• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 9, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Lebih Tua dari Borobudur, Situs Perahu Kuno Rembang Dipoles Jadi Wisata Unggulan

ulfa puspa by ulfa puspa
24 Juni 2026
in Rembang, News
67 3
Situs Perahu Kuno di Desa Punjulharjo, Kecamatan/Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Situs Perahu Kuno di Desa Punjulharjo, Kecamatan/Kabupaten Rembang. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

538
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang akan membenahi Situs Perahu Kuno di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang untuk dijadikan destinasi wisata unggulan.

Situs Perahu Kuno merupakan salah satu bukti kejayaan maritim Nusantara. Rencananya, pada tahun 2027 pemerintah akan rehabilitasi fisik untuk menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Isti Chomawati, mengatakan perawatan Situs Perahu Kuno membutuhkan penanganan khusus karena material utamanya berupa kayu.

“Kondisi Situs Perahu Kuno Punjulharjo masih kami upayakan untuk ada perawatan di sana-sini. Pada 2027 akan ada beberapa rehabilitasi fisik, di antaranya perbaikan atap jalan masuk menuju Situs Perahu Kuno,” ujarnya pada Rabu, 24 Juni 2026.

Wisata Edukasi Rembang: Situs Perahu Kuno Punjulharjo Ungkap Jejak Maritim Abad ke-7

Menurut Isti, pelestarian situs tidak cukup dengan pembangunan fisik. Perawatan kayu kuno membutuhkan teknik konservasi khusus, mulai dari pembersihan menggunakan bahan tertentu, pengaturan suhu dan kelembapan, hingga keterlibatan tenaga ahli dan juru pelihara.

Selain langkah preventif, perbaikan terhadap bagian cagar budaya yang mulai mengalami kerusakan juga dilakukan melalui kajian ilmiah agar bentuk aslinya tetap terjaga.

Untuk meningkatkan daya tarik wisata, Dinbudpar menyiapkan konsep paket wisata dengan mengintegrasikan Situs Perahu Kuno dan Karangjahe Beach atau KJB. Selain itu menata akses keluar-masuk kedua destinasi untuk meningkatkan jumlah wisatawan.

“Strategi ke depan agar Situs Perahu Kuno mampu menyedot wisatawan adalah dijadikan destinasi wisata terusan atau paket. Satu paket dengan KJB akan lebih bagus. Pengaturan akses jalan masuk dan keluar menuju KJB diharapkan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan,” terangnya.

Meski demikian, Isti mengakui pengelolaan situs masih menghadapi tantangan. Selain membutuhkan biaya dan tenaga ahli untuk konservasi, wisata sejarah juga memerlukan dukungan berbagai pihak agar semakin diminati masyarakat.

“Kami juga sadar tidak semua wisatawan tertarik pada sejarah. Karena itu dibutuhkan dukungan warga sekitar, masyarakat, dinas terkait, dan pemerintah agar situs ini semakin dikenal,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Pelihara Situs Perahu Kuno Punjulharjo, M. Iksan, mengungkapkan perahu tersebut ditemukan secara tidak sengaja pada 26 Juli 2008 ketika seorang warga menggali lahan yang akan dijadikan tambak garam.

“Setelah menggali sekitar satu setengah meter menggunakan cangkul ditemukan bongkahan kayu. Ketika digali lagi ternyata sebuah perahu,” ungkapnya.

Pihaknya berharap Situs Perahu Kuno Punjulharjo tidak hanya menjadi warisan sejarah yang terjaga, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata edukasi unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan sektor pariwisata daerah

Hasil penelitian Balai Arkeologi Yogyakarta bersama arkeolog asal Prancis, Profesor Pierre-Yves Manguin, melalui uji karbon terhadap tali ijuk pengikat perahu menunjukkan bahwa kapal tersebut diperkirakan dibuat pada abad ke-7 Masehi, atau lebih tua dibandingkan Candi Borobudur yang berasal dari abad ke-8.

Perahu sepanjang 15 meter dengan lebar 4,6 meter itu masih tergolong utuh meski sebagian kayunya telah mengalami pelapukan.

Perahu dibuat menggunakan teknologi penyambungan antar papan dengan teknik papan ikat dan kupingan pengikat, serta menggunakan kayu nyatoh, kulim, dan kayu putih sebagai material utama.

Diduga, perahu tersebut dahulu digunakan sebagai alat transportasi perdagangan, sehingga menjadi bukti penting bahwa wilayah pesisir Rembang telah menjadi bagian dari jalur perdagangan maritim Nusantara sejak lebih dari 1.300 tahun silam.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita Rembangkabupaten rembangrembangSitus Perahu Kuno Punjulharjowisata jatengWisata Rembang
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Disdikbud Jateng Ingatkan Calon Murid Lolos SPMB Segera Daftar Ulang Sebelum 25 Juni

Next Post

Perbaikan Jalan Pasar Hewan–Bringinwareng, DPRD Pati Ungkap Hal Ini

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Keren! Siswa SMPN 1 Lasem Rembang Berhasil Bikin Teknologi Daur Ulang Limbah Batik

Keren! Siswa SMPN 1 Lasem Rembang Berhasil Bikin Teknologi Daur Ulang Limbah Batik

by ulfa puspa
8 Agustus 2026
513

REMBANG, Harianmuria.com – Limbah malam pembuatan batik bisa diolah dan digunakan kembali berkat teknologi REWAX-IoT (Recovery and Recycling Wax berbasis Internet of Things). Teknologi daur ulang limbah batik...

Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

by ulfa puspa
7 Agustus 2026
574

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang Harno melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Rembang yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Kontingen Pramuka Rembang akan...

Rembang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mayoritas Desa Raih Predikat Tangguh

Rembang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mayoritas Desa Raih Predikat Tangguh

by Sekar Sari
6 Agustus 2026
520

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) Tahun 2026. Hasilnya, mayoritas desa yang mengikuti penilaian berhasil meraih predikat Desa...

SPPG Mondoteko 3 Stop Sementara Buntut Dugaan Kasus Diare Massal SMPN 5 Rembang

SPPG Mondoteko 3 Stop Sementara Buntut Dugaan Kasus Diare Massal SMPN 5 Rembang

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
524

REMBANG, Harianmuria.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3 Kabupaten Rembang dihentikan sementara usai dugaan kasus diare massal siswa dan guru SMP Negeri 5 Rembang. Ketua...

Load More

BERITA UTAMA

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

8 Agustus 2026
536
Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

7 Agustus 2026
546
Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
619
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Lomba Tarik Tambang hingga Egrang Meriahkan HUT ke-81 RI di Jepara

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Hari Jadi ke-703 Pati, Ketua DPRD Harapkan Pembangunan Berkelanjutan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Museum Gedung Juang 45 Pati yang menyimpan sejarah dan karya seni. (Google Map/Harianmuria.com)

Wisata Sejarah 3 Museum di Pati, Jelajahi Peninggalan Dakwah dan Karya Seni

29 September 2022
1.4k
Nobar Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Berlangsung Meriah di Alun-Alun Simpang Lima Pati

Nobar Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Berlangsung Meriah di Alun-Alun Simpang Lima Pati

20 Juli 2026
522

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya