• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Senin, Agustus 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

KP2MI Dorong Reintegrasi Berkelanjutan bagi Pekerja Migran Indonesia

Sekar Sari by Sekar Sari
14 Juli 2026
in Nasional
69 0
Direktur Jenderal Pemberdayaan, Dr. Muh. Fachri, S.STP., M.Si saat menjadi narasumber pada kegiatan Diseminasi dan Penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Tindak Lanjut Concluding ObservationsCMW untuk Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta. (Dok. for Harianmuria.com)

Direktur Jenderal Pemberdayaan, Dr. Muh. Fachri, S.STP., M.Si saat menjadi narasumber pada kegiatan Diseminasi dan Penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Tindak Lanjut Concluding ObservationsCMW untuk Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta. (Dok. for Harianmuria.com)

533
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Direktorat Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menegaskan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak berakhir ketika mereka kembali menginjakkan kaki di Tanah Air. 

Sebab pada fase kepulangan itulah negara diuji untuk memastikan para pekerja migran mampu kembali menjalani kehidupan yang layak, produktif, dan bermartabat bersama keluarganya. 

Berangkat dari semangat tersebut, Direktorat Jenderal Pemberdayaan KP2MI mendorong sistem reintegrasi nasional yang terintegrasi sebagai bagian dari tindak lanjut Concluding Observations Komite PBB untuk Pelindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya (Committee on Migrant Workers/CMW). 

Pesan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pemberdayaan, Dr. Muh. Fachri, S.STP., M.Si., saat menjadi narasumber pada kegiatan Diseminasi dan Penyusunan Rencana Aksi Nasional (RAN) Tindak Lanjut Concluding ObservationsCMW untuk Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta. 

Forum tersebut mempertemukan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, organisasi internasional, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil.

Pada kesempatan itu, Direktorat Jenderal Pemberdayaan memaparkan arah baru kebijakan reintegrasi sebagai fondasi penguatan pelindungan pekerja migran Indonesia. 

Direktur Jenderal Pemberdayaan, Dr. Muh. Fachri menegaskan bahwa paradigma pelindungan pekerja migran harus berubah. 

Selama ini, keberhasilan sering kali diukur dari jumlah pekerja migran yang berhasil dipulangkan. Padahal, ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika mereka mampu kembali membangun kehidupan, memperoleh pekerjaan atau usaha yang layak, serta berkontribusi bagi keluarga dan daerah asalnya. 

“Kepulangan bukanlah akhir dari pelindungan, melainkan awal dari proses pemberdayaan. Negara tidak boleh berhenti pada proses memulangkan pekerja migran. Tugas kita adalah memastikan mereka memperoleh kesempatan untuk bangkit, pulih, produktif, dan kembali hidup secara bermartabat. Itulah makna pelindungan yang sesungguhnya,” tegas Fachri. 

Menjawab tantangan itu, Direktorat Jenderal Pemberdayaan memperkenalkan konsep reintegrasi berkelanjutan, yaitu pendekatan yang mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan psikososial dalam satu ekosistem layanan. 

Pendekatan tersebut menempatkan kepulangan sebagai pintu masuk menuju rehabilitasi, reintegrasi, serta penguatan ketahanan keluarga sehingga manfaat migrasi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh pekerja migran maupun anggota keluarganya. 

Melalui pendekatan tersebut, layanan pemerintah tidak lagi bersifat parsial. Pendampingan kini mencakup rehabilitasi medis dan psikologis, peningkatan kapasitas, pendidikan dan pelatihan, pengembangan kewirausahaan, literasi keuangan, pemanfaatan remitansi, hingga pelindungan terhadap anak dan keluarga pekerja migran. Seluruh layanan tersebut menjadi bagian dari satu siklus pelindungan yang saling terhubung. 

Dalam kesempatan itu, Fachri juga menekankan bahwa transformasi pelindungan pekerja migran tidak mungkin dilakukan oleh satu institusi saja. 

Menurutnya, keberhasilan reintegrasi memerlukan tata kelola multi-level, mulai dari pemerintah pusat sebagai penyusun regulasi dan standar pelayanan, pemerintah daerah sebagai pelaksana koordinasi, hingga pemerintah desa sebagai garda terdepan pendataan dan pendampingan keluarga pekerja migran. 

Kolaborasi dengan organisasi internasional, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat sipil menjadi elemen penting dalam membangun ekosistem pelindungan yang berkelanjutan. 

Sebagai implementasi di tingkat akar rumput, Direktorat Jenderal Pemberdayaan terus memperkuat Desa Migran EMASsebagai simpul reintegrasi. 

Melalui desa, kebijakan nasional diterjemahkan menjadi layanan nyata yang menjangkau masyarakat, mulai dari pendataan pekerja migran purna, pendampingan keluarga, penguatan literasi keuangan, perlindungan anak, hingga pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal. 

Dengan demikian, manfaat migrasi tidak berhenti pada individu pekerja migran, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan ekonomi dan sosial di desa asal. 

Direktorat Jenderal Pemberdayaan juga mengingatkan bahwa masih terdapat berbagai tantangan yang harus diselesaikan secara bersama, antara lain belum terintegrasinya sistem data nasional pekerja migran, kesenjangan kualitas layanan antarwilayah, terbatasnya layanan pendampingan psikososial, belum adanya indikator nasional keberhasilan reintegrasi, serta perbedaan kapasitas pemerintah daerah dalam memberikan layanan kepada pekerja migran purna. 

Tantangan tersebut menjadi dasar pentingnya penyusunan Roadmap Reintegrasi Nasional dan Rencana Aksi Nasional yang mampu menjadi pedoman bersama lintas kementerian dan lembaga. 

Fachri menegaskan bahwa Rencana Aksi Nasional tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif. Dokumen tersebut harus menjadi instrumen kebijakan yang mampu mengintegrasikan data, memperjelas pembagian peran, memperkuat koordinasi, sekaligus memastikan setiap pekerja migran memperoleh layanan yang setara di seluruh Indonesia. 

“Reintegrasi bukan hanya urusan ekonomi. Kita sedang membangun sistem yang memastikan pekerja migran pulang dengan harapan, memperoleh kesempatan, terlindungi bersama keluarganya, dan mampu menjadi penggerak pembangunan di daerah. Karena itu, keberhasilan reintegrasi adalah keberhasilan negara menghadirkan pelindungan yang utuh bagi seluruh pekerja migran Indonesia,” ujar Fachri. 

Sepanjang Januari hingga 30 Juni 2026, Direktorat Jenderal Pemberdayaan mencatat telah memberikan layanan terhadap 13.743 kasus kepulangan yang meliputi pekerja migran bermasalah, CPMI pencegahan, pekerja migran sakit, pemulangan jenazah, serta pendampingan keluarga pekerja migran. 

Data tersebut menunjukkan bahwa kepulangan bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan memerlukan sistem layanan yang komprehensif agar setiap pekerja migran memperoleh kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak dan produktif. 

Melalui penyusunan Rencana Aksi Nasional tindak lanjut Concluding Observations Komite CMW, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola migrasi yang menghormati hak asasi manusia, memperluas akses terhadap layanan reintegrasi, serta memastikan bahwa setiap pekerja migran Indonesia memperoleh pelindungan secara utuh, mulai dari sebelum bekerja, selama bekerja, hingga setelah kembali ke tanah air. 

Negara hadir bukan hanya untuk mengantarkan mereka pulang, tetapi juga untuk memastikan mereka kembali dengan harapan, masa depan, dan kehidupan yang lebih sejahtera.

Jurnalis: Amelia 

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: jakartaKP2MIPekerja Migran Indonesia
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Dampak Kekeringan Mulai Dirasakan Petani di Kendal, Warga Tabet Pakai Sistem Gilir Irigasi

Next Post

Semifinal Perancis vs Spanyol, Rembang Gelar Nobar Lewat Videotron Nanti Malam

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Ketibaan jenazah di rumah duka di Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Sabtu (15/8/2026).

BP3MI Jawa Barat Fasilitasi Pemulangan Jenazah Pekerja Migran Indonesia asal Indramayu dari Taiwan

by Redaksi
15 Agustus 2026
514

INDRAMAYU, Harianmuria.com – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat memfasilitasi pemulangan jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial BI yang meninggal dunia saat bekerja di...

Jenazah PMI yang meninggal dunia di Taiwan tiba di rumah duka di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Jenazah PMI yang Meninggal di Taiwan Tiba di Bogor, Negara Pastikan Hak hingga Akhir Hayat

by Redaksi
15 Agustus 2026
514

KAB. BOGOR, Harianmuria.com – Jenazah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial N yang meninggal dunia di Taiwan akhirnya tiba di rumah duka di Desa Kalongsawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. (Dok. KP2MI)

Sambut Visi Prabowo, Menteri Mukhtarudin Siap Cetak PMI Berdaya Saing Kelas Dunia

by Redaksi
14 Agustus 2026
519

JAKARTA, Harianmuria.com – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyambut positif visi Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks...

Menteri P2MI - Mukhtarudin

KP2MI Siapkan 500 Ribu CPMI, 300 Ribu Lulusan SMK Dibidik Kerja Global

by Redaksi
11 Agustus 2026
517

JAKARTA, Harianmuria.com – Sebanyak 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) disiapkan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja global. KP2MI membidik 300.000 lulusan SMK melalui program Asta Mandala SMK...

Load More

BERITA UTAMA

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
524
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
527
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
529
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
528

TRENDING HARI INI

  • Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    171 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    647 shares
    Share 259 Tweet 162
  • Antusiasme Balap Tinggi, Blora Diwacanakan Punya Sirkuit Dragbike Permanen

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • NgAllah Suluk Maleman: Refleksi Kemerdekaan untuk Kedaulatan

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Festival Menjadi Gresik Ajak Warga Cintai Kota Lewat Seni dan Kuliner

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Harga Material Naik, Anggaran RTLH di Semarang Jadi Rp35 Juta per Unit

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Sering Terganggu dengan Nyeri Gigi? Cobalah Perawatan Akar Gigi

Sering Terganggu dengan Nyeri Gigi? Cobalah Perawatan Akar Gigi

25 Oktober 2024
565
ILUSTRASI: Stres yang melanda remaja putri. (Freepik/Harianmuria.com)

Atasi Stres, Ini Langkah Strategis Mencapai Jiwa yang Sehat

6 Juli 2023
553

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya