• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pemkot Semarang Kenalkan Tradisi Dugderan kepada Tamu MTQ Nasional

ulfa puspa by ulfa puspa
19 September 2026
in Semarang, News
70 0
Wali Kota Semarang Agustina wilujeng saat membuka Kirab Nostalgia Dugderan di Alun-alun Masjid Kauman, Jumat, 18 September 2026. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

Wali Kota Semarang Agustina wilujeng saat membuka Kirab Nostalgia Dugderan di Alun-alun Masjid Kauman, Jumat, 18 September 2026. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

542
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota Semarang memperkenalkan tradisi Dugderan kepada para tamu Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI.

Kirab Nostalgia Dugderan digelar di Alun-Alun Masjid Kauman pada Jumat, 18 September 2026. Para peserta mengenakan aneka kostum berjalan dari alun-alun menuju titik nol kilometer dan berakhir ke tempat semula.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan dugderan biasanya digelar menjelang Ramadan, tetapi kali ini berbeda, karena diselenggarakan untuk memperkenalkan tradisi dan keberagaman Kota Semarang kepada masyarakat dari luar daerah.

“Memberi salah satu narasi cerita kepada para tamu dari luar Kota Semarang bahwa di Kota Semarang ada seperti ini. Lihat tadi yang mengikuti semuanya adalah bagian dari kebersamaan,” katanya, Jumat, 18 September 2026.

Dugderan selama ini dikenal sebagai tradisi masyarakat Kota Semarang menyambut datangnya bulan Ramadan. Meski demikian, tradisi tersebut juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Walaupun sebenarnya kirab Dugder ini diniatkan untuk membuka masa puasa bagi teman-teman yang muslim, tetapi semuanya ikut,” ujarnya.

Agustina menambahkan, tradisi Dugderan telah berlangsung selama lebih dari satu abad dan menjadi salah satu bagian dari identitas budaya Kota Semarang.

“Ini memberi tanda kepada kita bahwa Kota Semarang memang sudah sejak lama hidup dari keberagaman,” katanya.

Menurut Agustina, pelaksanaan kirab juga tidak terlepas dari keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan, mulai dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forkopimda, organisasi perangkat daerah hingga jajaran kecamatan.

Selain melestarikan tradisi, kegiatan tersebut juga dinilai dapat menjadi bagian dari promosi pariwisata Kota Semarang.

“Ini menghidupkan tradisi menjadi salah satu strategi bagi Pemerintah Kota Semarang untuk menaikkan wisatawan,” tuturnya.

Masyarakat yang ingin melihat kemeriahan Dugderan dalam skala yang lebih besar dapat menyaksikannya sehari menjelang Ramadan.

“Yang lebih meriah ya jelas besok saat dugderan sebelum ramadan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari mengatakan, sekitar 1.000 peserta mengikuti Kirab Nostalgia Dugderan.

Peserta berasal dari berbagai komunitas di Kota Semarang dengan latar belakang budaya yang beragam.

“Kurang lebih ada seribu peserta, terdiri dari komunitas-komunitas yang ada di Kota Semarang. Tentunya perwakilan dari Arab, Cina, Jawa, atau Arwana, ada di sini semuanya,” jelasnya.

Menurutnya, para peserta turut ambil bagian karena ingin kembali menghadirkan suasana kirab Dugderan sekaligus memperlihatkan keberagaman Kota Semarang kepada para tamu.

“Mereka kangen dengan kirab, mereka ingin menampilkan untuk tamu-tamu ini. Jadi, ini memang bukan kirab, tetapi mengenang kembali kirab yang kita adakan,” ujarnya.

Indriyasari berharap Kirab Nostalgia Dugderan dapat menjadi media promosi budaya dan pariwisata Kota Semarang.

Kegiatan tersebut diharapkan membuat masyarakat luar daerah semakin mengenal tradisi Dugderan sebelum pelaksanaan kirab yang sesungguhnya pada tahun berikutnya.

“Harapannya ini menjadi promosi sehingga pada saat nanti tahun depan kita mengadakan kirab, masyarakat dari luar daerah bisa tahu,” tuturnya.

Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita SemarangMTQ NasionalPemkot SemarangWali Kota Semarang
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Pemkab Blora akan Konsultasi Kementerian ESDM Soal PAD dari Sumur Minyak Rakyat

Next Post

5 Tahun Jabat Sekda Rembang, Fahrudin Dirotasi Pekan Depan

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
513

DEMAK, Harianmuria.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengusulkan Jawa Tengah sebagai model percontohan penanganan tuberkulosis untuk seluruh Indonesia. Rencana tersebut disampaikan saat meninjau Layanan Active Case...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
580

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
707

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Kabupaten Blora yang menyimpan keindahan di wisata alamnya. (Instagram @nshoim/Harianmuria.com)

10 Wisata Alam di Blora yang Masih Asri dan Paling Menarik, Wajib Dikunjungi Wisatawan

19 Oktober 2022
1.3k
Bikin Nagih! Kelo Mrico Khas Rembang Jadi Buruan Pencinta Kuliner

Bikin Nagih! Kelo Mrico Khas Rembang Jadi Buruan Pencinta Kuliner

26 Maret 2026
650

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya