SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada Januari–Februari 2026.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang memastikan seluruh pompa dalam kondisi siap beroperasi, termasuk pompa yang sebelumnya mengalami gangguan teknis.
Infrastruktur Pengendali Banjir Optimal
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto mengungkapkan, bahwa seluruh infrastruktur pengendali banjir kini dalam kondisi optimal setelah proses pergantian pompa milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) diselesaikan.
“Pompanya BBWS sudah diganti semua dan sudah bisa dioperasikan. Saat dicoba memang belum maksimal, tapi kami berharap saat musim penghujan semuanya berjalan optimal,” ujarnya.
Prediksi Curah Hujan Tinggi Awal 2026
Berdasarkan prakiraan BMKG, Kota Semarang masih akan diguyur hujan ringan hingga sedang sepanjang Desember. Sementara itu, curah hujan tinggi diperkirakan terjadi pada awal tahun 2026.
Mengantisipasi kondisi tersebut, DPU memastikan seluruh pompa milik Pemkot maupun BBWS telah siap digunakan.
Total 220 Pompa Disiagakan
DPU Semarang menyiagakan 119 pompa yang berada di rumah pompa milik Pemkot, ditambah 101 pompa portabel berbagai tipe, termasuk pompa mobil dan pompa berkapasitas 6 inci.
Di wilayah Waru, penggantian pompa oleh BBWS masih berlangsung. Di kawasan ini terdapat dua pompa berkapasitas 2 x 2.000 liter per detik, serta tiga pompa milik Pemkot yang kini diganti menjadi dua pompa baru dengan kapasitas 2 x 2.000 liter per detik.
Kolaborasi dengan Kodim untuk Pengawasan
Selain kesiapan teknis, Pemkot Semarang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi pengendalian banjir. Salah satunya melalui kerja sama dengan Kodim untuk pengawasan intensif di lapangan.
“Pak Dandim mengerahkan anggotanya untuk membantu pemantauan rumah pompa, terutama di wilayah timur seperti Genuk, Gayamsari, Pedurungan, dan Semarang Timur. Mereka juga siap membantu distribusi logistik jika diperlukan,” kata Suwarto.
Suwarto menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat mitigasi banjir di Kota Semarang.
“Dengan seluruh pompa dalam kondisi siap dan koordinasi yang solid, kita optimistis dapat mengurangi risiko dan dampak banjir pada puncak musim penghujan mendatang,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











