• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Bantu Deteksi Penyakit Paru, Puskesmas Cluwak Pati Terbitkan DISAPPU

Sekar Sari by Sekar Sari
12 September 2022
in News
73 1
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi Puskesmas Cluwak, Pati kepada masyarakat terkait DISAPPU. (Arif Febriyanto - Harianmuria.com)

SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi Puskesmas Cluwak, Pati kepada masyarakat terkait DISAPPU. (Arif Febriyanto - Harianmuria.com)

568
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam mendeteksi penyakit paru, Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Puskesmas Kecamatan Cluwak, Pati telah membuat terobosan berbasis teknologi bernama DISAPPU (Digital Screening Awal Penyakit Paru). Inovasi tersebut memungkinkan masyarakat untuk melakukan identifikasi mandiri adanya tanda-tanda penyakit paru, tanpa harus datang langsung ke puskesmas atau dapat diakses secara online.

Menurut Kepala Puskesmas Cluwak, Bambang Santoso, peluncuran inovasi ini dilatarbelakangi rendahnya capaian temuan penyakit paru di wilayah kerja Kecamatan Cluwak.

“Setiap bulan dan setiap tahun kita ada evaluasi dan monitoring kinerja puskesmas. Hasilnya, capaian kita terhadap temuan penyakit paru itu rendah, bahkan tidak menemukan. Seperti kasus pneumonia pada anak, Jadi kita buat inovasi, dengan mengisi (DISAPPU) masyarakat akan berpartisipasi secara aktif dalam menemukan kasus penyakit paru sedini mungkin dan mendapatkan tindak lanjut dari hasil temuan tersebut” terangnya baru-baru ini.

Selain itu, menurut Ariningtyas selaku dokter umum yang bertugas di Puskesmas Cluwak menuturkan, dengan adanya inovasi ini masyarakat akan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal meskipun mengurangi kontak langsung di tengah pandemi Covid-19.

Sebab secara sistem, masyarakat yang telah mengisi DISAPPU akan terlihat hasil skriningnya apakah mengarah ke gejala penyakit paru atau tidak. Lalu sebagai tindak lanjutnya, petugas akan menghubungi pasien tersebut untuk mendapat penanganan di puskesmas.

Adapun beberapa penyakit paru yang dapat dideteksi melalui website DISAPPU ini antara lain, PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronik), ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), Bronkitis, Pneumonia, Covid, dan TBC (Tuberkulosis).

Sementara, Karin selaku tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Cluwak menilai, aplikasi DISAPU memiliki dampak positif bagi masyarakat dan puskesmas.

“Masyarakat tidak perlu datang ke Puskesmas tetap bisa mengakses aplikasi (website) ini dimanapun kapanpun. Nanti bisa diketahui, masyarakat mengarah ke penyakit jenis tertentu. Setelah itu akan ada evaluasi lebih lanjut dari Puskesmas. Untuk aksesnya mudah, nanti ketik aja
disappu.puskesmascluwak.com, nanti disitu ada tampilan tinggal klik diagnose, isi identitas. Setelah melakukan screening lengkap, kami bisa cek, ini suspect atau dicurigai penyakit. Langsung kita (admin) menghubungi dalam 1×24 jam karena inikan deteksi dini,” jelasnya.

Pihaknya juga menyatakan telah melaksanakan sosialisasi ke masyarakat Kecamatan Cluwak untuk memperkenalkan terobosan baru tersebut. Karena berbasis teknologi, pihaknya pun berharap masyarakat dapat saling membantu satu sama lain.

Setelah dilakukan sosialisasi tersebut, ternyata tidak hanya masyarakat Cluwak saja yang dapat mengakses DISAPPU ini. Masyarakat umum yang ikut mengisi pun nantinya dapat ditangani, dengan kerjasama bersama petugas kesehatan setempat.

“Kalau dulu kan masyarakat yang datang ke puskesmas, kami ingin jemput bola. Kami juga sosialisasi ke masyarakat ke desa-desa, harapnya mereka menyebarkan informasi ini jadi bisa dimanfaatkan. Sudah 200 lebih yang mengisi, dan 50-an yang suspek,” tandasnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: DISAPPUInfo MuriaInfo PatipatiPenyakit ParuPUSKESMASPuskesmas CluwakPuskesmas Cluwak Pati
SummarizeShare41SendShare
Previous Post

Dinpermades Pati Sebut Ada 78 Desa Belum Ambil Bantuan KPMD

Next Post

Awas Serangan Hacker, Ikuti Langkah Jitu Ini Agar Data Diri Anda Tetap Aman

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
531

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
514

PATI, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Pati bersama pemerintah setempat setuju melanjutkan pembahasan Raperda APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2027. Persetujuan tersebut setelah seluruh fraksi DPRD Pati menyampaikan pandangan...

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
644

PATI, Harianmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengaku tidak dilibatkan secara teknis dalam proyek renovasi trotoar Jalan Sudirman. Plt Sekretaris DPUTR Pati, Widyotomo,...

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
742

PATI, Harianmuria.com – Komisi A DPRD Kabupaten Pati memanggil sejumlah camat untuk klarifikasi buntut tidak hadir dalam rapat paripurna DPRD tentang perubahan APBD pada 14 September 2026. Ketua...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ILUSTRASI: Getuk Runting salah satu makanan khas kabupaten Pati. (Instagram @tumbas mangan/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Makanan Khas Kabupaten Pati Bercita Rasa Tinggi dan Legendaris

10 September 2022
1.2k
Uniknya Ayam Besengek, Menu Kuliner Khas Jepara Favorit RA Kartini

Uniknya Ayam Besengek, Menu Kuliner Khas Jepara Favorit RA Kartini

21 April 2025
597

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya