• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Harga Cabai di Kabupaten Semarang Makin Melejit, Tembus Rp100 Ribu per Kg

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
4 Maret 2025
in News, Semarang
68 3
Beberapa jenis cabai yang dijual di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

Beberapa jenis cabai yang dijual di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang. (Hesty Imaniar/Harianmuria.com)

545
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB.SEMARANG, Harianmuria.com – Di awal bulan Ramadan 1446 H, sejumlah komoditas bahan pangan atau bahan pokok masyarakat (bapokmas) di Kabupaten Semarang mengalami kenaikan harga yang signifikan.

Dari sejumlah bapokmas yang mengalami kenaikan harga seperti telur ayam, daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih, cabai menjadi jenis komoditas yang lonjakannya paling signifikan di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Semarang.

Dari berbagai jenis cabai yang mengalami kenaikan harga, cabai rawit merah saat ini harganya paling ‘pedas’ di pasaran. Saat ini harga cabai merah menembus angka Rp100 ribu per kilogram (kg) di Pasar Bandarjo, pasar terbesar di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang.

Salah satu warga yang tengah belanja di pasar tersebut, Aini Aila Sari (32) mengaku kewalahan dengan tingginya harga cabai rawit merah saat ini.

“Kebetulan satu rumah suka makan pedas semua, dan memang saya selalu beli cabai yang rawit merah ini setiap harinya. Sekarang harganya naik, biasanya beli Rp10 ribu sudah bisa dapat cukup banyak cabai rawit merah ini, sekarang sedikit sekali,” ungkapnya, Senin (3/3/2025).

Warga Kalongan, Ungaran Timur itu mengaku keberatan di saat cabai yang menjadi komoditas favorit keluarganya itu mengalami kenaikan harga yang sangat fantastis.

“Mahal sekali sekarang, jadi mau tidak mau harus beli Rp 20 ribu, baru bisa dapat lumayan banyak. Biasanya kalau beli Rp 10 ribu ini cukup untuk dua hari konsumsi, sekarang harus keluar uang dua kali lipatnya. Sangat berat, mahal cabai ini, belum yang lainnya,” keluhnya.

Kartinah (60) seorang pedagang di Pasar Bandarjo menyebutkan cabai jenis rawit merah memang mengalami kenaikan paling signifikan.

“Sebelumnya harganya Rp50 ribu, lalu naik lagi jadi Rp55 ribu untuk per kilonya. Terus tiba-tiba naik lagi dari sananya saya beli itu Rp75 ribu, dan sekarang sudah mencapai Rp100 ribu per kg,” bebernya.

Menurut Kartinah, lonjakan harga tersebut bukan dipicu oleh meningkatnya permintaan pasar di saat bulan Ramadan seperti ini, melainkan kurangnya pasokan atau produksi dari para petani, karena memang beberapa minggu ini wilayah dataran tinggi terus diguyur hujan setiap harinya.

Terpisah, salah seorang petani cabai dari Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Anthony Cahyono (45) mengungkapkan bahwa kenaikan harga di tingkat pasaran petani terjadi mulai Rabu (26/2/2025) pekan lalu.

“Tadi pagi saja, kami di sini masih harus jual cabai-cabai hasil panen kami Rp90 ribu per kg, dari sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilonya,” ungkapnya.

Kurangnya pasokan cabai jenis rawit merah ini disebabkan faktor cuaca yang tidak menentu yang kerap terjadi beberapa minggu ini di kawasan dataran tinggi di Kabupaten Semarang. Kondisi itu menyebabkan banyak tanaman cabai rusak.

“Banyak yang rusak tanaman cabainya, jadi gagal panen. Ini jadi alasan utama kenaikan harga cabai akhir-akhir ini. Apalagi ini awal-awal bulan puasa, permintaan pasar pasti tinggi, jadi tidak heran kalau harganya mahal sekali sekarang ini,” urai Anthony.

Dijelaskan kembali oleh Anthony, saat ini banyak sekali tanaman cabai yang rusak di kebun. Hal ini disebabkan karena angin yang berembus di wilayah dataran tinggi ini kencang setiap harinya, ditambah guyuran hujan deras.

“Kerap sekali angin kencang dan hujan deras di dataran tinggi tempat kebun tanaman cabai kami berada. Jelas ini bikin tanaman cabai kami rusak, dan hanya bisa setengahnya saja yang bisa dipanen dari hasil keseluruhan biasanya,” lanjutnya.

Karena alasan itulah, para petani cabai pada umumnya menaikkan harga jual ke tengkulak hampir dua kali lipat dari harga normal di angka Rp40 ribu untuk per kilogramnya.

“Banyak yang roboh dan busuk juga cabai-cabai kami ini. Biasanya, kalau kondisi cuaca normal dua petak lahan garapan saya itu bisa panen antara 40 sampai 50 kg, tapi sekarang ini cuma bisa 20 sampai 25 kg saja,” pungkas Anthony.

(HESTY IMANIAR – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Harga Bahan Pokokharga cabaiInfo Semarangkenaikan hargaPasar BandarjoRamadan
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

7 OPD Blora Dapat Kucuran DBHCHT Total Rp22 Miliar, Dinkes Tertinggi

Next Post

Permintaan NIB di Blora Naik, Waspadai Penipuan Mengatasnamakan OSS

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Harga Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang Naik Jelang Tahun Ajaran Baru 2026

Harga Seragam Sekolah di Pasar Johar Semarang Naik Jelang Tahun Ajaran Baru 2026

by Sekar Sari
7 Juli 2026
555

SEMARANG, Harianmuria.com - Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, area pertokoan di Pasar Johar Semarang mulai dipenuhi ibu-ibu yang mengantar anaknya untuk membeli seragam sekolah. Seperti yang terlihat di...

Babinsa Miri Sragen Ikut Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok Warga

Babinsa Miri Sragen Ikut Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok Warga

by ulfa puspa
11 Juni 2026
531

SRAGEN, Harianmuria.com – Babinsa Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen, Serka Mukmin, turut memantau harga dan stok kebutuhan bahan pokok masyarakat di Desa Girimargo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen pada Kamis,...

Harga Bahan Baku Naik, Produsen Kerupuk di Blora Pilih Perkecil Ukuran

Harga Bahan Baku Naik, Produsen Kerupuk di Blora Pilih Perkecil Ukuran

by ulfa puspa
20 April 2026
601

BLORA, Harianmuria.com – Kenaikan harga bahan baku, seperti minyak goreng, tepung pati hingga plastik berdampak signifikan terhadap pelaku usaha kerupuk di Kabupaten Blora. Pengrajin kerupuk terpaksa mengurangi margin...

Harga Bahan Pangan Naik, Dapur MBG di Blora Gandeng UMKM Lokal

Harga Bahan Pangan Naik, Dapur MBG di Blora Gandeng UMKM Lokal

by ulfa puspa
16 April 2026
551

BLORA, Harianmuria.com – Kenaikan harga kebutuhan pangan di pasar tradisional berdampak pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk menyiasati hal itu, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
516
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
726
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Penyanyi Cilik Pati Krishna Sakti Raih Juara 1 Kompetisi di Thailand, Jadi Inspirasi Anak Muda

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pati KLB Campak, Komisi D DPRD Bakal Panggil Dinkes 

Pati KLB Campak, Komisi D DPRD Bakal Panggil Dinkes 

4 April 2026
559
Peningkatan kualitas SDM Indonesia menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing global.

Tantangan dan Kebijakan SDM Indonesia dalam Mempersiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

18 Agustus 2026
516

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya