• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Nelayan Rembang Keluhkan Kendala Mengurus SIUP

Shinta Kusuma by Shinta Kusuma
26 April 2022
in Rembang
94 6
Nelayan Rembang Keluhkan Kendala Mengurus SIUP

BERSANDAR: Kapal cantrang masih parkir di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung Rembang. (R. Teguh Wibowo/Harianmuria.com)

769
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Sebanyak 260-an kapal cantrang di Kabupaten Rembang hanya 50 persen yang sudah mengantongi Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP). Sementara, sisanya masih belum mengantongi SIUP, akibatnya kapal cantrang belum bisa melaut hingga sekarang.

Ketua Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit Rembang, Suyoto mengeluhkan sejumlah kendala dalam mengurus SIUP. Pertama, banyak kapal cantrang bekas dan harus balik nama atas nama sendiri.

“Kalau dulu beli kapal bekas ya lebih susah. Soalnya kepemilikan kapal sekarang SIUP harus atas nama sendiri, harus punya laporan SPT tahunan sendiri, disinkronkan ke situ,” ungkapnya.

Nelayan di Rembang Diharapkan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kemudian menyangkut Surat Ukur, dulunya gambar kapal mengacu ukur internasional, sekarang berubah menjadi Surat Ukur nasional.

“Untuk gambar versi ukur nasional perlu waktu lagi. Kalau kapal baru, jelas tidak mungkin keluar suratnya. Soalnya sejak tahun 2015, sudah tidak ada surat keluar untuk kapal cantrang,“ imbuh Suyoto.

Guna mempermudah dan mempercepat pengurusan SIUP, ia mendesak pihak-pihak terkait memperbanyak waktu pelayanan gerai di Pelabuhan Tasikagung, Rembang.

Nelayan di Rembang Keluhkan Sedimentasi Sungai Babagan

Yang terpenting, kalau syarat mengurus surat kapal dari nelayan sudah siap, sesegera mungkin dapat dilakukan cek fisik. Biasanya manakala cek fisik selesai, SIUP akan cepat terbit.

“Kemarin sempat dibuka gerai beberapa hari di sini, tapi kan tidak serta merta persyaratan dari nelayan lengkap. Banyak item yang harus dipenuhi dulu. Makanya saya berharap layanan gerai ini dibuka lagi, rutin kalau bisa,” tandasnya.

Soal perubahan alat tangkap, dari jaring cantrang ke jaring tarik berkantong, menurutnya nelayan siap menyesuaikan. Nelayan sendiri sudah menerima sosialisasi penggunaan.

“Tapi waktu itu praktiknya di darat, petugas tidak mau praktik di laut secara langsung,” ucap pria warga Desa Tasikagung, Rembang ini.

Sedangkan menyangkut aturan kenaikan pajak, Suyoto menyatakan berat maupun tidak berat, nelayan pasti akan berupaya memenuhi ketentuan pemerintah. Meskipun pemilik kapal sendiri, belakangan ini sering menghadapi uang pembayaran ikan dari bakul yang macet.

Jompo dan Janda Nelayan di Pati Akan Terima Bantuan

“Apa boleh buat, ya pasti bayar. Tapi kalau kapal mangkrak, mau bayar uang dari mana. Kita jual ikan, diambil bakul, banyak yang menunggak, akhirnya kapal tidak jalan,” bebernya.

Baginya, pembayaran pajak juga penting, karena jika pemilik kapal tidak menuntaskan pembayaran pajak, akan mudah terdeteksi.

Suyoto mengimbau untuk tidak nekat melaut bagi yang belum punya surat lengkap. “Jangan bertindak seperti itu, karena rawan kalau ada operasi petugas di tengah laut. Contohnya, 3 unit kapal dari Rembang diamankan dan sempat ditarik ke Pelabuhan Tegal, gara-gara surat belum beres,” ucapnya.

“Padahal pemilik kapal itu sudah berusaha mengurus surat, tapi belum selesai. Kalau sudah begitu, perbekalan jelas hilang, masih kena denda. Kalau tidak lengkap, menuju ranah hukum,“ tambah Suyoto.

Oleh karena itu, Suyoto mengajak nelayan sabar mengurus surat-surat kapal sampai tuntas, baru memutuskan melaut. Selain itu, nelayan tetap mengedepankan sikap patuh kepada aturan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif.

“Tapi kami juga memohon pemerintah memperhatikan nasib kami, terutama mengenai perizinan, memperoleh layanan lebih mudah. Biar kami bisa melaut, kuncinya itu,” pungkasnya. (Lingkar Network | R. Teguh Wibowo – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info RembangKAPALnelayan
SummarizeShare55SendShare
Previous Post

Bupati Pati Tak Hadir, Pengesahan Raperda Disabilitas Diundur

Next Post

Polres Pati Bekuk Belasan Remaja Genk Motor yang Bawa Senjata Tajam

Shinta Kusuma

Shinta Kusuma

Berita Terkait

Bakar Sampah Berujung Petaka, Warung di Kaliori Rembang Hangus Terbakar

Bakar Sampah Berujung Petaka, Warung di Kaliori Rembang Hangus Terbakar

by Sekar Sari
24 Juli 2026
518

REMBANG, Harianmuria.com - Sebuah warung milik warga di Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, terbakar pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Beruntung tidak ada korban...

Diduga Lupa Matikan Tungku, Dapur Rumah Lansia di Pamotan Rembang Ludes Terbakar

Diduga Lupa Matikan Tungku, Dapur Rumah Lansia di Pamotan Rembang Ludes Terbakar

by Sekar Sari
22 Juli 2026
523

REMBANG, Harianmuria.com - Rumah milik Kasanah (70), warga RT 03 RW 03 Desa Ringin, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, mengalami kebakaran pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 09.10...

Petani Milenial Rembang Bangun Pertanian Modern, Ajak Generasi Muda Turun ke Sawah

Petani Milenial Rembang Bangun Pertanian Modern, Ajak Generasi Muda Turun ke Sawah

by Sekar Sari
20 Juli 2026
524

REMBANG, Harianmuria.com - Regenerasi petani di Kabupaten Rembang mulai menunjukkan perkembangan positif. Di Kecamatan Sedan, para petani muda yang tergabung dalam Brigade Pangan Satya Tani mulai aktif mengembangkan...

Nelayan di Pati Bersiap Melaut Usai Penetapan Harga Solar Khusus Kapal 30-200 GT

Nelayan di Pati Bersiap Melaut Usai Penetapan Harga Solar Khusus Kapal 30-200 GT

by ulfa puspa
17 Juli 2026
533

PATI, Harianmuria.com – Aktivitas nelayan di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati kembali bergeliat usai pemerintah menetapkan harga khusus solar nelayan untuk kapal berukuran 30-200 gross ton (GT) hanya Rp15.000....

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
600
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

RSUD Kudus hadirkan layanan DSA untuk deteksi stroke.

RSUD Kudus Hadirkan Layanan DSA: Deteksi Stroke Kini Gratis via BPJS

15 Juli 2025
703
Rembang Catat Angka Terendah Kematian Ibu dan Bayi 2025 Lewat Program TELPONI

Rembang Catat Angka Terendah Kematian Ibu dan Bayi 2025 Lewat Program TELPONI

30 Juli 2026
519

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya