SEMARANG, Harianmuria.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong pemerintah menjaga stabilitas harga dan stok pangan pada bulan Ramadhan.
“Jangan sampai kecolongan tiba-tiba terjadi lonjakan harga dan kita terlambat mengantisipasinya,” ujarnya, Sabtu, 14 Februari 2026.
Saleh menegaskan pemerintah harus intens memantau serta sigap dan waspada terhadap pergerakan harga bahan pangan di Jateng.
“Gejolak harga harus diwaspadai karena kalau sampai terjadi, dampaknya bisa kemana-mana. Karenanya, kalau sampai ada indikasi ada pihak-pihak yang mencoba mempermainkan harga bahan pangan, saya minta dilakukan tindakan tegas,” tegasnya.
Menurutnya butuh kolaborasi berbagai pihak namun Pemprov Jateng tetap harus menjadi inisiator dalam menjaga stabilitas pangan di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat.
Saleh berpendapat secara umum pasok bahan pangan, khususnya di Jawa Tengah, masih seimbang. Sepanjang tahun 2025, tidak ada peristiwa gagal panen yang ekstrem, sehingga secara logis pasok pangan cukup aman.
Namun semua itu harus dipastikan dengan monitoring yang intens agar gejolak besar tidak terjadi.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











