SEMARANG, Harianmuria.com – Tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundurkan diri per Kamis, 13 Agustus 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Dhoni Widianto, mengatakan PNS mengajukan pengunduran diri melalui Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (SIASN BKN).
Alasan pengunduran PNS Pemprov Jateng karena kepentingan pribadi, di antaranya ingin fokus mengembangkan usaha, merawat orang tua, dan lain sebagainya.
“Jadi lebih banyak ke konteks kepentingan mereka secara individu,” ujar Dhoni, Selasa, 18 Agustus 2026.
Pegawai yang mundur yakni 4 PNS Dinas Pendidikan, 1 PNS Dinas Sosial, 1 PNS Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta 1 dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Di sisi lain, Dhoni menyebut belum ada informasi rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk mengisi jabatan yang kosong. Ia berpendapat masih banyak masyarakat khususnya lulusan baru yang berminat menjadi ASN.
“Memang saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai formasi atau pengumuman untuk CASN. Untuk jumlah peminat saya pikir karena pekerjaan ini masih menjadi primadona, apalagi sekarang banyak fresh graduate yang ingin masuk sebagai seorang ASN,” ungkapnya.
Meskipun belum ada informasi seleksi CASN 2026, ia mengungkap Pemprov Jateng telah mengusulkan kebutuhan formasi ASN.
Hal ini sebagaimana Kementerian PANRB telah menerbitkan Surat Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 pada 12 Maret 2026 yang meminta pemerintah daerah diminta segera mengusulkan kebutuhan formasi ASN paling lambat 31 Maret 2026.
“Jadi di dalam surat gubernur kepada Menpan RB, itu kita mengusulkan ada 2076 formasi yang terbagi dari 1321 CPNS dan sementara untuk PPPK ada 755. Namun sampai dengan sekarang belum ada informasi lebih lanjut mengenai seleksi CASN akan dilaksanakan, kita masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat,”ungkapnya.
Untuk saat ini, kata dia, rata-rata terdapat sekitar 2.000 ASN dari berbagai OPD yang memasuki masa pensiun setiap tahunnya di tingkat regional wilayah Jawa Tengah.
“Ada di beberapa OPD tapi sektor mana saja saya tidak hafal tapi ada sekitar 2.000. Ternyata setiap tahun yang pensiun itu baik PPPK maupun PNS itu ada 2.000. Jadi sampai dengan 2030 nanti kita akan ada pensiun sekitar 10.000. Untuk yang posisi kepala dinas ditahun ini saja yang kosong ada 8 yang di area provinsi,” ungkapnya.
Jurnalis: Rizky Syahrul
Editor: Ulfa











