• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 9, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Sakral! Ruwatan Malam 1 Suro di Rembang Diikuti 35 Warga Lintas Daerah

ulfa puspa by ulfa puspa
16 Juni 2026
in Rembang, Highlight, News
71 2
RUWATANG: Seorang peserta menjalani ritual ruwatan di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang pada Senin, 15 Juni 2026 malam. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

RUWATANG: Seorang peserta menjalani ritual ruwatan di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang pada Senin, 15 Juni 2026 malam. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

561
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Puluhan warga dari Kabupaten Rembang, Kudus, Tuban, hingga Yogyakarta mengikuti ritual ruwatan menjelang malam 1 Suro di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang pada Senin, 15 Juni 2026 malam.

Ruwatan yang digelar Kumpulan Jowo Lasem Sanggar Pamujan berlangsung sakral dengan diiringi alunan gamelan dan gending Jawa.

Prosesi diawali dengan pembersihan diri menggunakan air bunga yang berasal dari sejumlah sumber mata air bersejarah di wilayah Rembang. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan jamasan dan warangan pusaka sebagai bagian dari pelestarian tradisi.

Ketua Sesepuh Kumpulan Jowo Lasem Sanggar Pamujan, Ernantoro, mengatakan air yang digunakan dalam ritual berasal dari beberapa sumber mata air yang memiliki nilai sejarah dan budaya.

“Airnya kita ambil dari beberapa sumber mata air. Ada dari sumur Sunan Bonang, sumber Kajar, dan sumber Gowak yang dikenal sebagai tempat pemandian Dewi Indu,” kata Ernantoro.

Menurutnya, penggunaan air dari berbagai sumber tersebut dimaknai sebagai sarana pembersihan diri menjelang malam 1 Suro.

“Bahwasanya manusia memiliki kekotoran dalam pikiran maupun dalam hati. Maka pada momentum malam satu Suro ini kita membersihkan diri,” ujarnya.

Satu per satu peserta dipanggil untuk menjalani prosesi ruwatan. Dengan tubuh dibalut kain putih, mereka duduk di kursi yang telah disiapkan. Ernantoro kemudian memimpin ritual dengan menyentuh dahi peserta, mengguyurkan air bunga ke kepala, hingga memotong sehelai rambut sebagai simbol pembuangan hal-hal negatif.

Ia menjelaskan, pembersihan yang dimaksud bukan sekadar fisik, melainkan pembenahan batin dan pikiran. Karena itu, peserta yang mengikuti ritual juga dianjurkan mempersiapkan diri dengan menjalankan puasa Senin-Kamis.

“Pesertanya ada sekitar 35 orang. Ada perempuan, laki-laki juga. Mereka orang dewasa semua yang ikut ruwatan,” terangnya.

Usai ruwatan, kegiatan dilanjutkan dengan warangan atau penyucian pusaka, khususnya keris. Tradisi tersebut dipercaya sebagai cara merawat sekaligus menjaga kondisi pusaka agar tetap baik.

Selain menjalani ritual, para peserta juga mendapatkan wejangan yang berisi pesan moral dan pengingat agar senantiasa memperbaiki perilaku serta menjaga kebersihan hati.

Ernantoro menyebut tradisi tersebut telah berlangsung sejak tahun 1995 dan terus dilestarikan hingga sekarang.

“Alhamdulillah masih berjalan sampai sekarang. Banyak yang datang dari luar daerah juga untuk ikut ruwatan,” katanya.

Bagi para peserta, ruwatan menjadi sarana introspeksi diri sekaligus doa untuk memohon keselamatan.

Sugiono, warga Sumbergirang, Kecamatan Lasem, mengaku tahun ini merupakan kali keempat dirinya mengikuti ritual tersebut.

“Niatnya untuk membersihkan diri dari kotoran hati dan tolak bala. Harapannya dijauhkan dari kesialan selama setahun ke depan,” ujar Sugiono.

Sementara itu, Abdul Wahab, warga Desa Ketangi, Kecamatan Pamotan, menilai malam 1 Suro memiliki makna khusus bagi masyarakat Jawa sehingga menjadi momentum yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Momentum satu Suro bagi orang Jawa memiliki makna tersendiri. Karena itu dimanfaatkan untuk membersihkan hati melalui ruwatan,” katanya.

Ia berharap melalui ritual tersebut dirinya dan keluarga diberi keselamatan serta terhindar dari berbagai musibah.

“Dengan begitu diharapkan dapat terhindar dari kesialan atau hal-hal buruk. Istilah orang Jawa itu tolak balak,” pungkasnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Rembangkabupaten rembangrembangruwatanSuronan
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

New Pasar Maling di Pasar Johar Semarang Diminati Ratusan Pedagang

Next Post

Jejak Sejarah dan Makna Laku Spiritual 1 Suro di Surakarta

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Keren! Siswa SMPN 1 Lasem Rembang Berhasil Bikin Teknologi Daur Ulang Limbah Batik

Keren! Siswa SMPN 1 Lasem Rembang Berhasil Bikin Teknologi Daur Ulang Limbah Batik

by ulfa puspa
8 Agustus 2026
513

REMBANG, Harianmuria.com – Limbah malam pembuatan batik bisa diolah dan digunakan kembali berkat teknologi REWAX-IoT (Recovery and Recycling Wax berbasis Internet of Things). Teknologi daur ulang limbah batik...

Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

by ulfa puspa
7 Agustus 2026
574

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang Harno melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Rembang yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Kontingen Pramuka Rembang akan...

Rembang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mayoritas Desa Raih Predikat Tangguh

Rembang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mayoritas Desa Raih Predikat Tangguh

by Sekar Sari
6 Agustus 2026
520

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) Tahun 2026. Hasilnya, mayoritas desa yang mengikuti penilaian berhasil meraih predikat Desa...

SPPG Mondoteko 3 Stop Sementara Buntut Dugaan Kasus Diare Massal SMPN 5 Rembang

SPPG Mondoteko 3 Stop Sementara Buntut Dugaan Kasus Diare Massal SMPN 5 Rembang

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
524

REMBANG, Harianmuria.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3 Kabupaten Rembang dihentikan sementara usai dugaan kasus diare massal siswa dan guru SMP Negeri 5 Rembang. Ketua...

Load More

BERITA UTAMA

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

8 Agustus 2026
536
Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

7 Agustus 2026
546
Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
619
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Lomba Tarik Tambang hingga Egrang Meriahkan HUT ke-81 RI di Jepara

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Hari Jadi ke-703 Pati, Ketua DPRD Harapkan Pembangunan Berkelanjutan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Tradisi Sekaten, salah satu peringatan Maulid Nabi di Jawa Tengah. (Instagram @Endangtonari86/Harianmuria.com)

7 Tradisi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jawa Tengah

5 Oktober 2022
1.1k
Kisah di Balik Tragedi Kebakaran Apartemen Hong Kong

Kisah di Balik Tragedi Kebakaran Apartemen Hong Kong

17 Februari 2026
546

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya