• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Selasa, Agustus 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Ratusan Mahasiswa Demo di Semarang, Kritik 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Basuki by Basuki
20 Oktober 2025
in News, Semarang
69 1
Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Semarang menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk mengkritik satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai gagal menyejahterakan rakyat.

Ratusan massa Aliansi Mahasiswa Semarang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 20 Oktober 2025. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

540
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Semarang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 20 Oktober 2025.

Aksi ini digelar bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang dinilai gagal memenuhi janji-janji kampanye serta memperparah ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia.

Soroti Ketimpangan dan Gejala Otoritarianisme

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Fakhrian Fawwazki menyebut bahwa selama satu tahun terakhir, pemerintahan Prabowo-Gibran tidak memberikan perubahan berarti bagi rakyat kecil.

“Banyak tuntutan masyarakat yang belum terpenuhi. Hukum belum berpihak pada rakyat, hak-hak buruh diabaikan, dan agraria masih dikuasai segelintir pihak,” tegas Fakhrian.

Ia juga menilai pemerintah saat ini menunjukkan gejala otoritarianisme dan kurang peka terhadap penderitaan masyarakat, khususnya di sektor hukum, agraria, dan kepolisian yang dinilai belum menjalankan reformasi secara adil.

Permasalahan Daerah Tak Luput dari Kritik

Selain mengkritik kebijakan nasional, para mahasiswa juga menyoroti berbagai persoalan daerah di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang. Menurut mereka, kondisi infrastruktur dan kesejahteraan buruh di provinsi ini masih jauh dari harapan.

“Kami melihat UMP Jateng masih terendah. Jalan pantura berlubang, truk besar dibiarkan lalu-lalang, dan banjir rob masih jadi ancaman. Pemerintah provinsi seolah menutup mata,” ujar Fakhrian.

Simbol Kura-Kura dan Batu Nisan

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menampilkan simbol-simbol kritis seperti kura-kura dan batu nisan.
Kura-kura menggambarkan kelambanan pemerintah dalam menanggapi aspirasi rakyat, sementara batu nisan menjadi simbol matinya demokrasi di Indonesia.

“Batu nisan bertuliskan nama Prabowo dan Gibran melambangkan bahwa nurani mereka telah mati,” jelas Fakhrian.

Program MBG Tak Tepat Sasaran

Aliansi Mahasiswa Semarang juga menyoroti program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut mereka, program tersebut justru menimbulkan masalah baru dan belum memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Program MBG tidak tepat sasaran. Masih ada kasus anak-anak keracunan, sementara sektor pendidikan dan kesehatan justru diabaikan,” kata Fakhrian.

Aksi Damai dan Kreatif

Meski sempat ada kekhawatiran aksi akan berujung ricuh, demonstrasi kali ini berlangsung damai dan kreatif. Mahasiswa memadukan orasi politik dengan panggung rakyat, tempat masyarakat bebas menyampaikan aspirasi mereka.

“Benar, banyak mahasiswa kini takut bergerak. Tapi kami ingin tunjukkan bahwa aksi hari ini damai dan kreatif. Ini ruang rakyat agar suara mereka bisa didengar,” pungkas Fakhrian.

Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: 1 tahun prabowo gibranAksi damaiBerita Semarangdemo mahasiswa semarangotoritarianismereformasi hukumsemarang hari iniunjuk rasa jateng
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Anggaran Seret, Perbaikan GOR Kolonel Sunandar Blora Hanya Tambal Sulam

Next Post

Polda Jateng Ajak Siswa dan Guru Jadi Agen Literasi Digital di Sekolah

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Ekonomi Lesu Bikin PAD Semarang Macet, Pemkot Genjot Sejumlah Sektor Pajak

Ekonomi Lesu Bikin PAD Semarang Macet, Pemkot Genjot Sejumlah Sektor Pajak

by Sekar Sari
18 Agustus 2026
510

SEMARANG, Harianmuria.com - Kondisi ekonomi yang lesu menjadi salah satu penyebab Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang macet. Alhasil Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan rasionalisasi anggaran yang mengakibatkan beberapa...

Pendapatan Daerah Seret, Disperkim Semarang Tunda 19 Persen Program Kerja

Pendapatan Daerah Seret, Disperkim Semarang Tunda 19 Persen Program Kerja

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
512

SEMARANG, Harianmuria.com — Rasionalisasi anggaran Pemerintah Kota Semarang berimbas penundaan pelaksanaan program Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).  Sekitar 19 persen program kerja Disperkim kini harus ditunda, termasuk sejumlah...

HUT ke-81 RI, Wali Kota Semarang Minta Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Seremoni

HUT ke-81 RI, Wali Kota Semarang Minta Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Seremoni

by Rosyid
17 Agustus 2026
518

SEMARANG, Harianmuria.com - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menekankan pentingnya menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal itu ia sampaikan usai upacara HUT ke-81 Kemerdekaan...

Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
957

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memangkas pos belanja daerah hingga Rp300 miliar untuk menutup potensi defisit pos pendapatan. Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengungkapkan rasionalisasi...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
515
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
517
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
530
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
530

TRENDING HARI INI

  • Anak PMI asal Gresik, Adil (kiri) bersama petugas KBRI di Malaysia Shohenudin. (Dok. pribadi)

    Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Karantina Jawa Tengah Gaungkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Kedaulatan Hayati

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • HUT RI: DPRD Pati Tekankan Sinergi Bangun Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • HUT ke-81 RI, Wali Kota Semarang Minta Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Seremoni

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

BPD Khusus Perempuan: Meneguhkan Demokrasi Inklusif dari Desa Bonjeruk

BPD Khusus Perempuan: Meneguhkan Demokrasi Inklusif dari Desa Bonjeruk

10 Juli 2026
521
ILUSTRASI: Kilat yang muncul saat hujan deras, sebaiknya menghindari lokasi rawan. (Freepik/Harianmuria.com)

Rawan, Hindari Lokasi Ini Saat Berteduh dari Hujan Lebat Disertai Petir

24 September 2022
633

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya