REMBANG, Harianmuria.com – Kontingen Kabupaten Rembang menorehkan prestasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Tiga pelajar jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) meraih penghargaan dalam sejumlah cabang lomba bahasa dan sastra Jawa.
Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Ngadiyono, menyampaikan apresiasi kepada para pelajar yang telah berjuang membawa nama daerah di tingkat provinsi.
Menurutnya, keikutsertaan siswa dalam FTBI tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara. FTBI juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan bersastra Jawa di kalangan pelajar.
“Prestasi ini patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa anak-anak di Kabupaten Rembang memiliki potensi untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan bersastra Jawa. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan melestarikan bahasa daerah,” ujar Ngadiyono pada Senin, 12 Oktober 2026.
Menurutnya, pendampingan dan bimbingan pihak sekolah untuk mempersiapkan siswa menghadapai kompetisi sangat penting. Oleh karena itu, pembinaan terhadap potensi siswa perlu terus dilakukan agar semakin banyak pelajar Rembang mampu meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Kontingen Kabupaten Rembang melibatkan tujuh SD dan tujuh SMP pada FTBI Jateng. Pada jenjang SD, Kabupaten Rembang berhasil meraih dua penghargaan.
Aura Atqia Izzaty dari SDN 1 Kaliombo, Kecamatan Sulang, meraih Juara Harapan I pada cabang lomba Membaca Geguritan.
Sementara itu, Siti Ratnasari dari SDN Bonjor, Kecamatan Sarang, berhasil meraih Juara III pada cabang lomba Menulis dan Membaca Aksara Jawa.
Prestasi lainnya diraih Naura Halwa Dian Nismara dari SMP Negeri 1 Sumber. Ia berhasil memperoleh Juara Harapan III pada cabang lomba Menulis Cerkak atau cerita pendek berbahasa Jawa.
Kepala SMP Negeri 1 Sumber, Jasmani, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan siswanya pada cabang lomba cerkak berbahasa Jawapada FTBI tingkat provinsi.
“Ini patut kita syukuri. Alhamdulillah, anak didik kami bisa membawa nama baik SMP Negeri 1 Sumber khususnya dan Kabupaten Rembang pada umumnya di ajang Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026,” ungkap Jasmani.
Menurutnya, potensi Naura semakin terlihat setelah mengikuti berbagai kegiatan dan proses pengembangan kemampuan di sekolah. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan siswa hingga mampu menunjukkan prestasi.
Jasmani menilai, setiap siswa memiliki potensi yang perlu digali melalui kesempatan, pendampingan, dan pembinaan yang tepat. Karena itu, sekolah berupaya memberikan dukungan agar peserta didik dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya.
Persiapan menghadapi kompetisi dilakukan melalui pembinaan secara bertahap. Menjelang perlombaan, latihan dilaksanakan secara intensif, bahkan dapat berlangsung dari pagi hingga siang selama hampir satu minggu.
Sebelumnya, pembinaan juga dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Dalam proses tersebut, siswa mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan kemampuan menulis, termasuk menyusun cerita dalam bahasa Jawa.
Selain peran guru, dukungan orang tua juga menjadi faktor penting dalam proses pengembangan potensi siswa. Sinergi antara sekolah dan keluarga membantu peserta didik menjalani latihan dan persiapan kompetisi dengan lebih baik.
Jasmani berharap keberhasilan Naura dapat memotivasi siswa lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi.
“Semoga prestasi ini bisa menginspirasi dan menyemangati anak-anak yang lain agar lebih berusaha lagi. Bapak dan Ibu guru juga semakin bersemangat dalam membina siswa, sehingga SMP Negeri 1 Sumber bisa semakin maju dan berprestasi,” harapnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa











