• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

KP2MI Serahkan Plakat Desa Migran Emas, Perkuat Perlindungan PMI

ulfa puspa by ulfa puspa
7 Februari 2026
in News, Nasional
75 1
Para kepala desa yang menerima plakat Desa Migran Emas dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Kabupaten Gowa pada Jumat, 6 Januari 2026. (Dok for Harianmuria.com)

Para kepala desa yang menerima plakat Desa Migran Emas dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Kabupaten Gowa pada Jumat, 6 Januari 2026. (Dok for Harianmuria.com)

585
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GOWA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyerahkan sepuluh plakat Desa Migran Emas di desa-desa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Jumat, 6 Februari 2026.

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI, M. Fachri, mewakili Menteri KP2MI Bapak Mukhtarudin, menekankan bahwa Desa Migran Emas tidak hanya berorientasi pada pelindungan, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi desa.

“Selama ini banyak desa bergantung pada BUMDes, namun tingkat keberhasilannya masih terbatas. Desa Migran Emas dapat menjadi ekosistem baru yang memberi manfaat ekonomi sekaligus perlindungan bagi PMI dan keluarganya,” jelasnya.

Melalui Desa Migran Emas, desa berperan sejak tahap awal migrasi, mulai dari pendataan, edukasi migrasi aman, fasilitasi pelatihan, hingga mitigasi percaloan ilegal. Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai instrumen sosialisasi, termasuk materi edukasi dan buku kotbah migrasi aman yang akan disalurkan ke desa-desa Desa Migran Emas.

“Di sinilah peran desa menjadi sangat strategis untuk memberikan edukasi migrasi aman, pendampingan, serta informasi yang benar dan resmi kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui DME, desa tidak hanya berperan dalam pelindungan, tetapi juga fasilitasi bagi warga yang ingin bekerja ke luar negeri secara legal. Seluruh DME akan terhubung dengan lembaga pelatihan yang bekerja sama secara resmi dengan BP3MI, baik untuk pelatihan bahasa maupun peningkatan keterampilan.

Selain itu, desa juga didorong untuk aktif mendata warganya yang berada di luar negeri dan sulit dihubungi, guna dilaporkan kepada unit pelindungan agar dapat ditelusuri dan dihubungkan kembali dengan keluarganya di desa.

Ia menjelaskan bahwa penetapan desa sebagai DME didasarkan pada dua syarat utama, yaitu adanya warga desa yang bekerja sebagai PMI dan keberadaan peraturan desa tentang pelindungan PMI sebagai bentuk komitmen pemerintah desa.

Dalam pelaksanaannya, desa wajib membentuk satuan tugas yang bertanggung jawab melakukan pendataan PMI. Data tersebut akan dioverlay dengan data pusat untuk mengidentifikasi PMI prosedural dan nonprosedural, sehingga desa dapat melakukan pencegahan dini terhadap praktik percaloan ilegal.

“Jika tidak terdaftar dalam data resmi yang disampaikan KP2MI, kepala desa berhak menolak bahkan melaporkan pihak tersebut. Langkah ini penting untuk melindungi warga desa dari praktik TPPO,” tegasnya.

Penguatan Desa Migran Emas akan dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak, termasuk NGO yang telah berkomitmen mendukung pengembangan 669 Desa Migran Emas yang telah ditetapkan secara nasional. 

Kepala Balai P3MI Sulawesi Selatan, Dharma Saputra, menyampaikan bahwa penyerahan plakat ini menjadi penanda awal sekaligus pengingat agar desa benar-benar menunjukkan kinerja nyata dalam pelindungan PMI. 

“Desa Migran Emas tidak berhenti pada simbol, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata di lapangan,” ujarnya.

Adapun 10 kepala desa menerima plakat DME, yaitu Kepala Desa Damai dan Kepala Desa Pucak Kabupaten Maros; Kepala Desa Kalobba, Kaloling, dan Bonto Sinala Kabupaten Sinjai; Kepala Desa Mangempang dan Bontomanai Kabupaten Gowa; Kepala Desa Bontotangnga Kabupaten Bantaeng; Kepala Desa Salassae Kabupaten Bulukumba; serta Kepala Desa Datara Kabupaten Jeneponto. (*)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: berita nasionalKP2MIpekerja migranPekerja Migran Indonesia
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

DPRD Jateng Dorong Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pascabencana Harus Jadi Prioritas

Next Post

Dipulangkan dari Oman, KP2MI Dampingi Rehabilitasi PMI Asal Bima

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Peningkatan kualitas SDM Indonesia menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing global.

Tantangan dan Kebijakan SDM Indonesia dalam Mempersiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

by Basuki
18 Agustus 2026
516

Peningkatan kualitas SDM Indonesia menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing global.

Edukasi pra pendaftaran pekerja migran menjadi bentuk pelindungan negara sebelum bekerja, dengan memperkuat literasi, informasi, prosedur, dan posisi tawar PMI.

Edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia sebagai Bukti Kehadiran Negara Dalam Memberikan Pelindungan Sebelum Bekerja

by Basuki
18 Agustus 2026
520

Oleh: Dini Marhani Harianmuria.com – Kemerdekaan tidak hanya selalu terkait dengan terbebasnya suatu bangsa dari penjajahan. Kemerdekaan juga tercermin dari kemampuan tiap warga negaranya untuk menentukan masa depannya...

Ilustrasi PMI

Membangun PMI Merdeka dari Hulu

by Redaksi
18 Agustus 2026
521

Harianmuria.com - Sudah sekitar 7 (tujuh) tahun saya mengabdikan diri mengurusi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Keluarga Pekerja Migran Indonesia (Keluarga PMI) sebagaimana...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (tengah) menghadiri Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026) malam. (Dok. KP2MI)

Menteri Mukhtarudin Apresiasi Antusiasme Masyarakat terhadap Program Prioritas Pemerintah di Karnaval Monas

by Redaksi
18 Agustus 2026
512

JAKARTA, Harianmuria.com – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menilai antusiasme masyarakat terhadap program-program prioritas pemerintah terlihat dalam Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di kawasan Monumen Nasional (Monas),...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
627
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

24 Mei 2025
623
Bonus dan tantiem adalah bentuk insentif finansial di luar gaji pokok, perbedaan utamanya terletak pada target penerima dan sumber dananya.

Perbedaan Tantiem dan Bonus: Penerima, Dasar Perhitungan, hingga Tujuan Pemberian

16 Agustus 2025
668

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya