SALATIGA, Harianmuria.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga meluncurkan program Tiyang Panutan, sebuah inovasi layanan terpadu yang mencakup pembinaan keagamaan, konseling psikologi, serta bantuan hukum bagi tahanan dan warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan pembinaan berjalan lebih manusiawi, profesional, dan berkelanjutan.
Tiyang Panutan Kolaborasi Lintas Lembaga
Program Tiyang Panutan melibatkan berbagai instansi dan organisasi, mulai dari Kementerian Agama Kota Salatiga, universitas, pondok pesantren, gereja, yayasan keagamaan, hingga lembaga bantuan hukum.
Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, menyebut program ini sebagai langkah strategis dalam menjawab beragam kebutuhan warga binaan.
“Tiyang Panutan kami hadirkan sebagai upaya peningkatan layanan di bidang keagamaan, psikologi, dan bantuan hukum,” kata Anton, Sabtu, 6 Desember 2025.
Konseling Psikologi untuk Tahanan
Salah satu fokus utama program ini adalah layanan konseling psikologi. Langkah ini penting untuk membantu tahanan, khususnya yang baru masuk rutan, dalam mengatasi tekanan dan stres selama menjalani proses hukum.
“Layanan konseling psikologi sangat membantu mengidentifikasi permasalahan yang mereka hadapi sehingga tahanan tidak berada dalam kondisi tertekan dan tetap merasa aman,” ujarnya.

Dukungan Bantuan Hukum Pro Bono
Selain konseling psikologi, Rutan Salatiga juga menyediakan bantuan hukum pro bono agar tahanan yang minim pemahaman hukum bisa menghadapi proses persidangan dengan lebih siap.
Layanan ini diberikan oleh lembaga bantuan hukum yang telah bekerja sama dengan Rutan Salatiga.
Aspek pembinaan spiritual juga menjadi perhatian melalui penguatan layanan keagamaan dari berbagai lembaga lintas agama.
Anton berharap program Tiyang Panutan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
“Dengan menggandeng berbagai pihak, kami ingin memberikan pelayanan terbaik sekaligus mewujudkan pembinaan yang bermanfaat, profesional, akuntabel, dan berkeadilan,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











