• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Ngaji NgAllah Suluk Maleman: Berguru Pada Cinta Ibrahim

Rendi Mahendra by Rendi Mahendra
9 Juni 2024
in Pati
72 0
Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin, Ali Fatkhan, Abdul Jalil dan Budi Maryono dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Mendekap Cinta’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (8/6) kemarin.

Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin, Ali Fatkhan, Abdul Jalil dan Budi Maryono dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Mendekap Cinta’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (8/6) kemarin.

556
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Acara diskusi Suluk Maleman edisi ke-150, pada Sabtu, 8 Juni 2024, ini mengangkat tema ‘Mendekap Cinta’ digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati. Tema ini menggali esensi  cinta Nabi Ibrahim terhadap putranya Ismail yang seringkali dikisahkan ulang  saat mendekati hari raya Idul Adha.

Menyembelih satu-satunya anak yang sudah puluhan tahun dinantikan kelahirannya adalah perintah yang di luar jangkauan pengetahuan manapun. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman menyebut perintah itu mengantarkan Ibrahim pada batas pilihan antara pengetahuan dan cinta.

“Mari coba posisikan diri kita pada tempat Ibrahim alaihi salam. Akankah masih mau percaya kepada Tuhan pemberi perintah tersebut?,”terangnya.

Dia menyebut bisa jadi, masyarakat akan mengumpulkan dalih berdasar hukum alam dan sosial untuk menghindar atau malah menolaknya.

“Tapi nabi Ibrahim memilih keyakinan cinta. Cinta yang membuat dia bisa menyampingkan nalar pengetahuan dan kemanusiaannya, dan menerima Tuhan sebagai yang tak terwadahi oleh pengetahuan manapun,”tambahnya.

Anis menambahkan, kesempurnaan keyakinanan Nabi Ibrahim, membuatnya memilih menjalankan perintah tanpa bertanya. Bahkan meskipun tiga kali Iblis mencoba menggodanya, tiga kali pula Ibrahim alaihi salam tanpa ragu melemparinya dengan batu.

“Dan Tuhan memberi jawabnya.Nalar bahwa apa yang disembelih akan mati menjadi tidak berlaku. Ismail yang di sembelih, tapi yang mati justru domba. Kenyataan yang tak mungkin tercakup dalam bahasa pengetahuan manapun kecuali bahasa cinta,”tambahnya.

Anis berujar, hal itulah yang menyebabkan Ibn ‘Arabi menyebut maqam Ibrahim sebagai maqam cinta. Cinta membuat dia selalu dalam keadaan memandang yang dicintainya, sehingga tak setitik pun lupa bisa menyentuh atau mengalihkan perhatiannya.

“Dalam hal ini kita harus berguru pada cinta Ibrahim, yang rela dia bayar dengan apa saja agar setiap saat semakin mendekat (taqorrub), dan semakin mendekat lagi pada yang dicintainya. Inilah satu-satunya jalan untuk mengelak dari siklus kejatuhan yang selalu diembuskan iblis dalam sejarah,”ujarnya.

Abdul Jalil, narasumber dalam Suluk Maleman menyebutkan jika nabi Ibrahim mengajarkan bahwa ketaatan kepada Allah tidak boleh disaingi dengan ketaatan pada yang lain. Semua nabi pun mengajarkan hal serupa.

Diapun mencontohkannya dengan peristiwa Nabi Adam. Dia menyebut kala itu nabi Adam berani pohon yang dilarang bukan karena tergoda, tapi saat itu Iblis menggunakan kata “Demi Allah”.

“Nabi Adam tidak pernah membayangkan ada yang berani menggunakan nama Allah untuk membohonginya,”jelasnya.

Jalil juga menyebut dalam peristiwa berkurban antara Qabil dan Habil juga mengajarkan bagaimana untuk memberikan yang terbaik. Bukan sekadar memberikan sesuatu untuk dikurbankan.

“Jadi takarannya berbeda kalau memang kuat sapi tentu sebaiknya jangan kambing. Begitu pula sebaliknya kalau memang tidak kuat berkurban sapi maka jangan dipaksakan juga. Esensinya adalah memberikan yang terbaik yang bisa dilakukan,”imbuhnya.

Budi Maryono budayawan yang juga hadir sebagai pemateri menambahkan adanya pelajaran saat Iblis tak mau bersujud kepada Adam. Iblis seharusnya memikirkan siapa yang memerintah bukan kepada siapa dia bersujud.

“Nabi Ibrahim juga meyakini yang memerintah menyembelih anaknya datang dari Tuhan makanya tidak apa-apa. Sekarang ini yang terpenting bagi kita sebagai hamba adalah mengakui adanya Tuhan dan pengakuan itu diekspresikan dalam perbuatan. Tentu kita selamat,”ujarnya.

Meski cukup berat namun ngaji budaya yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia itu tetap terlihat gayeng. Ratusan orang tampak menyaksikan secara langsung maupun melalui berbagai media sosial.

Menariknya selain musik Sampak GusUran, Suluk Maleman kali ini juga dimeriahkan dengan dramatik reading karya Anis Sholeh Ba’asyin yang dibawakan oleh empat orang pegiat sastra; M. Nur Zaini, Pendi Sukarjo, Muhammad dan Sya’roni. (Lingkar Network | Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Anis Sholeh Ba’asyinIbrahimNgaji NgAllah Suluk Maleman
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Madrasah di Jepara Ini Jadikan Class Meeting Jadi Ajang Refreshing Akhir Semester

Next Post

Bulan Ini, DPRD Jepara bakal Putuskan Hak Interpelasi Maupun Angket Terkait Kasus BJA

Rendi Mahendra

Rendi Mahendra

Berita Terkait

NgAllah Suluk Maleman: Kita, Agama dan Kuasa

NgAllah Suluk Maleman: Kita, Agama dan Kuasa

by ulfa puspa
25 Mei 2026
703

PATI, Harianmuria.com – Penyalahgunaan relasi kuasa patut menjadi bahan perenungan yang serius. Keberadaan ilmu tentu menjadi penting untuk mencegah persoalan itu terjadi di tengah carut marut saat ini....

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

by Basuki
22 Desember 2025
739

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.

Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran.

Suluk Maleman Edisi 167: Manusia Bukan Sumber Kebenaran

by Basuki
17 November 2025
695

Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran. Anis Sholeh Ba’asyin ajak warga bersihkan persepsi dan hindari kebencian di media sosial.

Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

by Basuki
20 Oktober 2025
553

Suluk Maleman edisi 166 mengangkat peran ibu sebagai pusat peradaban. Anis Sholeh Ba’asyin dan Abdul Jalil mengkritik kapitalisme dan pentingnya pendidikan perempuan.

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi orang yang terkena kanker dan mental illness. (Freepik/Harianmuria.com)

Mental Illness dan Kanker, Apa Hubungannya?

1 Februari 2023
624
Inovatif! Alammu Sulap Buah Parijoto Khas Muria Jadi Beragam Produk Olahan Kekinian

Inovatif! Alammu Sulap Buah Parijoto Khas Muria Jadi Beragam Produk Olahan Kekinian

7 Juli 2025
817

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya