KUDUS, Harianmuria.com – Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Kudus pulang bertahap mulai Selasa, 16 Juni 2026.
Tiga kelompok terbang (kloter) 40, 41, dan 42 telah tiba di Gedung Jamiiyatul Hujjaj Kudus (JHK) pada Selasa, lalu kloter 43 dijadwalkan tiba pada Selasa malam. Sedangkan kloter 44 menyusul pada Rabu, 17 Juni 2026.
Kloter 40 menjadi rombongan pertama yang tiba di Kudus dengan jumlah sekitar 38 jemaah menggunakan satu armada bus. Selanjutnya, Kloter 41 datang dengan sekitar 350 jemaah yang diangkut menggunakan sembilan armada bus.
Dalam perjalanan pulang, rombongan Kloter 41 sempat mengalami kendala karena salah satu bus mengalami kerusakan mesin saat melintas di wilayah Boyolali. Akibatnya, perjalanan sempat terhenti sementara sebelum panitia mengirimkan armada pengganti.
Bus cadangan diterjunkan untuk melanjutkan perjalanan sehingga seluruh jemaah dapat tiba dengan selamat di JHK Kudus.
Sementara itu, Kloter 42 juga telah tiba di JHK sekitar pukul 17.00 WIB dengan total 352 jemaah. Namun, satu orang jemaah belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menjalani perawatan intensif di Makkah, Arab Saudi.
Ketua Panitia Pendalaman, Pemberangkatan, dan Pemulangan Haji (P4H) JHK IPHI Kudus, Deka Hendratmanto, mengungkapkan hingga siang hari sudah tiga kloter jemaah haji Kudus tiba di Tanah Air.
“Alhamdulillah sampai siang ini sudah tiga kloter yang tiba, yaitu Kloter 40, 41, dan 42. Semua berjalan lancar,” ujarnya.
Menurut Deka, panitia masih menunggu kedatangan Kloter 43 yang dijadwalkan tiba pada malam hari. Adapun Kloter 44 akan menjadi rombongan terakhir yang tiba di Kudus pada Rabu (17/6/2026).
Untuk memastikan proses pemulangan berjalan nyaman dan cepat, panitia juga menyiapkan mekanisme khusus dalam distribusi barang bawaan jemaah. Koper para jemaah diupayakan tiba lebih dahulu di JHK sebelum rombongan sampai di lokasi.
Sekretaris P4H JHK IPHI Kudus, Alex Fahmi, menjelaskan koper jemaah dikirim menggunakan armada khusus milik PT Sukun Wartono Indonesia yang dikawal sejak Debarkasi Donohudan menuju Kudus
“Konsepnya jamaah pulang langsung membawa koper. Jadi diusahakan armada koper bisa masuk dulu di JHK,” kata Alex.
Ia menjelaskan, untuk kloter penuh seperti Kloter 41 dan 42 yang masing-masing berisi sekitar 350 jemaah, diperlukan armada truk berkapasitas besar untuk mengangkut seluruh koper.
“Kalau kloter penuh itu jumlah kopernya sekitar 350 sampai 352 koper, sehingga menggunakan armada besar,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, para jemaah tidak perlu menunggu lama untuk mengambil barang bawaan setibanya di Kudus. Panitia berharap seluruh proses pemulangan hingga kloter terakhir dapat berjalan lancar sehingga para jemaah dapat segera berkumpul kembali bersama keluarga setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











