SEMARANG, Harianmuria.com – PT Jasamarga Transjawa Tol menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan arus balik lebaran 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat layanan transaksi di Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang.
Dalam menghadapi puncak arus mudik, Jasamarga telah membuka sebanyak 20 gate transaksi dan menyiapkan tambahan sekitar 12 gate bantuan guna mempercepat arus kendaraan yang melintas.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 lebaran. Pada hari tersebut, volume kendaraan yang bertransaksi di Gerbang Tol Kalikangkung menuju Semarang diprediksi mencapai sekitar 68.900 kendaraan per hari, atau rata-rata sekitar 4.300 kendaraan per jam.
Sementara itu, berdasarkan data sementara, arus lalu lintas saat ini masih berada di kisaran 2.300 kendaraan per jam. Namun tren kenaikan kendaraan mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.
“Untuk hari ini per jamnya masih di angka 2.300-an kendaraan. Mulai ada kenaikan kalau kita lihat data, terjadi mulai H-10 sebelum lebaran sampai dengan kemarin. Itu mulai terjadinya kenaikan agak signifikan sejak dua hari yang lalu,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin, 16 Maret 2026.
Pihaknya memperkirakan dalam dua hari ke depan jumlah kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Kalikangkung pada ruas Semarang–Batang akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada 18 Maret 2026.
Selain kesiapan pada sistem transaksi, Jasamarga juga memastikan seluruh pekerjaan konstruksi di ruas Tol Semarang–Batang telah dihentikan sejak H-10 sebelum lebaran. Dengan demikian, saat ini tidak ada lagi pekerjaan konstruksi maupun pelebaran jalan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Meski demikian, tim preservasi tetap disiagakan selama 24 jam untuk melakukan penanganan apabila terjadi gangguan di jalan tol.
“Tim preservasi tetap siap siaga 24 jam untuk melakukan penanganan. Namun kalau kita lihat untuk saat ini lalu lintas ramai tapi masih lancar. Mudah-mudahan tidak ada masalah,” ungkapnya.
Terkait insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan di KM 361 ruas Tol Batang–Semarang, Kabupaten Batang pada Minggu sore, 15 Maret 2026, pihak Jasamarga bersama petugas terkait terus melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang selama masa arus mudik dan balik lebaran.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk memastikan kondisi kesehatan dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Selain itu, pengendara diminta selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
“Ketika berkendara pastikan kondisi kesehatan prima, kendaraan dalam keadaan baik, dan tentunya mengikuti arahan petugas sehingga perjalanan bisa aman dan lancar,” jelasnya.
Untuk menghindari kepadatan saat perjalanan mudik, masyarakat juga disarankan tidak melakukan perjalanan pada hari-hari yang diprediksi menjadi puncak arus mudik maupun arus balik.
“Apabila ingin perjalanan lebih lancar, bisa menghindari hari puncak seperti 18 Maret untuk arus mudik dan 24 Maret untuk arus balik,” pungkasnya.
Jurnalis: Rizky Syahrul Al-Fath
Editor: Rosyid











