• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Ratusan Mahasiswa Demo di Semarang, Kritik 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Basuki by Basuki
20 Oktober 2025
in News, Semarang
71 1
Ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Semarang menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk mengkritik satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai gagal menyejahterakan rakyat.

Ratusan massa Aliansi Mahasiswa Semarang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 20 Oktober 2025. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

550
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Semarang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin, 20 Oktober 2025.

Aksi ini digelar bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang dinilai gagal memenuhi janji-janji kampanye serta memperparah ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia.

Soroti Ketimpangan dan Gejala Otoritarianisme

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Fakhrian Fawwazki menyebut bahwa selama satu tahun terakhir, pemerintahan Prabowo-Gibran tidak memberikan perubahan berarti bagi rakyat kecil.

“Banyak tuntutan masyarakat yang belum terpenuhi. Hukum belum berpihak pada rakyat, hak-hak buruh diabaikan, dan agraria masih dikuasai segelintir pihak,” tegas Fakhrian.

Ia juga menilai pemerintah saat ini menunjukkan gejala otoritarianisme dan kurang peka terhadap penderitaan masyarakat, khususnya di sektor hukum, agraria, dan kepolisian yang dinilai belum menjalankan reformasi secara adil.

Permasalahan Daerah Tak Luput dari Kritik

Selain mengkritik kebijakan nasional, para mahasiswa juga menyoroti berbagai persoalan daerah di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang. Menurut mereka, kondisi infrastruktur dan kesejahteraan buruh di provinsi ini masih jauh dari harapan.

“Kami melihat UMP Jateng masih terendah. Jalan pantura berlubang, truk besar dibiarkan lalu-lalang, dan banjir rob masih jadi ancaman. Pemerintah provinsi seolah menutup mata,” ujar Fakhrian.

Simbol Kura-Kura dan Batu Nisan

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menampilkan simbol-simbol kritis seperti kura-kura dan batu nisan.
Kura-kura menggambarkan kelambanan pemerintah dalam menanggapi aspirasi rakyat, sementara batu nisan menjadi simbol matinya demokrasi di Indonesia.

“Batu nisan bertuliskan nama Prabowo dan Gibran melambangkan bahwa nurani mereka telah mati,” jelas Fakhrian.

Program MBG Tak Tepat Sasaran

Aliansi Mahasiswa Semarang juga menyoroti program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut mereka, program tersebut justru menimbulkan masalah baru dan belum memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Program MBG tidak tepat sasaran. Masih ada kasus anak-anak keracunan, sementara sektor pendidikan dan kesehatan justru diabaikan,” kata Fakhrian.

Aksi Damai dan Kreatif

Meski sempat ada kekhawatiran aksi akan berujung ricuh, demonstrasi kali ini berlangsung damai dan kreatif. Mahasiswa memadukan orasi politik dengan panggung rakyat, tempat masyarakat bebas menyampaikan aspirasi mereka.

“Benar, banyak mahasiswa kini takut bergerak. Tapi kami ingin tunjukkan bahwa aksi hari ini damai dan kreatif. Ini ruang rakyat agar suara mereka bisa didengar,” pungkas Fakhrian.

Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: 1 tahun prabowo gibranAksi damaiBerita Semarangdemo mahasiswa semarangotoritarianismereformasi hukumsemarang hari iniunjuk rasa jateng
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Anggaran Seret, Perbaikan GOR Kolonel Sunandar Blora Hanya Tambal Sulam

Next Post

Polda Jateng Ajak Siswa dan Guru Jadi Agen Literasi Digital di Sekolah

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
580

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
707

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
983

SEMARANG, Harianmuria.com - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkantor di Gedung Pandanaran, di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang belum melakukan persiapan pindahan. Sejumlah kepala OPD mengaku masih...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
534
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ikan bakar khas Bendungan Logung, disajikan dengan latar panorama perbukitan dan telaga yang memanjakan mata.

Kulineran Ikan Bakar di Bendungan Logung, Raja Ampat-nya Kudus yang Lagi Hits

2 Agustus 2025
873
Ilustrasi anak yang tengah demam salah satu gejala DBD karena nyamuk aedes aegepty. (Freepik/Harianmuria.com)

Waspada Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti, Kenali Gejala DBD pada Anak di Musim Hujan

15 Oktober 2022
597

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya