BLORA, Harianmuria.com – Siswanto resmi terpilih untuk ketiga kalinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora periode 2025–2030. Dalam masa kepemimpinannya yang baru, ia menargetkan pertumbuhan signifikan jumlah kader Golkar di Blora hingga mencapai 9.000 orang pada tahun 2029, menjelang tahun politik nasional.
“Saat ini jumlah kader dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) sudah mencapai sekitar 6.000 orang. Target kami di 2029 bisa menyentuh 9.000 kader,” ungkap Siswanto, Rabu, 10 September 2025.
Menurutnya, peningkatan jumlah kader dilakukan secara bertahap. Saat pertama kali menjabat sebagai ketua pada tahun 2016, jumlah kader masih sekitar 1.900 orang. Namun dari tahun ke tahun, pertumbuhan kader stabil di kisaran 500 orang per tahun.
“Kami fokus pada pengembangan kader, terutama dari kalangan pemuda dan perempuan muda,” tambahnya.
Bangun Kesadaran Politik Lewat Golkar Institute
Tak hanya fokus menambah kader, Siswanto juga menekankan pentingnya peningkatan pemahaman politik bagi masyarakat Blora. Untuk itu, ia berencana menduplikasi konsep Golkar Institute ke tingkat lokal.
“Nantinya, seluruh pemuda Blora – baik kader maupun non-kader – dapat mengikuti kelas politik yang kami selenggarakan. Tujuannya, agar masyarakat lebih paham terhadap politik dan kebijakan publik,” jelas Siswanto.
Optimistis Menangkan Pileg 2029
Dalam Pemilu Legislatif 2024, Partai Golkar Blora berhasil meraih 60.000 suara. Siswanto berharap dengan peningkatan kaderisasi dan edukasi politik, partainya mampu menjadi pemenang di Pileg 2029.
“Kita terus berproses, fokus utama adalah membangun kesadaran politik dan partisipasi masyarakat yang sehat,” tegasnya.
Terpilih Kembali Berkat Izin Ketum DPP Golkar
Siswanto menyebut terpilihnya ia untuk kali ketiga adalah sebuah kehormatan dan amanah besar, karena mendapatkan izin langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
“Secara aturan, maksimal dua periode. Tapi untuk bisa menjabat ketiga kalinya harus ada izin dan tanda tangan langsung dari Ketum,” tutupnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki











