI
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

89 Persen Jemaah Haji Kudus Sudah Lunasi BPIH, Pelunasan Ditutup 17 April

Next Post

Selama Libur Lebaran, 20.167 Orang Kunjungi Destinasi Wisata Milik Pemkab Kudus

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) menandatangani Nota Kesepahaman di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

Perkuat Kemandirian Ekonomi, KP2MI Gandeng FPPI Berdayakan Perempuan Pekerja Migran Indonesia

by Redaksi
16 Oktober 2026
515

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan pekerja migran Indonesia (PMI) dan keluarganya. Kolaborasi tersebut...

SMPN 1 Sambong Blora Sedang Direvitaliasi, 192 Siswa Belajar di Luar Kelas

SMPN 1 Sambong Blora Sedang Direvitaliasi, 192 Siswa Belajar di Luar Kelas

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
514

BLORA, Harianmuria.com – SMP Negeri 1 Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, mendapatkan alokasi anggaran revitalisasi Rp1,9 miliar tahun anggaran 2026 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dengan...

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
544

BLORA, Harianmuria.com – Kabupaten Blora kembali menarik perhatian investor internasional di sektor energi terbarukan. Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Blora menerima kunjungan dari calon investor asal Jepang, Toho Gas,...

Menteri P2MI Mukhtarudin (kanan) dan Menteri Perindustrian Sarmuji usai penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balai Diklat Industri (BDI), Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

KP2MI dan Kemenperin Perluas SMK Go Global, 1.066 Calon PMI Disiapkan Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
15 Oktober 2026
524

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kerja sama untuk menyiapkan lulusan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
544
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
530
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
547

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Dua RSUD di Blora, yaitu RSUD Blora dan RSUD Cepu, kini membayar gaji pegawai menggunakan anggaran BLUD tanpa subsidi APBD.

RSUD Blora Catat Lonjakan Pendapatan dan Kualitas Layanan Sejak Berstatus BLUD

1 Oktober 2025
653
Nampak kawasan wisata Rawa Pening yang harus segera ditata ulang. (Hesty Imaniar | Harianmuria.com)

Disparta Semarang Segera Ajukan Anggaran Penataan Rawa Pening

13 Januari 2025
598

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya